Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Studi: Infeksi Covid-19 Munculkan Kekebalan Tubuh Minimal 5 Bulan

Jumat, 15 Januari 2021 | 06:35 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

London, Beritasatu.com - Orang yang telah terinfeksi Covid-19 cenderung memiliki kekebalan tubuh setidaknya selama lima bulan, menurut hasil awal studi baru di Inggris. Ini artinya, pasien sembuh Covid-19 (penyintas), tidak akan terinfeksi ulang paling tidak selama lima bulan dari pertama kali positif Covid-19.

Penemuan awal studi SIREN Public Health England -yang mensurvei ribuan pekerja kesehatan Inggris untuk menentukan apakah infeksi sebelumnya melindungi virus corona di masa depan - menemukan antibodi memberikan tingkat perlindungan 83% terhadap infeksi ulang, dibandingkan orang yang tidak menderita Covid-19 sebelumnya.

"Kekebalan tubuh ini tampaknya bertahan setidaknya lima bulan," kata laporan itu.

Namun infeksi ulang pada orang dengan antibodi jarang terjadi. Penelitian yang diterbitkan Kamis (14/1/2021) menemukan, para ahli mengidentifikasi 44 kemungkinan infeksi ulang di antara 6.614 relawan yang terlibat dalam penelitian tersebut.

"Bukti awal menunjukkan hanya sebagian kecil orang dengan antibodi mungkin masih dapat menularkan virus, menekankan perlunya mengikuti pembatasan virus corona," kata Public Health England.

Studi ini belum pernah ditinjau atau dipublikasikan di jurnal medis mana pun. Para penulis menekankan bahwa hasil tersebut adalah analisis sementara dari data yang dikumpulkan antara Juni dan November 2020. Jadi penelitian dilakukan sebelum penyebaran varian baru di Inggris.

Penasihat medis di Public Health England dan pemimpin studi SIREN, Susan Hopkins, mengatakan bahwa penelitian tersebut telah memberi gambaran jelas tentang sifat perlindungan antibodi terhadap Covid-19, sehingga orang tidak salah memahami temuan awal ini.

“Kami sekarang tahu bahwa kebanyakan dari mereka yang pernah terkena virus, dan mengembangkan antibodi, terlindung dari infeksi ulang, tetapi ini tidak total dan kami belum tahu berapa lama perlindungan itu bertahan. Yang terpenting, kami yakin orang-orang mungkin masih dapat menularkan virus," kata dia.

Menurut Susan Hopkins, meski pasien sembuh Covid-19 kecil kemungkinan terkena infeksi parah, tetapi masih ada risiko dapat tertular dan menularkan ke orang lain. "Sekarang, sangat penting bagi kita semua untuk tetap di rumah, guna melindungi layanan kesehatan kita dan menyelamatkan nyawa."

Studi ini dilakukan ketika vaksin Covid019 yang dikembangkan Pfizer-BioNTech, Moderna dan Universitas Oxford-AstraZeneca sedang diluncurkan di Inggris. Vaksin Pfizer dan Moderna sekitar 95% efektif mencegah infeksi Covid-19, sementara AstraZeneca rata-rata efektif 70%.

Ilmuwan masih belum yakin sampai kapan perlindungan dari vaksin virus corona bisa bertahan. Mereka juga tidak yakin apakah orang yang divaksinasi masih dapat menularkan virus.

Para pemimpin studi SIREN menekankan bahwa laporan awal ini tidak memberikan bukti terhadap antibodi atau respons kekebalan lain dari vaksin Covid-19. Selain itu, tidak ada kesimpulan tentang keefektifannya.

Studi ini akan terus menilai apakah perlindungan dapat bertahan lebih lama. Public Health England memperingatkan bahwa hasil tersebut menunjukkan bahwa orang yang tertular Covid-19 pada gelombang pertama, mungkin rentan untuk tertular lagi.

Studi
Studi SIREN, yang merupakan singkatan SARS-CoV-2 Immunity & Reinfection Evaluation dimulai pada bulan Juni 2020, dan telah melakukan pengujian antibodi dan PCR secara berkala pada 20.787 petugas kesehatan. Peserta melakukan pengujian rutin setiap 2-4 minggu dan menyelesaikan kuesioner 2 minggu sekali tentang gejala virus.

Setelah menemukan bahwa perlindungan antibodi pascainfeksi rata-rata bertahan setidaknya 5 bulan, para ilmuwan sedang mempelajari apakah perlindungan dapat bertahan lebih lama.



Sumber: CNBC


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pertama dalam 6 Bulan, Tiongkok Laporkan Kematian Akibat Covid-19

Hebei melaporkan 81 kasus Covid-19 pada Rabu, sehingga total kasus saat ini menjadi 463.

DUNIA | 15 Januari 2021

DPR: Presiden Trump Ancaman Nyata Bagi Amerika

Sepuluh anggota Partai Republik ikut mendukung pemakzulan Trump di DPR.

DUNIA | 14 Januari 2021

Sejarah Baru, Trump Kembali Dimakzulkan

Sebelumnya, Trump juga dimakzulkan terkait dugaan meminta bantuan Ukraina untuk mendiskreditkan Biden.

DUNIA | 14 Januari 2021

Puluhan Ribu Pasukan Garda Nasional Akan Jaga Gedung Capitol AS

Setidaknya 10.000 anggota Garda Nasional akan berada di Washington DC, Amerika Serikat pada Sabtu (16/1).

DUNIA | 14 Januari 2021

Biden Tunjuk Samantha Power untuk Pos USAID

Presiden Amerika Serikat (AS) terpilih Joe Biden pada Rabu (13/1) mengumumkan bahwa ia telah memilih Samantha Power untuk menempati pos di USAID.

DUNIA | 14 Januari 2021

Sampul Komik Langka Tintin Dijual Hingga Rp 51,5 Miliar di Paris

Lukisan komik langka bergambar Tintin dipamerkan di Paris, Prancis dan akan ditawarkan dengan harga sekitar 2-3 juta euro atau Rp 51,5 miliar.

DUNIA | 14 Januari 2021

Pascabadai Salju, Spanyol Alami Suhu Minus 25 Derajat Celcius

Orang-orang di Spanyol tengah sedang berjuang saat cuaca beku yang ekstrem setelah badai salju lebat pada akhir pekan, yang menyebabkan kondisi berbahaya.

DUNIA | 14 Januari 2021

Pejabat Era Obama Jadi Penasihat Biden Soal Asia

Joe Biden telah memilih pejabat veteran pemerintahan Obama, Kurt Campbell, untuk menjadi pejabat seniornya soal kebijakan Asia.

DUNIA | 14 Januari 2021

Anak Sulung Sultan Oman Jadi Putra Mahkota Pertama

Dhi Yazan bin Haitham, anak tertua Sultan Haitham, menjadi putra mahkota pertama dalam sejarah negara Oman pada Selasa (12/1).

DUNIA | 14 Januari 2021

Berdalih Tak Ingin Menghukum Trump, Pence Tolak Gunakan Amendemen ke-25

Wakil Presiden Mike Pence menolak untuk menggunakan amendemen ke-25 untuk mencopot Donald Trump dari jabatannya

DUNIA | 14 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS