Tiongkok Blokir BBC
Logo BeritaSatu

Tiongkok Blokir BBC

Jumat, 12 Februari 2021 | 11:09 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Beritasatu.com - Pemerintah Tiongkok melarang penayangan berita oleh stasiun televisi dan radio Inggris BBC mulai Kamis (11/2/2021).

Sebelumnya, Tiongkok dibuat marah oleh berita BBC soal virus corona dan dugaan persekusi terhadap kelompok minoritas Uighur.

Tindakan ini dilakukan setelah regulator Inggris, Ofcom, juga mencabut izin tayang media pemerintah China Global Television Network (CGTN).

Keputusan Ofcom didasarkan pada temuan bahwa lisensi CGTN secara tidak sah dipegang oleh Star China Media Ltd.

Tahun lalu, CGTN juga dinyatakan bersalah melanggar regulasi siaran di Inggris karena menyiarkan pengakuan warga Inggris Peter Humphrey yang ditengarai di bawah paksaan. Humphrey adalah mantan wartawan yang pernah disidang dan ditahan di Shanghai karena tuduhan pencurian data pribadi.

Lemabaga Film, Televisi, dan Radio Tiongkok mengatakan berita BBC World News tentang Tiongkok merupakan pelanggaran serius terhadap panduan siaran negara itu, termasuk “kewajiban bahwa berita harus akurat dan adil" dan "tidak merugikan kepentingan nasional Tiongkok".

Surat permohonan BBC untuk memperpanjang izin satu tahun lagi juga tidak akan disetujui.

“Kami kecewa karena otoritas Tiongkok telah memutuskan untuk mengambil tindakan seperti ini. BBC adalah lembaga siaran berita internasional paling dipercaya di dunia dan menyampaikan berita dari berbagai penjuru dunia secara adil, imparsial, dan tanpa rasa takut atau keberpihakan," bunyi tanggapan resmi BBC.

Saluran TV BBC World News disiarkan di seluruh dunia dalam Bahasa Inggris dan di Tiongkok hanya dibatasi di hotel-hotel internasional serta area diplomatik, yang artinya sebagian besar warga Tiongkok tidak bisa menyaksikannya.

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat juga ikut berkomentar dengan menyebut langkah ini sebagai bagian dari kampanye Tiongkok untuk menekan kebebasan pers.

Hubungan Tiongkok-Inggris
Dalam beberapa bulan terakhir hubungan dua negara memanas terkait masalah Hong Kong, wilayah bekas koloni Inggris yang dikembalikan ke Tiongkok pada 1997.

Tiongkok mengadopsi undang-undang keamanan yang lebih ketat di Hong Kong menyusul gerakan pro-demokrasi di sana.

Pada Januari, pemerintah Inggris memberi visa khusus bagi 5,4 juta warga Hong Kong yang menjamin hak mereka untuk tinggal di Inggris dan berkesempatan menjadi warga negara Inggris karena keyakinan bahwa Tiongkok merampas hak dan kebebasan di wilayah itu.

Aplikasi dan situs BBC sudah dilarang beroperasi di Tiongkok.

Awal bulan ini, BBC menayangkan wawancara dengan sejumlah perempuan Uighur yang mengatakan mereka telah diperkosa dan disiksa di kamp pemerintah Tiongkok di Xinjiang.

Kementerian Luar Negeri Tiongkok sudah membantah keras adanya kasus itu dan menuduh BBC menyebarkan berita bohong.



Sumber: BBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tahun Baru Imlek di Dunia, Kawasan Pecinan Hadapi Dampak Pandemi dan Rasisme

Mengapa di kawasan lain sibuk, namun kami tidak? Kita jadi tahu kalau xenophobia itu berdampak pada usaha kecil.

DUNIA | 12 Februari 2021

Demokrat Minta Trump Divonis, Atau “Ia Melakukannya Lagi”

Sidang pemakzulan Trump masuk hari ketiga, sejauh ini belum ada saksi yang diinterogasi.

DUNIA | 12 Februari 2021

PM Sri Lanka Beri Ucapan Selamat Imlek

Perdana Menteri Sri Lanka Mahinda Rajapaksa pada Kamis (11/2) mengirim selamat Imlek 2021 kepada para pemimpin, pemerintah, dan orang-orang Tiongkok.

DUNIA | 12 Februari 2021

Amnesti: Polisi Myanmar Gunakan Senapan Mesin saat Hadapi Demonstran

Amnesti International menyatakan pasukan keamanan di Myanmar mengerahkan senapan mesin saat melawan pengunjuk rasa damai.

DUNIA | 12 Februari 2021

WNA di Malaysia Dapat Vaksin Covid-19 Gratis

Warga Negara Asing (WNA) yang tinggal di Malaysia dapat menerima vaksin Covid-19 secara gratis saat program vaksinasi digelar akhir Februari 2021.

DUNIA | 11 Februari 2021

Untuk Wisman Tiongkok, Uzbekistan Perkenalkan Rezim Bebas Visa

Uzbekistan akan memperkenalkan rezim bebas visa sepuluh hari bagi wisatawan dari Tiongkok termasuk wilayah administratif khusus Hong Kong dan Makau

DUNIA | 11 Februari 2021

Qatar Setujui Izin Pakai Vaksin Covid-19 Moderna

Qatar menyetujui penggunaan darurat vaksin Covid-19 buatan Moderna. Pada Rabu (10/2), Qatar berharap untuk segera mulai mengelola vaksin Moderna

DUNIA | 11 Februari 2021

Xi: Konfrontasi AS-Tiongkok Akan Jadi Bencana Dua Negara

Presiden Xi Jinping mengatakan konfrontasi antara Tiongkok dan Amerika Serikat (AS) akan menjadi bencana bagi kedua negara.

DUNIA | 11 Februari 2021

Hadapi Varian Baru Covid-19, WHO Rekomendasikan Vaksin Oxford-AstraZeneca

Panel pakar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah merekomendasikan penggunaan vaksin Covid-19 buatan Oxford-AstraZeneca di tempat varian virus corona beredar.

DUNIA | 11 Februari 2021

Negara-negara Eropa Bersatu Jelang Aturan Privasi Medsos

Uni Eropa setuju untuk mengambil posisi bersama tentang kebijakan privasi yang mengatur WhatsApp milik Facebook dan Skype milik Microsoft.

DUNIA | 11 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS