Pemblokiran Channel Youtube Trump Diperpanjang Seminggu Pascapelantikan
Logo BeritaSatu

Pemblokiran Channel Youtube Trump Diperpanjang Seminggu Pascapelantikan

Rabu, 20 Januari 2021 | 06:38 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump akan dilarang mengunggah (upload) video atau streaming langsung ke saluran YouTube-nya setidaknya selama 7 hari tambahan. Langlah ini dilakukan untuk menghindari kekerasan pada pelantikan presiden AS. Demikian dikatakan Google Alphabet Inc.

YouTube melarang Trump memposting video seminggu lalu karena melanggar kebijakan konten berupa menghasut melakakan kekerasan. Youtube mengatakan bahwa larangan 7 hari adalah hukuman yang diperlukan.

Trump dijadwalkan mengosongkan Gedung Putih pada Rabu (20/1/2021) ketika Presiden terpilih Joe Biden menjabat, dua minggu setelah pendukung Trump menyerbu Capitol AS ketika Kongres mulai mengesahkan hasil pemilihan presiden.

“Mengingat kekhawatiran tentang potensi kekerasan yang sedang berlangsung, saluran Donald J. Trump akan dilarang meng-upload video baru atau streaming langsung selama minimal 7 hari. Seperti yang kita bagikan sebelumnya, komentar akan terus dinonaktifkan tanpa batas waktu di bawah video dari saluran." kata Youtube Selasa (19/1/2021).

Sebelum Youtube, Facebook, Instagram hingga Twitter juga sudah lebih dulu memblokir akun Donald Trump. Tak hanya menutup akun resmi Trump, Twitter juga menutup sejumlah akun terkait dengan orang nomor satu di Amerika Serikat itu.



Sumber: Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Berbeda dengan Varian Inggris dan Afsel, Jerman Temukan Mutasi Baru Covid-19

Varian baru teridentifikasi pada sekelompok pasien rumah sakit (RS) di Bavaria, Jerman.

DUNIA | 20 Januari 2021

Biden Tolak Aturan Trump untuk Cabut Larangan Perjalanan Covid-19

Kemunculan varian virus corona yang lebih menular menjadi alasan bahwa bukan saat yang tepat untuk mencabut pembatasan atas perjalanan internasional.

DUNIA | 20 Januari 2021

Petinggi Partai Republik: Perusuh Capitol Diprovokasi Trump

"Para perusuh telah dicekoki dengan kebohongan," kata senator asal Kentucky itu.

DUNIA | 20 Januari 2021

2 Anggota Garda Nasional Dicopot dari Tim Pengamanan Pelantikan Biden

Dua prajurit Angkatan Darat itu dicurigai terafiliasi ke kelompok ekstremis kanan.

DUNIA | 20 Januari 2021

Lima Pelantikan Presiden Paling Tidak Lazim dalam Sejarah Amerika

Ada presiden Amerika yang dilantik di kabin pesawat dan bahkan di dalam rumah orang tuanya sendiri.

DUNIA | 20 Januari 2021

Dirjen WHO Sebut Ketidakadilan Distribusi Vaksin sebagai "Kegagalan Moral"

Menurut WHO dunia berada di tepi “bencana kegagalan moral” jika negara-negara kaya tidak memastikan distribusi adil dari vaksi untuk memerangi pandemi Covid-19.

DUNIA | 19 Januari 2021

Tokoh Oposisi Rusia Serukan Massa Turun ke Jalan

Kritikus Kremlin Alexei Navalny pada Senin (18/1) mendesak warga Rusia untuk turun ke jalan sebagai protes

DUNIA | 19 Januari 2021

Gunakan Vaksin Sinovac, Brasil Gelar Vaksinasi Massal Covid-19

Brasil memulai program imunisasi nasional Covid-19 pada Senin (18/1) dengan mendistribusikan dosis vaksin dari Sinovac Biotech Tiongkok setelah otorisasi penggunaan darurat.

DUNIA | 19 Januari 2021

Perusuh Capitol Coba Jual Laptop Pelosi ke Rusia

Seorang wanita muda yang dilaporkan mencuri laptop milik pimpinan Demokrat Nancy Pelosi, berniat untuk menjualnya ke agen mata-mata Rusia

DUNIA | 19 Januari 2021

Kepolisian Johor Sita Narkoba Senilai Rp 699 Miliar

Kepolisian Johor menyita narkoba senilai US$ 49,8 juta atau Rp 699 miliar.

DUNIA | 19 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS