Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Kasus Covid-19 Merebak, Wanita Brasil Diminta Tunda Kehamilan

Minggu, 18 April 2021 | 11:08 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Rio de Janeiro, Beritasatu.com- Brasil telah meminta para wanita untuk "menunda kehamilan" sampai pandemi Covid-19 mereda. Seperti dilaporkan RT, Jumat (16/4/2021), otoritas beralasan ancaman varian virus corona yang melanda negara itu sangat berbahaya.

"Jika memungkinkan, tunda kehamilan sedikit sampai saat yang lebih baik," kata pejabat Kementerian Kesehatan Raphael Parente dalam konferensi pers pada Jumat.

Parente memperingatkan bahwa varian P1 dari virus corona yang lazim di Brasil "bereaksi lebih agresif pada wanita hamil."

Brasil telah menjadi salah satu pusat penyebaran virus corona di dunia akhir-akhir ini, dengan 13,7 juta kasus Covid-19 tercatat dan 365.000 kematian. Dengan jumlah itu, Brasil menempati peringkat kedua untuk rekor kasus kematian Covid-19 setelah Amerika Serikat.

Hal yang mengkhawatirkan adalah tingginya angka kematian bayi akibat Covid-19 di Brasil. Antara 518 dan 1.032 bayi di bawah satu tahun telah meninggal karena virus tersebut sejak Februari lalu, menurut berbagai perkiraan yang dikumpulkan oleh BBC. Tingkat infeksi yang tinggi di negara itu secara keseluruhan disalahkan atas kematian bayi tersebut.

Varian virus yang disebut P1 diyakini bertanggung jawab atas lonjakan infeksi di negara itu, yang, menurut lembaga kesehatan publik Fiocruz, telah membuat sistem perawatan kesehatan negara itu semakin dekat dengan kehancuran daripada kapan pun dalam sejarah negara itu.

Setelah pertama kali diidentifikasi di kota Amazon Manaus, varian baru Covid-19 sangat mudah menular dan lebih mungkin memengaruhi orang yang lebih muda. Selain itu, para ilmuwan mengklaim bahwa varian tersebut lebih resisten terhadap vaksin dan antibodi.

Saat virus itu dapat membahayakan wanita hamil, dan lemahnya perlindungan vaksin, Komite Bersama Vaksinasi dan Imunisasi Inggris (JCVI) pada hari Jumat menyarankan bahwa wanita hamil harus memilih vaksin dari Pfizer dan Moderna jika memungkinkan. Otoritas beralasan ada lebih banyak data keamanan dunia nyata tentang vaksin itu.

“Tidak ada bukti yang menunjukkan bahwa vaksin lain tidak aman untuk wanita hamil, tetapi diperlukan lebih banyak penelitian,” tambah JCVI.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ketegangan Meningkat, Rusia dan Ukraina Saling Usir Diplomat

Rusia dan Ukraina saling usir diplomatnya saat ketegangan antara kedua negara meningkat.

DUNIA | 18 April 2021

Pemimpin Junta Myanmar Akan Hadiri KTT ASEAN di Jakarta

Kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Indonesia pada 24 April.

DUNIA | 18 April 2021

Didera Lonjakan Kasus Covid-19, India Akan Impor 50.000 Ton Oksigen Medis

Pemerintah India telah memutuskan untuk mengimpor 50.000 metrik ton (MT) oksigen medis untuk menambah ketersediaan di tengah lonjakan kasus infeksi Covid-19.

DUNIA | 18 April 2021

Kanada Laporkan Kasus Kedua Pembekuan Darah Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Kanada pada Sabtu (17/4/2021) melaporkan kasus kedua pembekuan darah langka dengan trombosit rendah terkait vaksin Covid-19 Astrazeneca.

DUNIA | 18 April 2021

Kanselir Jerman Disuntik Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Kanselir Jerman, Angela Merkel mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 Astrazeneca

DUNIA | 18 April 2021

Junta Militer Myanmar Bebaskan 23.184 Tahanan

Junta militer Myanmar membebaskan 23.184 tahanan dari penjara di seluruh negeri pada Sabtu (17/4/20221) di bawah amnesti Tahun Baru.

DUNIA | 18 April 2021

Tolak Ekspansi Tiongkok, Biden dan Suga Siap Galang Persatuan

Presiden Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Jepang Yoshihide Suga menggalang persatuan bilateral untuk melawan Tiongkok yang makin ekspansif.

DUNIA | 18 April 2021

Pandemi Covid-19, Pemakaman Pangeran Philip Berlangsung Tak Biasa

Pelepasan jenazah Pangeran Philip yang meninggal dunia pada usia 99 tahun pekan lalu berlangsung dalam kondisi yang tidak biasa karena pembatasan Covid-19.

DUNIA | 17 April 2021

AS, Jepang Berencana Mendorong 5G di KTT Pertama Biden

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (16/4) menyambut perdana menteri Jepang untuk pertemuan tatap muka pertamanya.

DUNIA | 17 April 2021

730 Angkatan Bersenjata Inggris Terlibat di Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Sesuai keinginan Pangeran Philip, tak ada khotbah yang akan disampaikan.Uskup Agung Canterbury Justin Welby, hanya akan mengucapkan berkat di upacara pemakaman.

DUNIA | 17 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS