AS Terus Dukung Indonesia untuk Konservasi Laut
Logo BeritaSatu

AS Terus Dukung Indonesia untuk Konservasi Laut

Rabu, 17 Februari 2021 | 19:41 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / JEM

Jakarta, Beritasatu.comAmerika Serikat (AS) akan terus mendukung Indonesia sebagai salah satu negara kepulauan terbesar untuk melakukan konservasi laut. Badan Pemerintah AS lewat program Sustainable Ecosystem Advanced (SEA) dari Badan Pembangunan Internasional AS (US Agency for International Development/USAID) telah menggelontorkan dana sebesar US$ 32 juta (Rp 448 miliar) selama enam tahun sejak 2016.

Meskipun program itu telah resmi berakhir, Rabu (17/02/2021), Direktur USAID Ryan Washburn mengatakan AS berkomitmen atas upaya-upaya pelestarian di laut Indonesia.

“Sebagai negara kepulauan, komitmen Indonesia untuk melestarikan keanekaragaman hayati laut dan memajukan perikanan berkelanjutan adalah landasan untuk pertumbuhan ekonomi jangka panjang yang berkelanjutan,” kata Washburn dikutip dari siaran pers Kedutaan Besar AS di Jakarta, Rabu.

Menurut Washburn, pemerintah AS lewat USAID merasa gembira dapat mendukung Indonesia untuk mencapai tujuan pembangunan dalam konservasi kelautan. “Kami berkomitmen untuk terus melakukannya demi kemakmuran generasi sekarang dan yang akan datang,” katanya.

Program SEA merupakan kerja sama pemerintah AS dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam rangka konservasi laut dan perikanan berkelanjutan. USAID, lewat SEA, mendukung pembentukan 14 Kawasan Konservasi Perairan yang mencakup 1.6 juta hektar dan berkontribusi pada target Pemerintah Indonesia untuk membangun 30 juta hektar kawasan konservasi perairan pada 2030.

Sejak peluncurannya pada 2016, SEA yang berjangka waktu lima tahun, berkontribusi untuk kemajuan perikanan berkelanjutan dan konservasi laut di kawasan timur Indonesia yaitu di Provinsi Maluku, Maluku Utara, dan Papua Barat. Tujuannya adalah melindungi ekosistem laut penting di dunia, memperbaiki tata ruang laut, memperkuat pengelolaan perikanan skala kecil, dan mendukung penguatan penegakan hukum maritim.

Dalam pelaksanaannya, USAID SEA juga membantu lebih banyak nelayan dan masyarakat pesisir berperan aktif dalam melindungi sumber daya yang menjadi andalan mata pencaharian mereka.

SEA juga memperkuat rencana tata ruang laut provinsi seluas kurang lebih 17 juta hektare di Provinsi Papua Barat, Maluku, dan Maluku Tengah. Rencana tata ruang ini mendukung keberlanjutan pembangunan ekonomi dan melindungi habitat laut penting.

Selain itu, Washburn mengatakan lewat program SEA, pendapatan nelayan dan standar perikanan berkelanjutan mengalami peningkatan melalui sertifikasi Fair Trade. “Hasilnya 350 nelayan mendapat premi senilai hampir US$ 80.000 (Rp 1,12 miliar) pada 2020 yang diinvestasikan dalam inisiatif berkelanjutan di masyarakat,” kata Washburn.

Sekretaris Jenderal KKP Antam Novambar mengatakan kegiatan pelatihan dan inovasi program SEA dari USAI akan membantu program pengelolaan laut dan perikanan.

“Semua ini untuk mendukung misi KKP dalam mencapai kedaulatan dan kelestarian laut Indonesia, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir dan ketahanan pangan,” kata Antam.

Pada bagian akhir program, SEA melakukan analisis kawasan konservasi perairan untuk melindungi ekosistem kondisi terumbu karang dan biomassa ikan. Lebih dari separuh kawasan konservasi perairan tersebut menunjukkan kondisi terumbu karang dan biomassa ikan yang tetap stabil atau meningkat.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sultan Brunei Dorong Pertemuan Menlu ASEAN untuk Bahas Myanmar

Sultan juga menekankan pentingnya para menlu ASEAN untuk segera melakukan pertemuan sebagai satu keluarga.

DUNIA | 17 Februari 2021

Menlu: Mekanisme ASEAN Paling Tepat untuk Membantu Myanmar

Indonesia yakin bahwa mekanisme ASEAN adalah mekanisme paling tepat untuk membantu Myanmar dalam mengatasi situasi yang delicate (sensitif) ini.

DUNIA | 17 Februari 2021

Survei: Jika Terpaksa, Asia Tenggara Akan Pilih AS Dibandingkan Tiongkok

Sekitar 61,5% responden di Asia Tenggara lebih memilih menyelaraskan dengan Amerika Serikat (AS) daripada Tiongkok jika kawasan itu terpaksa untuk memihak.

DUNIA | 17 Februari 2021

Diejek, Ide Bill Gates Soal Daging Sapi Sintetis

Gagasan Bill Gates agar negara-negara kaya beralih ke 100% daging sapi sintetis untuk menyelamatkan planet Bumi dinilai tidak realitis

DUNIA | 17 Februari 2021

Demi Bumi, Bill Gates Ingin Negara Kaya Beralih ke Daging Sintetis

Bill Gates ingin negara-negara kaya beralih ke 100% daging sapi sintetis untuk menyelamatkan planet Bumi.

DUNIA | 17 Februari 2021

WHO: Minggu Lalu, Kasus Baru Covid-19 Turun 16%

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan jumlah kasus infeksi baru Covid-19 yang dilaporkan di seluruh dunia turun 16% pada pekan lalu menjadi 2,7 juta.

DUNIA | 17 Februari 2021

Terlalu! Pengadilan Aung San Suu Kyi Digelar Rahasia

Pengadilan Suu Kyi digelar secara rahasia dengan dakwaan kedua yang tidak dipublikasikan sebelumnya.

DUNIA | 17 Februari 2021

AS Janji Perkuat Hubungan Bilateral dengan Indonesia

Kedua menlu juga membahas peluang peningkatan perdagangan dan investasi antara AS dan Indonesia.

DUNIA | 17 Februari 2021

Meskipun Agak Terlambat, Jepang Mulai Vaksinasi Covid-19

Jepang meluncurkan kampanye vaksinasi Covid-19 pada Rabu (17/2) setelah pemerintah memberikan persetujuan pertama yang terlambat untuk vaksin Pfizer Inc

DUNIA | 17 Februari 2021

Geser Amerika, Tiongkok Jadi Mitra Dagang Terbesar UE

Tiongkok satu-satunya negara maju yang mencatat pertumbuhan ekonomi pada 2020 sehingga menjadi pasar utama mobil dan barang mewah Eropa.

DUNIA | 17 Februari 2021


TAG POPULER

# Pembelajaran Tatap Muka


# Anggaran Covid-19


# Edhy Prabowo


# Ayu Dyah Andari


# Anggota Brimob Tewas



TERKINI

Lapor ke Presiden, Kadin: 17.387 Perusahaan Daftar Vaksinasi Gotong Royong

KESEHATAN | 8 menit yang lalu










TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS