Arab Saudi Bantah Laporan Intel AS Soal Khashoggi
Logo BeritaSatu

Arab Saudi Bantah Laporan Intel AS Soal Khashoggi

Sabtu, 27 Februari 2021 | 13:27 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Riyadh, Beritasatu.com- Kementerian Luar Negeri Arab Saudi membantah laporan intel Amerika Serikat (AS) tentang kematian Jamal Khashoggi. Saudi menyatakan intel AS yang mengklaim bahwa Mohammed bin Salman (MBS) menyetujui pembunuhan di Khashoggi adalah negatif, salah dan tidak dapat diterima.

"Kerajaan Arab Saudi sepenuhnya menolak penilaian negatif, salah, dan tidak dapat diterima dalam laporan yang berkaitan dengan kepemimpinan Kerajaan dan mencatat bahwa laporan tersebut berisi informasi dan kesimpulan yang tidak akurat," kata Kementerian Luar Negeri seperti dilaporkan Saudi Press Agency.

Seperti Al Jazeera, laporan komunitas intelijen AS, yang diproduksi oleh Kantor Direktur Intelijen Nasional AS, menegaskan bahwa agen mata-mata AS telah menyimpulkan MBS "menyetujui operasi" untuk menangkap atau membunuh jurnalis Saudi di Istanbul, Turki.

Khashoggi dibunuh dan dipotong-potong oleh regu pembunuh Arab Saudi di dalam konsulat Saudi di Istanbul. Tubuhnya tidak pernah ditemukan.

"Ini adalah kejahatan yang menjijikkan dan pelanggaran mencolok terhadap hukum dan nilai Kerajaan. Kejahatan ini dilakukan oleh sekelompok individu yang telah melanggar semua peraturan dan otoritas terkait dari lembaga tempat mereka bekerja," kata pernyataan itu," kata pernyataan kementerian itu.

"Orang-orang yang bersangkutan dihukum dan dijatuhi hukuman oleh pengadilan di kerajaan dan hukuman ini disambut baik oleh keluarga Jamal Khashoggi."

Laporan empat halaman AS, yang diwajibkan oleh Kongres, telah ditahan dari pandangan publik oleh mantan Presiden Donald Trump tetapi dirilis oleh Presiden baru Joe Biden yang telah berjanji selama kampanye politik tahun 2020 untuk meminta pertanggungjawaban Saudi atas pembunuhan Khashoggi.

Agen mata-mata AS, termasuk CIA, mendasarkan penilaian mereka tentang peran MBS pada "kendali pengambilan keputusan" dan "keterlibatan langsung penasihat kunci" dan anggota "detail perlindungan" dalam operasi tersebut.

Arab Saudi telah lama membantah MBS memiliki pengetahuan langsung tentang pembunuhan Khashoggi.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Milisi Bersenjata Culik 317 Siswi Nigeria

Sejumlah 317 siswi sekolah di Nigeria diculik kelompok milisi bersenjata pada Jumat (26/2) pagi.

DUNIA | 27 Februari 2021

Menkes Israel: 50% Populasi Sudah Disuntik Vaksin Covid-19

Sekitar 50% dari populasi Israel yang berpenduduk 9,3 juta setidaknya telah menerima satu dosis vaksin Covid-19.

DUNIA | 27 Februari 2021

Australia Akan Cabut Larangan Terbang Boeing 737 Max

Regulator penerbangan Australia menyatakan pada Jumat (26/2) akan mencabut larangan terbang Boeing 737 Max.

DUNIA | 27 Februari 2021

Surat Kabar India Tuntut 85% Bagi Hasil Iklan Google

Indian Newspaper Society (INS) atau asosiasi surat kabar India menuntut pembagian 85% hasil iklan di Google.

DUNIA | 27 Februari 2021

Soal Paspor Bebas Covid, Eropa Tak Ingin Disalip Apple dan Google

Uni Eropa (UE) harus segera membuat program sertifikat kesehatan Covid-19 atau paspor bebas Covid-19, jika tak ingin disalip Apple dan Google

DUNIA | 27 Februari 2021

Ratu Elizabeth Kampanyekan Vaksinasi Covid-19

Ratu Inggris Elizabeth II telah mendorong masyarakat untuk mengikuti vaksinasi Covid-19 seperti dirinya.

DUNIA | 27 Februari 2021

Brasil Akan Beli 20 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Bharat India

Kementerian Kesehatan Brasil pada Kamis (26/2) menandatangani kontrak untuk membeli 20 juta dosis Covaxin.

DUNIA | 27 Februari 2021

Sri Lanka Cabut Larangan Penguburan Korban Covid-19

Sri Lanka akhirnya mencabut larangan penguburan korban Covid-19

DUNIA | 27 Februari 2021

Israel Tangguhkan Program Bantuan Vaksin ke Luar Negeri

Israel telah menangguhkan program bantuan vaksin Covid-19 ke luar negeri untuk kerja sama internasional.

DUNIA | 27 Februari 2021

Buntut Kasus Khashoggi, AS Berlakukan Larangan Visa pada 76 WN Saudi

Amerika Serikat (AS) memberlakukan larangan visa pada 76 warga negara Arab Saudi sebagai buntut kasus pembunuhan kolumnis Jamal Jamal Khashoggi

DUNIA | 27 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS