Paus Fransiskus Ingin Tetap di Roma hingga Akhir Hayat
Logo BeritaSatu

Paus Fransiskus Ingin Tetap di Roma hingga Akhir Hayat

Minggu, 28 Februari 2021 | 19:35 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Vatikan City, Beritasatu.com- Paus Fransiskus berharap untuk tetap tinggal di Roma sampai akhir hayatnya. Seperti dilaporkan AFP, Minggu (28/2), pernyataan itu disampaikan Paus dalam buku baru berjudul The Health of Popes.

Pemimpin Tertinggi Umat Katolik itu menyatakan harapan bisa meninggal dunia di Roma, bukan di negara asalnya Argentina, baik sebagai paus “aktif atau paus emeritus”

Dalam wawancara yang diberikan kepada jurnalis dan dokter Argentina Nelson Castro di Vatikan pada Februari 2019, Paus Fransiskus mengaku memang memikirkan tentang kematian, tetapi tidak takut akan kematian.

Ekstrak dari buku itu diterbitkan Sabtu di harian Argentina, La Nacion.

Bapa Suci yang kini berusia 84 tahun itu harus membatalkan beberapa acara dalam beberapa bulan terakhir karena masalah kesehatan akibat linu panggul. Tetapi tidak diketahui apakah Paus Fransiskus menderita penyakit berat lainnya.

Vatikan selalu segan menyoal tentang kesehatan paus.

Menurut buku baru tersebut, "ini adalah pertama kalinya seorang paus membahas kesehatannya dengan transparansi yang diberikan oleh Paus Fransikus."

Paus, yang sebelumnya adalah uskup agung Buenos Aires, mengaku tidak merindukan negara asalnya Argentina, tempat dia dilahirkan dengan nama Jorge Mario Bergoglio, putra imigran Italia.

“Tidak, saya tidak melewatkannya. Saya tinggal di sana selama 76 tahun. Yang menyakitkan saya adalah masalahnya,” katanya, mengacu pada krisis ekonomi yang mengguncang negara Amerika Selatan.

Paus mengatakan telah mencari bantuan untuk mengatasi kecemasan ketika dia harus menyelundupkan orang ke luar negeri untuk menyelamatkan hidup mereka selama kediktatoran militer.

“Bayangkan bagaimana rasanya membawa seseorang yang bersembunyi di dalam mobil - hanya ditutupi oleh selimut - dan melewati tiga pos pemeriksaan militer, ketegangan yang ditimbulkannya sangat besar. Saya harus menghadapi situasi yang saya tidak tahu bagaimana menghadapinya,” kata Paus.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dengan Patung Emas, Kaum Konservatif AS Memuja Trump

Kaum konservatif AS memuja Donald Trump pada pertemuan tahunan pada Jumat (26/2) dengan meluncurkan patung emas sang mantan presiden.

DUNIA | 28 Februari 2021

Menhan Israel Tuduh Iran Dalangi Serangan Kapal di Teluk Oman

Menteri Pertahanan Israel Benny Gantz menuduh Iran berada di belakang ledakan di kapal transportasi milik Israel di Teluk Oman.

DUNIA | 28 Februari 2021

Meskipun Dipecat, Dubes Myanmar Akan Terus Berjuang

Duta Besar Myanmar untuk PBB di New York Kyaw Moe Tun berjanji akan melanjutkan perjuangan meskipun junta militer memecatnya.

DUNIA | 28 Februari 2021

Kebijakan Kembali Sekolah, Inggris Dorong Keluarga Dites Covid-19 Dua Kali Sepekan

Murid sekolah dasar tanpa gejala tidak akan dites di sekolah, tetapi orang tua mereka akan diminta untuk melakukan tes pada anak mereka di rumah.

DUNIA | 28 Februari 2021

Stimulus US$ 1,9 Triliun Diteruskan ke Senat AS

Tidak ada anggota Partai Republik yang mendukung rancangan undang-undang (RUU) tersebut.

DUNIA | 28 Februari 2021

Thailand Mulai Vaksinasi Covid-19

Thailand pada Minggu (28/2) memulai peluncuran vaksinasi Covid-19, dengan vaksin pertama, menggunakan vaksin Sinovac Biotech Tiongkok.

DUNIA | 28 Februari 2021

Iran Klaim Akan Jadi Produsen Vaksin Covid-19 Terbesar Dunia

Iran akan berubah menjadi produsen utama vaksin Covid-19 yang dimulai pada 20 Maret 2021.

DUNIA | 28 Februari 2021

Soal Pembunuhan Khashoggi, Liga Arab Dukung Bantahan Saudi

Liga Arab menyatakan dukungannya atas bantahan Arab Saudi soal kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi pada 2018.

DUNIA | 28 Februari 2021

Presiden Hungaria Divaksinasi Covid-19

Presiden Hungaria Janos Ader menerima suntikan vaksin Sinopharm Tiongkok untuk melawan Covid-19

DUNIA | 28 Februari 2021

Bangladesh Buka Kembali Sekolah Akhir Maret

Pemerintah Bangladesh mengumumkan pembukaan kembali seluruh sekolah dan perguruan tinggi di negara tersebut mulai 30 Maret 2021.

DUNIA | 28 Februari 2021


TAG POPULER

# Sepeda Motor Masuk Tol


# Pemerasan Wali Kota


# KRI Nanggala


# Universitas Nusa Mandiri


# Larangan Mudik



TERKINI

Terima Suap, Penyidik KPK Ditahan di Rutan KPK

NASIONAL | 3 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS