Alasan Usia, Merkel Tolak Vaksin Covid-19 Astrazeneca
Logo BeritaSatu

Alasan Usia, Merkel Tolak Vaksin Covid-19 Astrazeneca

Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Berlin, Beritasatu.com- Kanselir Jerman Angela Merkel mengaku tidak akan mengambil vaksin Covid-19 Astrazeneca karena dia sudah terlalu tua. Vaksin itu telah disetujui hanya untuk orang di bawah 65 tahun di Jerman, dan Merkel berusia 66 tahun.

Seperti dilaporkan businessinsider.com, kanselir mengaku tidak akan mendapatkan vaksin karena belum disetujui untuk orang yang berusia di atas 65 tahun di Jerman.

"Saya berusia 66 tahun dan tidak termasuk dalam kelompok yang direkomendasikan untuk Astrazeneca," katanya kepada surat kabar itu.

Laju peluncuran vaksin Eropa telah melambat di belakang Inggris. Orang-orang dilaporkan menolak untuk mengambil vaksin Astrazeneca setelah para pemimpin Eropa meragukan keefektifannya. Lebih dari 1 juta vaksin tidak digunakan, dengan banyak orang Jerman tidak yakin dengan kemanjurannya.

Uji coba baru-baru ini di Skotlandia telah mengaitkan vaksin Astrazeneca dengan penurunan dramatis dalam risiko rawat inap di antara orang tua.

“Lebih dari 2,2 juta dari vaksin Astrazeneca disimpan di penyimpanan di Jerman. Sementara petugas kesehatan hanya memberikan 240.000 dosis,” kata Thomas Mertens, yang memimpin komisi tetap Jerman untuk vaksin, seperti laporan New Scientist.

Surat kabar Jerman Handelsblatt baru-baru ini menerbitkan satu laporan, mengutip pejabat kesehatan Jerman yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan vaksin Astrazeneca hanya efektif 8% di antara orang tua.

Situs pengecekan fakta Full Fact mengatakan laporan Handelsblatt "tidak dapat diandalkan", dan pemerintah Jerman serta AstraZeneca membantahnya.

Merkel menggambarkan "masalah penerimaan" dengan vaksin, yang katanya "efektif dan aman." Dia menambahkan bahwa Jerman tidak dapat memilih vaksin mana yang mereka terima.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Arab Saudi Bantah Laporan Intel AS Soal Khashoggi

Kementerian Luar Negeri Arab Saudi membantah laporan intel Amerika Serikat (AS) tentang kematian Jamal Khashoggi.

DUNIA | 27 Februari 2021

Milisi Bersenjata Culik 317 Siswi Nigeria

Sejumlah 317 siswi sekolah di Nigeria diculik kelompok milisi bersenjata pada Jumat (26/2) pagi.

DUNIA | 27 Februari 2021

Menkes Israel: 50% Populasi Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Sekitar 50% dari populasi Israel yang berpenduduk 9,3 juta setidaknya telah menerima satu dosis vaksin Covid-19.

DUNIA | 27 Februari 2021

Australia Akan Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max

Regulator penerbangan Australia menyatakan pada Jumat (26/2) akan mencabut larangan terbang Boeing 737 Max.

DUNIA | 27 Februari 2021

Surat Kabar India Tuntut 85% Bagi Hasil Iklan Google

Indian Newspaper Society (INS) atau asosiasi surat kabar India menuntut pembagian 85% hasil iklan di Google.

DUNIA | 27 Februari 2021

Soal Paspor Bebas Covid, Eropa Tak Ingin Disalip Apple dan Google

Uni Eropa (UE) harus segera membuat program sertifikat kesehatan Covid-19 atau paspor bebas Covid-19, jika tak ingin disalip Apple dan Google

DUNIA | 27 Februari 2021

Ratu Elizabeth Kampanyekan Vaksinasi Covid-19

Ratu Inggris Elizabeth II telah mendorong masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 seperti dirinya.

DUNIA | 27 Februari 2021

Brasil Akan Beli 20 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Bharat India

Kementerian Kesehatan Brasil pada Kamis (26/2) menandatangani kontrak untuk membeli 20 juta dosis Covaxin.

DUNIA | 27 Februari 2021

Sri Lanka Cabut Larangan Penguburan Korban Covid-19

Sri Lanka akhirnya mencabut larangan penguburan korban Covid-19

DUNIA | 27 Februari 2021

Israel Tangguhkan Program Bantuan Vaksin ke Luar Negeri

Israel telah menangguhkan program bantuan vaksin Covid-19 ke luar negeri untuk kerja sama internasional.

DUNIA | 27 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS