Terburuk, AS Kehilangan 18.400 Nyawa karena Covid-19 dalam Seminggu
Logo BeritaSatu

Terburuk, AS Kehilangan 18.400 Nyawa karena Covid-19 dalam Seminggu

Selasa, 5 Januari 2021 | 07:09 WIB
Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP

Washington, Beritasatu.com - Desember adalah bulan paling mematikan akibat pandemi corona di Amerika Serikat (AS) dengan hampir 78.000 kematian. Pejabat kesehatan memperingatkan bahwa akan lebih banyak orang meninggal pada Januari meskipun vaksin telah diluncurkan.

Pada pekan yang berakhir 3 Januari, lebih 18.400 orang meninggal karena Covid-19, menjadikan total 351.000 kematian, atau satu dari setiap 930 penduduk AS, menurut analisis Reuters tentang laporan negara bagian.

AS melaporkan hampir 1,5 juta infeksi baru minggu lalu, naik 16,5% dari tujuh hari sebelumnya. Banyaknya pusat pengujian ditutup pada liburan akhir tahun, kemungkinan mengurangi jumlah kasus yang dilaporkan minggu lalu.

Pejabat kesehatan telah memperingatkan bahwa angka minggu ini mungkin sangat tinggi karena tumpukan data.

Lebih dari 126.000 pasien Covid-19 saat ini berada di rumah sakit, naik 25% dari satu bulan lalu. Meningkatnya jumlah pasien rawat inap, yang mencapai rekor hampir setiap hari dalam beberapa pekan terakhir, adalah alasan utama para ahli kesehatan memprediksi peningkatan kematian dalam beberapa minggu mendatang.

Meski ada imbauan menghindari bepergian pada liburan, bandara AS melakukan screening pada 1,3 juta orang pada Minggu (3/1/2021) tertinggi sejak pertengahan Maret 2020.



Sumber: Reuters


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Otoritas Beijing Vaksinasi Ribuan Orang

Ribuan orang mengantre di Beijing, Tiongkok untuk menerima vaksin Covid-19.

DUNIA | 5 Januari 2021

PM Inggris Berlakukan Lockdown Nasional Perangi Varian Baru Covid-19

Pada Senin, Inggris mencatat 58.784 kasus baru, dan melaporkan lebih 50.000 kasus varian baru selama 7 hari berturut-turut.

DUNIA | 5 Januari 2021

Korban Tewas Akibat Atap Runtuh di India Jadi 23 Orang

Jumlah korban tewas akibat atap runtuh di satu krematorium di negara bagian Uttar Pradesh, India utara pada Minggu (3/1) bertambah menjadi 23 orang.

DUNIA | 4 Januari 2021

Sudah 2 Bulan, Miliader Jack Ma Hilang Misterius

Jack Ma hilang misterius dan tidak terlihat di depan umum selama dua setelah melakukan pelanggaran terhadap Presiden Xi Jinping karena pidato anti-regulasi

DUNIA | 4 Januari 2021

265 Migran Diselamatkan dari Laut Mediterania

Kapal kemanusiaan, Open Arms menyelamatkan 265 migran dari Laut Mediterania.

DUNIA | 4 Januari 2021

Saudi Cabut Larangan Akses Penerbangan Internasional, Darat dan Laut

Arab Saudi pada Minggu (3/1) mengumumkan pencabutan larangan semua penerbangan internasional serta akses masuk darat dan laut, terkait aturan pembatasan pandemi Covid-19.

DUNIA | 4 Januari 2021

Menkes India: Vaksin Covid-19 Gratis Tersedia di Seluruh Negeri

Menteri Kesehatan India Harsh Vardhan mengatakan bahwa vaksin Covid-19 akan tersedia gratis di seluruh negeri.

DUNIA | 4 Januari 2021

Untuk 2021, Majelis Umum PBB Setujui Anggaran Rp 45,8 Triliun

Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNGA) menyetujui dana US$ 3,231 miliar atau Rp 45,84 triliun untuk anggaran reguler tahun 2021.

DUNIA | 4 Januari 2021

Berpotensi Ricuh, ini Tata Cara Sidang Kongres Penetapan Hasil Pilpres Amerika

Sedikitnya 11 politisi Partai Republik sudah resmi mengatakan akan menolak hasil penghitungan suara .

DUNIA | 4 Januari 2021

Nancy Pelosi Terpilih Kembali Jadi Ketua DPR AS

Nancy Pelosi dari California terpilih kembali sebagai ketua Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat (AS).

DUNIA | 4 Januari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS