2021, Bharat Biotech India Akan Produksi 700 Juta Dosis Vaksin Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

2021, Bharat Biotech India Akan Produksi 700 Juta Dosis Vaksin Covid-19

Rabu, 6 Januari 2021 | 06:54 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Bengaluru, Beritasatu.com- Bharat Biotech India bertujuan untuk memiliki kapasitas produksi sekitar 700 juta dosis vaksin Covid-19 tahun 2021. Seperti dilaporkan Reuters, Senin (4/1), target itu dikonfirmasi seorang eksekutif puncak perusahaan bioteknologi tersebut.

Bakal vaksin, Covaxin, menerima persetujuan penggunaan darurat dari regulator obat India pada Minggu (3/1), satu langkah yang menghadapi pertanyaan dari para ahli industri dan anggota parlemen oposisi karena kurangnya data kemanjuran.

“Data khasiat dari uji coba tahap akhir perusahaan yang sedang berlangsung harus tersedia pada Maret,” kata Krishna Ella, ketua dan direktur pelaksana Bharat Biotech yang berbasis di Hyderabad, saat pidato daring kepada media pada Senin (4/1).

“Kami memiliki empat fasilitas yang akan datang dan kami berencana (membuat) sekitar 200 juta dosis di Hyderabad, 500 juta dosis di kota-kota lain,” kata Ella.

Perusahaan memiliki 20 juta dosis yang tersedia sejauh ini. Persetujuan untuk Covaxin, yang dikembangkan bersama dengan lembaga pemerintah, dipuji oleh Perdana Menteri Narendra Modi dan para menterinya sebagai keberhasilan dalam upaya kemandirian India.

Ella membela persetujuan tersebut, mengutip beberapa contoh persetujuan otorisasi darurat yang diberikan pada masa lalu hanya berdasarkan data imunogenisitas. Dia mengaku percaya pada kemanjuran Covaxin.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Presiden Republik Afrika Tengah Touadera Menangi Pemilihan Ulang

Presiden Republik Afrika Tengah Touadera memenangi pemilihan ulang.

DUNIA | 6 Januari 2021

Pendiri Alibaba Jack Ma Hanya "Tiarap", tetapi Tidak Hilang

Ma belum terlihat di depan umum sejak dia berbicara pada episode akhir acara televisi di mana ia menjadi bintang tamu utamanya.

DUNIA | 6 Januari 2021

Gawat, Trump Desak Pence Batalkan Kemenangan Biden

Trump berkeras bahwa Pence sebagai ketua sidang penetapan hasil pilpres punya wewenang untuk membatalkan kemenangan Biden.

DUNIA | 6 Januari 2021

Di Portugal, Satu Perawat Meninggal setelah Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer

Portugal sedang menyelidiki kematian mendadak asisten bedah anak di Porto setelah mendapat suntikan vaksin Covid-19 buatan Pfizer/BioNTech

DUNIA | 5 Januari 2021

Iran SIta Kapal Tanker Korsel

Kapal tanker berbendera Korea Selatan disita oleh Korps Pengawal Revolusi Iran.

DUNIA | 5 Januari 2021

Pengadilan London Tolak Ekstradisi Assange ke AS

Pengadilan London menolak ekstradisi pendiri Wikileaks Julian Assange ke Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 5 Januari 2021

Presiden Argentina: Remaja Masalah Besar Penularan Covid-19

Presiden Argentina Alberto Fernandez mengeluhkan remaja sebagai "masalah terbesar" dalam penularan Covid-19.

DUNIA | 5 Januari 2021

Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Tokyo Siapkan Kondisi Darurat

Kota Tokyo menghadapi keadaan darurat karena lonjakan kasus virus corona saat Jepang bersiap menjadi tuan rumah Olimpiade.

DUNIA | 5 Januari 2021

Bendung Lonjakan Kasus Covid-19, PM Thailand Desak Warga Tinggal di Rumah

PM Thailand Prayuth Chan-ocha mendesak masyarakat tinggal di rumah untuk menahan lonjakan Covid-19.

DUNIA | 5 Januari 2021

Makin Panas, Partai Republik Terbelah di Kongres

Kongres Amerika akan bersidang lusa untuk menetapkan hasil pilpres, dan diperkirakan akan berjalan panas.

DUNIA | 5 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS