Cari Kapal Selam KRI Nanggala 402, TNI AL Telusuri Jejak Tumpahan Minyak
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Cari Kapal Selam KRI Nanggala 402, TNI AL Telusuri Jejak Tumpahan Minyak

Kamis, 22 April 2021 | 01:11 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Jakarta, Beritasatu.com- TNI Angkatan Laut Indonesia menelusuri jejak tumpahan minyak untuk mencari kapal selam KRI Nanggala 402 yang hilang. Pada Rabu (21/4/2021), Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan dua kapal angkatan laut dengan kemampuan sonar telah dikerahkan untuk membantu pencarian.

Menuruut pihak angkatan laut, tumpahan minyak yang ditemukan di permukaan juga bisa berarti ada kerusakan pada tangki bahan bakarnya atau bisa juga menjadi sinyal dari kru.

Seperti dilaporkan Reuters, Kementerian Pertahanan Indonesia menyatakan jejak tumpahan minyak ditemukan di dekat posisi penyelaman pada pukul 7.00 WIB.

Kapal selam itu, KRI Nanggala 402, ikut dalam latihan torpedo di perairan Bali utara tetapi gagal menyampaikan hasil latihan seperti yang diharapkan, kata juru bicara Laksamana Pertama Julius Widjojono.

"Kami masih mencari di perairan Bali, 96 km dari Bali, (untuk) 53 orang," katanya.

Hadi menambahkan bahwa kontak dengan kapal itu hilang pada pukul 4.30 pagi pada hari Rabu.

Sebanyak 49 awak kapal, satu komandan kapal dan tiga spesialis senjata berada di kapal selam itu. Kapal selam KRI Nanggala 402 meminta izin untuk menyelam pada jam 3 pagi.

"Setelah diberikan izin menyelam sesuai prosedur, kapal hilang kontak dan tidak bisa dihubungi. Pencarian dilakukan oleh kapal lain yang terlibat dalam latihan Satgas," kata kementerian.

Empat jam kemudian, tumpahan minyak ditemukan di posisi awal penyelaman melalui pengawasan udara.

“Ada kemungkinan saat penyelaman statis terjadi pemadaman listrik sehingga hilang kendali dan prosedur darurat tidak dapat dilakukan dan kapal jatuh ke kedalaman 600-700m,” kata TNI Angkatan Laut dalam sebuah pernyataan.

Kapal selam KRI Nanggala 402 dibangun untuk menahan tekanan pada kedalaman maksimum sekitar 250 meter.

Beberapa negara telah menanggapi insiden ini dan siap memberikan bantuan, termasuk Singapura, Australia dan India.

“Panglima militer akan mengadakan konferensi pers untuk berbagi informasi lebih lanjut tentang pencarian pada hari Kamis (22/4) dari Bali,” kata seorang juru bicara.

Analis militer Soleman Ponto mengatakan masih terlalu dini untuk menentukan nasib kapal selam tersebut.

"Kami belum tahu apakah alat komunikasinya rusak atau kapal selam itu sudah tenggelam. Kami harus menunggu minimal tiga hari," ujarnya.

Menurut informasi di situs TNI, kapal selam tersebut dibuat di Jerman pada tahun 1981. Kapal tersebut menjalani reparasi selama dua tahun di Korea Selatan yang selesai pada tahun 2012.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PBB: Pascakudeta Berdarah Myanmar, 250.000 Orang Mengungsi

Bentrokan kekerasan antara aparat militer Myanmar dan pengunjuk rasa dalam kudeta berdarah junta telah membuat sekitar 250.000 orang mengungsi.

DUNIA | 22 April 2021

Pasokan Oksigen Terganggu, 22 Pasien Covid-19 di India Meninggal

Sejumlah 22 pasien Covid-19 di satu rumah sakit, negara bagian Maharashtra, India meninggal dunia ketika pasokan oksigen ke ventilator mereka bocor

DUNIA | 22 April 2021

Australia Batalkan Kesepakatan Sabuk dan Jalan Tiongkok

Australia pada Rabu (21/4/2021) mengumumkan akan mencabut kesepakatan pemerintah negara bagian untuk bergabung dengan Gagasan Sabuk dan Jalan Tiongkok.

DUNIA | 22 April 2021

Prancis Akan Longgarkan Pembatasan Mulai 2 Mei

Pemerintah Prancis berencana mencabut pembatasan perjalanan dan melonggarkan jam malam nasional pada 2 Mei, dengan ekspektasi kasus Covid-19 akan segera turun.

DUNIA | 21 April 2021

Tiongkok, “Algojo” Paling Produktif di Dunia

Tiongkok diyakini sebagai "algojo" paling produktif di dunia

DUNIA | 21 April 2021

Target 21 Juni, Paspor Vaksinasi Covid-19 Eropa Mulai Berlaku

Uni Eropa (UE) menargetkan paspor vaksinasi Covid-19 bisa diberlakukan mulai 21 Juni 2021.

DUNIA | 21 April 2021

Bashar al-Assad Maju Lagi di Pilpres Suriah

Presiden Suriah Bashar al-Assad pada Rabu (21/4/2021) mengajukan diri lagi sebagai kandidat petahana dalam pemilihan presiden Suriah

DUNIA | 21 April 2021

Kemlu: Pengisian Kursi Kosong Dubes Tunggu Fit and Proper Tes DPR

Kementerian Luar Negeri menyatakan proses pengisian kursi kosong duta besar Republik Indonesia (dubes RI).

DUNIA | 21 April 2021

Putin Pastikan Rusia Lanjutkan Modernisasi Senjata

Rusia terus memperkuat angkatan bersenjatanya dengan memodernisasi persenjataan.

DUNIA | 21 April 2021

Gugatan Budak Seks Penjajahan Jepang Ditolak Pengadilan Seoul

Pengadilan Korea Selatan menolak gugatan korban perbudakan seksual masa perang Jepang dan kerabat mereka yang meminta kompensasi dari pemerintah Jepang

DUNIA | 21 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS