Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Negara-negara Miskin Dilanda Kekurangan Vaksin Covid-19

Minggu, 11 April 2021 | 23:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

London, Beritasatu.com- Sebanyak 60 negara, termasuk beberapa negara termiskin di dunia, mungkin terhenti pada suntikan dosis pertama vaksinasi Covid-19. Seperti dilaporkan AP, Minggu (11/4/2021), hampir semua pengiriman melalui program global yang dimaksudkan untuk membantu negara miskin diblokir hingga akhir Juni.

Covaxx, inisiatif global untuk menyediakan vaksin bagi negara-negara yang tidak memiliki pengaruh untuk merundingkan pasokan yang langka sendiri. Dalam seminggu terakhir, Covax telah mengirimkan lebih dari 25.000 dosis ke negara-negara berpenghasilan rendah hanya dua kali pada hari tertentu. Namun semua pengiriman telah dihentikan sejak hari Senin.

Selama dua minggu terakhir, menurut data yang dikumpulkan setiap hari oleh UNICEF, total kurang dari 2 juta dosis Covax telah diberikan untuk pengiriman ke 92 negara di dunia berkembang. Jumlah dosis yang sama telah disuntikkan hanya di Inggris saja.

Pada Jumat, kepala Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengecam "ketidakseimbangan yang mengejutkan" dalam vaksinasi Covid-19 global.

Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreysus mengatakan bahwa rasio satu dari empat orang di negara kaya telah menerima vaksin, hanya satu dari 500 orang di negara miskin yang mendapatkan vaksin.

Kekurangan vaksin sebagian besar dipicu dari keputusan India untuk berhenti mengekspor vaksin dari pabrik Serum Institute. Pabrik itu memproduksi sebagian besar dosis Astrazeneca yang diandalkan Covax untuk memasok sekitar sepertiga populasi global pada saat virus corona menyebar ke seluruh dunia.

Covax hanya akan mengirimkan vaksin yang disetujui oleh WHO, dan negara-negara semakin tidak sabar. Persediaan berkurang di beberapa negara pertama yang menerima pengiriman Covax.

Di sisi lain, perkiraan pengiriman dosis kedua dalam rentang waktu 12 minggu yang saat ini direkomendasikan sekarang diragukan. Dalam satu pernyataan, kepada The Associated Press, aliansi vaksin yang dikenal sebagai GAVI menyatakan bahwa 60 negara terkena dampak penundaan tersebut.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Harry Akan Hadir di Pemakaman Pangeran Philip

Pemakaman suami Ratu Elizabeth II, Pangeran Philip, akan berlangsung pekan ini menurut pernyataan Istana Buckingham akhir pekan lalu.

DUNIA | 11 April 2021

Tiongkok Mempertimbangkan Pencampuran Vaksin untuk Meningkatkan Efikasi

Pemerintah Tiongkok sedang mempertimbangkan untuk mencampurkan vaksin Covid-19 yang berbeda untuk meningkatkan efikasi relatif rendah untuk yang ada saat ini.

DUNIA | 11 April 2021

IMF, Bank Dunia Mendorong Opsi Penukaran Utang dengan Proyek Hijau

Gagasan untuk menghapuskan utang yang dimiliki oleh negara-negara miskin dengan imbalan investasi "hijau" yang ramah lingkungan semakin menguat pekan ini.

DUNIA | 11 April 2021

Akhir 2021, Output Vaksin Covid-19 Tiongkok Capai 3 Miliar Dosis

Tiongkok kemungkinan akan memproduksi 3 miliar dosis vaksin Covid-19 pada akhir tahun 2021.

DUNIA | 11 April 2021

Pabrik dan Bank Ditutup, Ekonomi Myanmar Runtuh

Perekonomian Myanmar mengalami keruntuhan saat banyak pabrik dan bank ditutup pascakudeta.

DUNIA | 11 April 2021

PM Kamboja Hun Sen Ancam Penjara Pelanggar Karantina Covid-19

Perdana Menteri Kamboja Hun Sen mengancam para pelanggar karantina dengan hukuman penjara pada Sabtu (10/4/2021).

DUNIA | 11 April 2021

UEA Perkenalkan Astronaut Wanita Pertama

seorang wanita UEA terpilih sebagai salah satu dari dua kandidat untuk pelatihan yang dibantu NASA sebagai awak misi di luar angkasa.

DUNIA | 11 April 2021

Pemakaman Pangeran Philip Digelar 17 April, Meghan Tak Hadir

Upacara pemakaman Pangeran Philip, suami Ratu Elizabeth II dari Inggris, akan diadakan pada 17 April. Istana menyatakan Meghan tidak akan hadir.

DUNIA | 11 April 2021

Tiongkok Akui Efektivitas Vaksin Sinovac Tergolong Rendah

Pejabat pengendalian penyakit tertinggi Tiongkok mengakui efektivitas vaksin Covid-19 Sinovac tergolong rendah.

DUNIA | 11 April 2021

Didera Gelombang Ketiga Covid-19, Bangkok Rencanakan Bangun RS Darurat

Otoritas Bangkok berencana untuk membangun rumah sakit darurat di lapangan dengan 10.000 tempat tidur rumah sakit.

DUNIA | 11 April 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS