Dubes Eropa untuk Inggris: Tak Ada Perang Vaksin
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (0)   |   COMPOSITE 5963 (12)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1394 (-0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (0)   |   IDX30 472 (0)   |   IDX80 128 (0)   |   IDXBASIC 1239 (6)   |   IDXBUMN20 360 (0)   |   IDXCYCLIC 737 (2)   |   IDXENERGY 746 (-6)   |   IDXESGL 129 (0)   |   IDXFINANCE 1324 (4)   |   IDXG30 133 (0)   |   IDXHEALTH 1286 (-9)   |   IDXHIDIV20 418 (-0)   |   IDXINDUST 958 (5)   |   IDXINFRA 869 (-1)   |   IDXMESBUMN 102 (0)   |   IDXNONCYC 738 (1)   |   IDXPROPERT 882 (-5)   |   IDXQ30 136 (0)   |   IDXSMC-COM 280 (0)   |   IDXSMC-LIQ 333 (-0)   |   IDXTECHNO 3164 (165)   |   IDXTRANS 1044 (-7)   |   IDXV30 126 (0)   |   INFOBANK15 955 (2)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (0)   |   ISSI 176 (0)   |   JII 579 (-0)   |   JII70 205 (0)   |   KOMPAS100 1132 (2)   |   LQ45 888 (0)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (3)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (0)   |   PEFINDO25 295 (-0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 293 (0)   |   SRI-KEHATI 341 (0)   |   TRADE 872 (0)   |  

Dubes Eropa untuk Inggris: Tak Ada Perang Vaksin

Minggu, 18 April 2021 | 14:59 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Duta besar Uni Eropa (UE) untuk Inggris. João Vale de Almeida mengatakan tidak ada perang vaksin antara Uni Eropa (UE) dan Inggris. Kepada France24, Sabtu (17/4/2021), UE masih menjadi pengekspor vaksin Covid-19 terbesar di dunia.

Meskipun menyetujui mekanisme untuk memblokir ekspor vaksin dalam beberapa keadaan, De Almeida menegaskan bawah musuh bersama UE dan Inggris adalah virus corona. Mekanisme itu telah mendorong Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab untuk menuduh Uni Eropa telah melakukan aksi politik berbahaya.

Tetapi Duta Besar Vale de Almeida menegaskan bahwa Inggris berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuan vaksinasi.

"Itu bagus karena Anda hanya terlindungi sepenuhnya jika negara tetangga Anda terlindungi sepenuhnya. Jadi, sukses di Inggris baik untuk kami. Kami [di UE] khawatir tentang kekerasan tersebut, kami mengutuk kekerasan tersebut, kami mengimbau diakhirinya kekerasan dan kami mengikutinya dengan sangat penuh perhatian. Kami juga membahas kekerasan baru-baru ini di Irlandia Utara," kata duta besar.

Duta Besar Vale de Almeida mengatakan bahwa UE berkomitmen untuk menemukan solusi praktis untuk masalah yang diangkat oleh Protokol Irlandia Utara.

“Kami perlu menemukan mereka secara konsensual dengan teman-teman Inggris kami, tidak secara sepihak seperti yang kadang-kadang dipilih oleh pemerintah Inggris,” ujarnya.

Duta Besar menepis kekhawatiran tentang pemerintah Inggris yang memilih untuk tidak memberinya status diplomatik penuh dan kekebalan - satu-satunya pemerintahan di dunia yang melakukannya.

"Fokus kami adalah pada kualitas hubungan kami. Saya percaya bahwa bahkan setelah perceraian, Inggris Raya dan UE memiliki banyak kesamaan,” ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

AS dan Tiongkok Setuju Atasi Segera Krisis Iklim

Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok setuju untuk mengatasi krisis iklim dengan segera.

DUNIA | 18 April 2021

Umat Islam di Beijing Rayakan Ramadan dengan Bakti Sosial

Umat Islam di Kota Beijing merayakan bulan Ramadan dengan cara melakukan bakti sosial di bawah slogan "Berbuat baik selama bulan puasa" atau "Zhai Yue Shanxing"

DUNIA | 18 April 2021

Castro Mengundurkan Diri sebagai Ketua Partai Komunis

Sekretaris Pertama Komite Sentral Partai Komunis Kuba (PCC) Raul Castro pada Jumat (16/4/2021) mengumumkan pengunduran dirinya sebagai ketua partai.

DUNIA | 18 April 2021

Libia Mulai Vaksinasi Covid-19 Nasional

Libia telah memulai program vaksinasi Covid-19 nasional pada Sabtu (17/4/2021).

DUNIA | 18 April 2021

Brasil Butuh Rp145,5 Triliun untuk Capai Nol Emisi

Brasil membutuhkan US$ 10 miliar (Rp 145,5 triliun) setahun dalam bantuan luar negeri untuk mencapai nol emisi pada tahun 2050.

DUNIA | 18 April 2021

Terkait Ledakan Tahun 2014, Republik Cek Usir 18 Diplomat Rusia

Republik Cek mengusir 18 diplomat Rusia karena dicurigai bahwa dinas intelijen Rusia terlibat dalam ledakan gudang amunisi pada tahun 2014.

DUNIA | 18 April 2021

Filipina Sita Cangkang Kerang Raksasa Senilai Rp 360 Miliar

Pihak berwenang Filipina menyatakan pada Sabtu (17/4/2021) bahwa mereka telah menyita sekitar 200 ton cangkang kerang raksasa.

DUNIA | 18 April 2021

LSM: 4.500 Warga Palestina Masih Dipenjara Israel

Ada 4.500 warga Palestina di penjara Israel, termasuk seorang pria berusia 82 tahun yang telah berada di balik jeruji besi sejak 2001.

DUNIA | 18 April 2021

Wanita Hamil di Inggris Diminta Pilih Vaksin Covid-19 Pfizer atau Moderna

Wanita hamil di Inggris harus mendapatkan vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Pfizer atau Moderna karena vaksin itu dianggap lebih aman.

DUNIA | 18 April 2021

Kasus Covid-19 Merebak, Wanita Brasil Diminta Tunda Kehamilan

Brasil telah meminta para wanita untuk "menunda kehamilan" sampai pandemi Covid-19 mereda,

DUNIA | 18 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS