Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Akibat Hina Raja Thailand, Nenek 63 Tahun Divonis Penjara 43 Tahun

Rabu, 20 Januari 2021 | 12:58 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Bangkok, Beritasatu.com- Seorang nenek berusia 63 tahun ini telah dipenjara selama 43 tahun karena mengkritik keluarga kerajaan Thailand, hukuman terberat negara itu karena menghina monarki. Seperti dilaporkan BBC, Rabu (20/1), mantan pegawai negeri sipil yang hanya dikenal sebagai Anchan itu memposting klip audio dari podcast di media sosial.

Wanita itu mengaku hanya membagikan file audio dan tidak mengomentari kontennya.

Namun hukum lèse-majesté Thailand, yang melarang penghinaan apa pun terhadap monarki, termasuk yang paling ketat di dunia.

Setelah jeda tiga tahun, Thailand menghidupkan kembali undang-undang kontroversial akhir tahun lalu dalam upaya untuk mengekang protes anti-pemerintah berbulan-bulan, dengan para demonstran menuntut perubahan pada monarki.

"Anchan mengaku bersalah atas 29 pelanggaran terpisah dalam berbagi dan memposting klip di YouTube dan Facebook antara 2014 dan 2015," kata pengacaranya kepada kantor berita Reuters.

Aawalnya, Anchan dijatuhi hukuman 87 tahun, tetapi hukuman itu dipotong setengah karena pengakuan bersalahnya.

Anchan termasuk di antara 14 orang yang dituduh melakukan lèse-majesté tak lama setelah junta militer merebut kekuasaan pada tahun 2014, bersumpah untuk membasmi kritik terhadap monarki.

Kelompok itu dituduh mengunggah podcast, populer di kalangan pembangkang, yang mempertanyakan akun resmi monarki. Penulis podcast hanya menjalani dua tahun penjara, dan telah dibebaskan.

Persidangan diadakan secara tertutup dan bukti terhadap terdakwa dirahasiakan dengan alasan keamanan nasional.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ashley Biden Tak Ingin Minta Kerja di Gedung Putih

Ashley Biden mengaku tidak akan bekerja di Gedung Putih atau pemerintahan sang ayah, Joe Biden.

DUNIA | 20 Januari 2021

Trump Minta Parade Militer, Pentagon Menolak

Pentagon menolak permintaan Donald Trump untuk parade perpisahan bergaya militer.

DUNIA | 20 Januari 2021

Hari Terakhir Trump, 400.000 Warga AS Telah Meninggal Akibat Covid-19

Jumlah kematian Covid-19 AS melampaui 400.000 pada hari terakhir kepresidenan Donald Trump.

DUNIA | 20 Januari 2021

Saat Pidato Perpisahan, Trump Klaim Bangun Ekonomi Terbesar dalam Sejarah Dunia

Saat pidato perpisahan, Presiden Amerika Serikat Donald Trump berani mengklaim pemerintahannya membangun "ekonomi terbesar dalam sejarah dunia".

DUNIA | 20 Januari 2021

Melania Trump Sampaikan Pesan Perpisahan

Lewat satu video, Ibu Negara Melania Trump telah menyampaikan “pesan perpisahan” kepada Amerika Serikat (AS),

DUNIA | 20 Januari 2021

Presiden Duterte Setujui Vaksin Pfizer dan Sinovac

Tak melarang vaksin Pfizer, Presiden Filipina Rodrigo Duterte ternyata juga mendukung vaksin Covid-19 buatan Sinovac.

DUNIA | 20 Januari 2021

4 Juta Warga Inggris Dapat Dosis Pertama Vaksin Covid-19

Lebih dari empat juta orang di Inggris telah menerima dosis pertama vaksin virus corona.

DUNIA | 20 Januari 2021

Investigasi Awal Pandemi Covid-19, Panel Pakar Kritik Tiongkok dan Negara Lain

Panel pakar yang ditugaskan oleh WHO telah mengkritik Tiongkok dan negara lain karena tidak bergerak cepat untuk membendung wabah awal virus corona.

DUNIA | 20 Januari 2021

Lady Gaga dan JLo Meriahkan Pelantikan Biden

Lady Gaga dan Jennifer Lopez (J.Lo) akan menjadi bagian dari daftar artis teratas yang akan mengambil bagian dalam upacara pelantikan Joe Biden pada Rabu (20/1).

DUNIA | 20 Januari 2021

Gladi Bersih Pelantikan Biden Terganggu Insiden Kebakaran

Aparat melakukan lockdown sementara saat gladi bersih pelantikan presiden terpilih, Joe Biden, Senin (18/1) akibat insiden kebakaran.

DUNIA | 20 Januari 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS