Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ambil Tindakan Balasan, Rusia Usir 20 Diplomat Republik Cek

Senin, 19 April 2021 | 10:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Moskwa, Beritasatu.com- Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan pada Minggu (18/4/2021) telah mengusir 20 staf kedutaan Republik Cek di Moskwa. Seperti dilaporkan Xinhua, Senin (19/4/2021), tindakan itu merupakan tanggapan atas pengusiran 18 diplomat Rusia dari Republik Cek.

Kementerian itu menyatakan telah memanggil Duta Besar Cek untuk Rusia Vitezslav Pivonka dan memprotes keras tindakan tidak ramah dari otoritas Cek.

Pivonka diberi tahu bahwa 20 orang dari Kedutaan Cek harus meninggalkan Rusia pada akhir Senin.

Kementerian juga meminta Kedutaan Cek untuk mengurangi jumlah staf yang direkrut secara lokal ke tingkat yang sama dengan kedutaan Rusia di Praha.

Pada Sabtu, Perdana Menteri Cek Andrej Babis mengatakan Republik Cek mengusir 18 staf dari kedutaan Rusia di Praha atas dugaan keterlibatan layanan khusus Rusia dalam dua ledakan gudang amunisi pada tahun 2014.

Pada Minggu (18/4/2021), Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan sebelumnya bahwa otoritas Cek menggunakan dalih tidak berdasar dan tidak masuk akal untuk melanjutkan hasutan anti-Rusia mereka dalam beberapa tahun terakhir. Republik Cek hanya menyenangkan Amerika Serikat menyusul sanksi Amerika Serikat (AS) baru-baru ini terhadap Rusia.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Republik Cek telah memberi tahu NATO dan sekutu Uni Eropa bahwa mereka mencurigai Rusia yang menyebabkan ledakan tahun 2014. Namun menteri luar negeri Uni Eropa akan membahas masalah tersebut pada pertemuan mereka pada hari Senin.

Departemen Luar Negeri AS memuji tanggapan tegas Praha atas "tindakan subversif Rusia di tanah Cek".

Perselisihan tersebut adalah yang terbesar antara Praha dan Moskwa sejak akhir dekade dominasi Soviet di Eropa timur pada tahun 1989.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jelang KTT ASEAN, Pemerintah Sipil Desak Tolak Akui Junta

Pemerintah persatuan nasional Myanmar yang baru dibentuk mendesak negara-negara tetangga untuk tidak mengakui junta militer.

DUNIA | 19 April 2021

Kelalaian Jadi Faktor Utama Penyebab Banyak Kecelakaan Kereta di Mesir

Kecelakaan kereta di provinsi Qalyubia, Mesir pada Minggu (18/4/2021) telah menelan 11 korban jiwa. Faktor kelalaian dituding menjadi penyebab utama

DUNIA | 19 April 2021

Israel dan Yunani Tanda Tangani Kontrak Pertahanan Rp 24 Triliun

Israel dan Yunani telah menandatangani kesepakatan proyek pengadaan pertahanan terbesar pada Minggu (18/4/2021).

DUNIA | 19 April 2021

Jadi Episentrum Kasus Covid-19, Bangkok Gelar Tes Massal

Bangkok pun menggelar tes Covid-19 massal karena sudah hari keempat berturut-turut, Thailand mencatat lebih dari 1.000 kasus baru

DUNIA | 19 April 2021

80.000 Orang Jadi Korban Covid-19, Jerman Gelar Upacara Peringatan

Jerman menggelar upacara peringatan nasional pada Minggu (18/4/2021) untuk 80.000 korban meninggal akibat pandemi Covid-19

DUNIA | 19 April 2021

Kecelakaan Kereta di Mesir, 11 Orang Tewas

Sejumlah 11 orang tewas dan sekitar 100 orang terluka setelah kereta tergelincir di wilayah utara Kairo, Mesir, Minggu (18/4/2021).

DUNIA | 19 April 2021

Besok, Menlu Iran Akan Kunjungi Indonesia

Menlu Iran juga dijadwalkan melakukan kunjungan kehormatan kepada Bapak Presiden RI Joko Widodo.

DUNIA | 18 April 2021

Pfizer Setuju Pasok Dosis Tambahan Vaksin Covid-19 untuk Jepang

Hingga Jumat (16/4/2021), baru 0,9 persen penduduk Jepang yang menerima suntikan pertama vaksin Covid-19.

DUNIA | 18 April 2021

Sudah Suntik Dua Dosis, 40 Perawat Malaysia Masih Bisa Terinfeksi Covid-19

Sejumlah 40 petugas kesehatan di Malaysia telah dites positif Covid-19 meskipun telah menyelesaikan kedua dosis vaksinasi.

DUNIA | 18 April 2021

Bawa Senapan AK-47 di Stasiun Kereta Times Square, Pemuda 18 Tahun Ditangkap

Seorang pemuda berusia 18 tahun dari Ohio, Amerika Serikat (AS) menghadapi dakwaan kepemilikan senjata ilegal.

DUNIA | 18 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS