Logo BeritaSatu

AS, Jepang Berencana Mendorong 5G di KTT Pertama Biden

Sabtu, 17 April 2021 | 12:30 WIB
Oleh : Grace El Dora / EHD

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden pada Jumat (16/4) menyambut perdana menteri Jepang untuk pertemuan tatap muka pertamanya. Kedua pemimpin segera mengumumkan inisiatif investasi 5G senilai US$ 2 miliar, bagian dari dorongan AS untuk bersaing dengan Tiongkok.

Keputusan Biden untuk mengundang Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga sebagai tamu pertamanya mencerminkan prioritas barunya pada aliansi AS, saat ia membidik pada peningkatan pengaruh Tiongkok sebagai tantangan paling mendesak bagi Amerika. Sementara itu, Presiden Korea Selatan (Korsel) Moon Jae-in dijadwalkan datang pada Mei.

Seorang pejabat senior AS mengatakan, Jepang sebagai pemimpin teknologi akan mengumumkan komitmen yang sangat substansial sebesar US$ 2 miliar dalam kemitraan dengan AS. "Untuk mengerjakan 5G dan langkah selanjutnya," ujarnya, Jumat (16/4/2021).

Adapaun Huawei Tiongkok telah mengambil dominasi awal dalam internet generasi kelima, yang meningkat sebagai bagian penting dari ekonomi global. Terlepas dari tekanan besar AS pada perusahaan tersebut. Pemerintah AS menilai perusahaan menimbulkan ancaman terhadap keamanan dan privasi di dunia demokrasi.

Pejabat itu mengatakan, Biden juga akan berbicara dengan otoritas Jepang tentang tujuan iklimnya. Hal ini dengan AS yang bersiap mengadakan konferensi tingkat tinggi (KTT) virtual tentang perubahan iklim, pekan depan.

Ia menambahkan, kedua negara akan membahas ketegangan yang meningkat atas Taiwan karena otoritas pulau itu telah melaporkan meningkatnya penetrasi pemerintah Tiongkok ke wilayah udaranya. Adapun Taiwan mengklaim demokrasi dengan pemerintahan sendiri.

"Tidak ada negara yang berusaha meningkatkan ketegangan atau memprovokasi Tiongkok. Tetapi pada saat yang sama kami mencoba mengirim sinyal jelas, beberapa langkah yang diambil Tiongkok bertentangan dengan misi menjaga perdamaian dan stabilitas," pejabat tersebut menjelaskan.

Meski waktunya tidak disengaja, pejabat itu mengatakan sudah sepantasnya Suga mengunjungi dua hari setelah Biden membuat keputusan penting untuk mundur dari Afghanistan setelah 20 tahun, mengakhiri perang terlama AS.

Menurut pejabat tersebut, penarikan itu akan membebaskan waktu dan perhatian serta sumber daya dari kepemimpinan senior dan militer kita, untuk fokus pada apa yang kita yakini sebagai tantangan mendasar di abad ke-21 dan hal itu terletak pada dasar Indo-Pasifik.

"Amerika Serikat hanya bisa efektif di Asia jika hubungan AS-Jepang kuat dan Jepang kokoh dan stabil," katanya.

Perbedaan Pendekatan

Suga pada September 2020 menggantikan sekutunya Shinzo Abe, perdana menteri terlama di Jepang. Ia merupakan salah satu dari beberapa sekutu demokratis yang berhasil menjaga hubungan stabil dengan pendahulu Biden yang mudah berubah, Donald Trump.

KTT perdana Biden diadakan tiga bulan lebih lambat dalam masa jabatannya, karena pandemi Covid-19. KTT diperkirakan akan menjadi urusan yang lebih mudah setelah era Trump, dengan presiden menyambut pemimpin Jepang yang bertutur kata lembut, untuk pembicaraan satu lawan satu. Pertemuan berlanjut bersama kabinet AS sebelum konferensi bersama.

Tetapi Suga, yang dilaporkan media Jepang tiba di Washington Kamis (15/4) malam, diperkirakan akan menolak menjadi pendukung yang terlalu antusias untuk barisan AS melawan Tiongkok. Tiongkok menjadi mitra perdagangan terbesar yang vital untuk Jepang yang kekurangan sumber daya.

Pemerintah Jepang sejak masa Abe telah bekerja untuk menstabilkan hubungan dengan Tiongkok dan tidak bergabung dengan AS dalam sanksi atas masalah hak asasi di Hong Kong maupun Xinjiang.

"Pemerintah Biden, saya pikir, prihatin dengan betapa agresifnya Tiongkok serta seberapa besar posisi AS yang hilang dalam beberapa tahun terakhir di Asia, dan ingin menyusul dengan cepat," ujar Michael Green, yang merupakan penasihat tinggi Asia bagi mantan presiden George W. Bush. Ia sekarang menjadi wakil presiden senior di Pusat Strategis dan Pembelajaran Internasional (CSIS).

"Saya pikir pandangan Jepang adalah bahwa mereka telah memiliki strategi dan mereka ingin bergerak maju dengan mantap. Jadi ada sedikit perbedaan nuansa pada nada publiknya, tetapi tidak searah," ucapnya.

Namun pemerintah Jepang akan menyambut baik apa yang diharapkan akan menjadi pembaruan dan mempertegas deklarasi Senkaku. Kepulauan yang dikelola Jepang, yang disebut Diaoyu oleh Tiongkok, berada di bawah perjanjian keamanan AS-Jepang yang membutuhkan pertahanan bersama.

Suga, dan Moon bulan depan, juga akan berkonsultasi dengan Biden saat ia meninjau kebijakan AS atas Korea Utara (Korut). Sebelumnya, Trump berada dalam diplomasi pribadi yang tidak biasa dengan pemimpin Korut Kim Jong Un, meredakan ketegangan tetapi tidak menghasilkan kesepakatan yang langgeng terkait program nuklir Korut. (afp/eld)



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Bertemu Ketua Parlemen Ukraina, Puan Dorong Perdamaian dengan Rusia

Bertemu Ketua Parlemen Ukraina, Puan Maharani mendorong agar terciptanya perdamaian antara Ukraina dan Rusia yang hingga kini masih berperang.

NEWS | 6 Oktober 2022

TerateCash Wadahi Jutaan Pesilat PSHT dalam Aplikasi

PT Infesta Teknologi Indonesia merilis aplikasi TerateCash sebagai wadah anggota Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT).

NEWS | 5 Oktober 2022

Nasdem Capreskan Anies, Airlangga Sebut Golkar Fokus KIB

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto angkat bicara soal langkah Partai Nasdem mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024

NEWS | 5 Oktober 2022

Usut Tragedi Kanjuruhan, TGIPF Mulai Terjun ke Malang

Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) mulai terjun ke lapangan dalam rangka mengusut tragedi Kanjuruhan

NEWS | 5 Oktober 2022

Pesparani Katolik II Siap Digelar di Kupang

Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik Tingkat Nasional II siap digelar di Kupang pada 28 - 31 Oktober 2022 mendatang

NEWS | 5 Oktober 2022

Segera Disidang, Pengacara Harap Bharada E Bisa Bebas

Pengacara Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E, Ronny Talapessy mengungkapkan harapannya menjelang persidangan yaitu bisa bebas

NEWS | 5 Oktober 2022

Jokowi: MK Pilar Utama Penegakan Keadilan Konstitusional

Jokowi mengatakan, Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan pilar utama dalam menegakkan constitutional justice (keadilan konstitusional)

NEWS | 5 Oktober 2022

Deputi Pencegahan KPK Diadukan ke Dewas, soal Apa?

Deputi Pencegahan dan Monitoring Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Pahala Nainggolan diadukan ke Dewan Pengawas (Dewas) KPK

NEWS | 5 Oktober 2022

Kesal Penggugat Tak Hadir, Artis Jessica Iskandar Ngamuk di PN Jaksel

Artis Jessica Iskandar tak bisa membendung kekesalannya kepada penggugatnya, Christopher Steffanus Budianto atau Stefan karena tak hadir di PN Jaksel

NEWS | 5 Oktober 2022

63,8 Juta Orang di Indonesia Terima Vaksinasi Dosis Ketiga

Sebanyak 63.823.506 orang Indonesia dari kelompok masyarakat umum sudah menerima vaksinasi dosis ketiga per hari ini.

NEWS | 5 Oktober 2022


TAG POPULER

# Mamat Alkatiri


# Lesti Kejora


# Timnas U-17


# Formula E


# Tragedi Kanjuruhan


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Arkhan Kaka Dua Gol, Timnas U-17 Bekuk UEA 3-2

Arkhan Kaka Dua Gol, Timnas U-17 Bekuk UEA 3-2

BOLA | 20 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings