Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Ketegangan Meningkat, Rusia dan Ukraina Saling Usir Diplomat

Minggu, 18 April 2021 | 10:51 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Saint Petersburg, Beritasatu.com- Rusia dan Ukraina saling usir diplomatnya saat ketegangan antara kedua negara meningkat. Pada Sabtu (17/4/2021), Rusia mengusir seorang diplomat Ukraina sebagai buntut penempatan pasukan Rusia di perbatasan Ukraina.

Seperti dilaporkan AFP, penahanan seorang konsul Ukraina di kota kedua Saint Petersburg terjadi pada saat kekhawatiran global akan terulangnya agresi Moskwa tahun 2014, ketika Rusia mencaplok semenanjung Krimea dan mendukung separatis di wilayah timur Ukraina.

Moskwa mengklaim diplomat Ukraina itu telah tertangkap basah saat mencoba mendapatkan informasi sensitif.

Sebagai tanggapan, kementerian luar negeri Ukraina memprotes penahanan "ilegal" diplomatnya dan menyatakan Kiev akan mengusir seorang diplomat senior Rusia.

Kiev telah memerangi separatis yang didukung Rusia di Ukraina timur sejak 2014 dan bentrokan meningkat awal tahun ini, secara efektif merobek gencatan senjata yang disepakati Juli lalu.

Sekitar 30 tentara Ukraina telah tewas sejak awal tahun, dibandingkan dengan 50 tahun lalu. Kebanyakan dari mereka adalah korban tembakan penembak jitu.

Rusia telah menahan sejumlah warga Ukraina karena dicurigai menjadi mata-mata dalam beberapa tahun terakhir, tetapi penangkapan seorang diplomat jarang terjadi.

"Seorang diplomat Ukraina, konsul Konsulat Jenderal Ukraina di Saint Petersburg, Alexander Sosonyuk, telah ditahan oleh FSB Rusia," kata dinas keamanan seraya menggunakan nama dia dalam bahasa Rusia.

“Diplomat itu ditahan pada hari Jumat,” kata dinas keamanan.

Namun Kiev menyatakan diplomat itu telah ditahan selama beberapa jam.

Pada Sabtu, Kementerian luar negeri Rusia telah memanggil kuasa hukum Ukraina Vasyl Pokotylo. Kementerian menyatakan kepada Pokotylo bahwa diplomat Ukraina itu hanya memiliki 72 jam untuk meninggalkan negara itu "mulai 19 April".

"Pihak Rusia menyebutk pada tidak dapat diterimanya kegiatan mata-mata semacam itu," kata kementerian luar negeri Rusia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemimpin Junta Myanmar Akan Hadiri KTT ASEAN di Jakarta

Kepala junta Myanmar Min Aung Hlaing akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Indonesia pada 24 April.

DUNIA | 18 April 2021

Didera Lonjakan Kasus Covid-19, India Akan Impor 50.000 Ton Oksigen Medis

Pemerintah India telah memutuskan untuk mengimpor 50.000 metrik ton (MT) oksigen medis untuk menambah ketersediaan di tengah lonjakan kasus infeksi Covid-19.

DUNIA | 18 April 2021

Kanada Laporkan Kasus Kedua Pembekuan Darah Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Kanada pada Sabtu (17/4/2021) melaporkan kasus kedua pembekuan darah langka dengan trombosit rendah terkait vaksin Covid-19 Astrazeneca.

DUNIA | 18 April 2021

Kanselir Jerman Disuntik Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Kanselir Jerman, Angela Merkel mendapatkan suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 Astrazeneca

DUNIA | 18 April 2021

Junta Militer Myanmar Bebaskan 23.184 Tahanan

Junta militer Myanmar membebaskan 23.184 tahanan dari penjara di seluruh negeri pada Sabtu (17/4/20221) di bawah amnesti Tahun Baru.

DUNIA | 18 April 2021

Tolak Ekspansi Tiongkok, Biden dan Suga Siap Galang Persatuan

Presiden Joe Biden dan Perdana Menteri Jepang Jepang Yoshihide Suga menggalang persatuan bilateral untuk melawan Tiongkok yang makin ekspansif.

DUNIA | 18 April 2021

Pandemi Covid-19, Pemakaman Pangeran Philip Berlangsung Tak Biasa

Pelepasan jenazah Pangeran Philip yang meninggal dunia pada usia 99 tahun pekan lalu berlangsung dalam kondisi yang tidak biasa karena pembatasan Covid-19.

DUNIA | 17 April 2021

AS, Jepang Berencana Mendorong 5G di KTT Pertama Biden

Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (16/4) menyambut perdana menteri Jepang untuk pertemuan tatap muka pertamanya.

DUNIA | 17 April 2021

730 Angkatan Bersenjata Inggris Terlibat di Prosesi Pemakaman Pangeran Philip

Sesuai keinginan Pangeran Philip, tak ada khotbah yang akan disampaikan.Uskup Agung Canterbury Justin Welby, hanya akan mengucapkan berkat di upacara pemakaman.

DUNIA | 17 April 2021

Italia Izinkan 1.000 Penonton ke Stadion Mulai Mei

Keputusan itu diberlakukan menyusul adanya pelonggaran aturan larangan kehadiran suporter di dalam stadion di beberapa daerah.

DUNIA | 17 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS