Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Aparat Myanmar Membantai Rakyat Seperti Unggas

Senin, 8 Maret 2021 | 14:02 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Yangon, Beritasatu.com- Tindakan keji aparat rezim junta militer Myanmar disesali banyak pihak dan dunia internasional. Tak hanya memukuli demonstran, mereka juga telah menembak mati puluhan demonstran damai. Seperti dilaporkan Reuters, Minggu (7/3), rakyat bahkan menggambarkan aparat Myanmar membantai mereka seperti unggas.

"Mereka membunuh orang seperti membunuh burung dan ayam. Apa yang akan kita lakukan jika kita tidak memberontak melawan mereka? Kita harus memberontak," seru seorang pemimpin protes kepada kerumunan di Dawei, satu kota di selatan Myanmar.

Surat kabar Global New Light Of Myanmar yang dikelola negara mengutip pernyataan polisi yang mengatakan pasukan keamanan menangani protes sesuai dengan hukum. Dikatakan, pasukan menggunakan gas air mata dan granat kejut untuk membubarkan kerusuhan dan protes yang memblokir jalan umum.

Sithu Maung, anggota parlemen Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang bekerja dengan Khin Maung Latt, mengatakan tentara dan polisi menahan ayahnya pada Minggu malam.

"Mereka masuk ke rumah dan menunjuk dengan senjata, saya diberitahu," katanya dalam satu pesan Facebook, seraya menambahkan bahwa ayahnya juga dipukuli.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyatakan pasukan keamanan telah membunuh lebih dari 50 orang untuk memadamkan demonstrasi dan pemogokan harian sejak militer menggulingkan dan menahan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari.

Para pengunjuk rasa menuntut pembebasan Aung San Suu Kyi dan menghormati pemilihan umum November - yang dimenangkan oleh partai NLD secara besar-besaran tetapi ditolak oleh tentara. Tentara menyatakan akan mengadakan pemilihan demokratis pada tanggal yang hingga kini belum ditentukan.

Lebih dari 1.700 orang telah ditahan di bawah pemerintahan militer pada hari Sabtu, menurut angka dari kelompok advokasi Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik.

Pembunuhan demonstran itu telah memicu kemarahan di Barat dan dikutuk oleh sebagian besar negara demokrasi di Asia. Amerika Serikat dan beberapa negara Barat lainnya telah memberlakukan sanksi terbatas pada junta.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Vietnam Mulai Vaksinasi Covid-19

Kementerian Kesehatan Vietnam pada Senin (8/3) memulai kampanye inokulasi vaksin Covid-19.

DUNIA | 8 Maret 2021

Pangeran Harry dan Meghan: Frustrasi di Istana, Bokek di Luar Istana

Tinggal di California, Harry dan Meghan tidak akan kembali lagi menjadi anggota resmi kerajaan.

DUNIA | 8 Maret 2021

Di Negara Konflik, AS dan Sekutunya Jatuhkan 46 Bom per hari

Rata-rata 46 bom telah dijatuhkan di negara lain per hari oleh Amerika Serikat dan sekutunya sejak 2001.

DUNIA | 8 Maret 2021

Tragis, Pejabat Partai Myanmar Tewas di Tahanan Polisi

Tindakan aparat kepolisian dan militer Myanmar semakin brutal dan kejam setelah junta militer berkuasa.

DUNIA | 8 Maret 2021

Meghan: Saya Bahkan Belajar Lagu Kebangsaan Inggris dari Google

"Tidak ada kursus tentang bagaimana cara bicara, bagaimana cara duduk menyilangkan kaki dengan benar."

DUNIA | 8 Maret 2021

Referendum Swiss Dukung Pelarangan Burkak di Tempat Umum

Swiss telah memilih mendukung pelarangan penutup wajah di depan umum, termasuk burkak atau niqab yang dikenakan oleh wanita Muslim.

DUNIA | 8 Maret 2021

Swiss Setujui Kesepakatan Perdagangan Bebas dengan Indonesia

Para pemilih Swiss pada Minggu (7/3) secara sempit mendukung kesepakatan perdagangan bebas yang ditandatangani dengan Indonesia.

DUNIA | 8 Maret 2021

Frustrasi di Istana, Meghan Sempat Berniat Bunuh Diri

Salah satu pemicu stresnya menyangkut putra mereka, Archie, yang terancam tidak akan mendapat gelar kerajaan.

DUNIA | 8 Maret 2021

Setelah Kasus Kematian, Austria Tangguhkan Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Pihak berwenang Austria telah menangguhkan inokulasi dengan sejumlah vaksin Covid-19 Astrazeneca.

DUNIA | 8 Maret 2021

Serikat Pekerja Myanmar Serukan Mogok Total

Serikat pekerja utama Myanmar meminta anggotanya untuk menutup ekonomi mulai Senin (8/3) untuk mendukung kampanye melawan kudeta militer bulan lalu.

DUNIA | 8 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS