AstraZeneca-Oxford Jawab Kritikan atas Tes Vaksin Covid-19 Mereka
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

AstraZeneca-Oxford Jawab Kritikan atas Tes Vaksin Covid-19 Mereka

Jumat, 27 November 2020 | 07:12 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

London, Beritasatu.com - Menghadapi kritik atas vaksinnya, AstraZeneca dan University of Oxford mengatakan bahwa tes yang mereka lakukan menggunakan "standard tertinggi" dan analisis susulan akan dilakukan untuk memperkuat akurasi data.

Saham AstraZeneca turun 6% pekan ini setelah timbul tanda tanya atas efektivitas vaksin mereka, yang diklaim 70%% efektif menangkal Covid-19. Angka 70% didapatkan dari median dua kelompok dengan efektivitas 90% pada kelompok yang secara "tidak sengaja" mendapatkan dosis kecil dan kelompok dengan efektivitas 62% tetapi mendapatkan dosis lebih tinggi.

Pascal Soriot, CEO AstraZeneca, mengatakan pihaknya akan melakukan tes global tambahan untuk mengevaluasi vaksin yang mereka kembangkan.

Kepala Operasi Warp Speed Pemerintah AS Moncef Slaoui mempertanyakan perbandingan efektivitas dengan jumlah subyek. Angka efektivitas 90% didapatkan dari kelompok berisiko paling rendah, yaitu 2.741 orang berusia di bawah 55 tahun. Sedangkan kelompok dengan efektivitas 62% berjumlah 8.895 subyek.

Mayoritas pengkritik vaksin AstraZeneca berasal dari AS, yang juga mengembangkan vaksin Covid-19. Hal ini menimbulkan kecurigaan persaingan antara produsen vaksin. AS diketahui memiliki dua vaksin dalam pengembangan: Pfizer-BioNTech dan Moderna, di mana keduanya diklaim memiliki efektivitas di atas 90%.

Berbeda dengan vaksin dari AS, vaksin Oxford-AstraZeneca disebut lebih mudah diproduksi dan didistribusikan, serta tidak membutuhkan biaya tinggi. Vaksin ini akan dijual di kisaran US$ 3 hingga US$ 5 per dosis, sementara Pfizer di kisaran US$ 20 per dosis dan Moderna sekitar US$ 32-US$ 37 per dosis.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kesalahan Teknis, Facebook Ganti Rugi Sejumlah Pengiklan

Conversion lift Facebook mengalami kendala (glitch) yang mempengaruhi ribuan iklan dalam periode antara Agustus 2019-Agustus 2020.

DUNIA | 27 November 2020

Pemerintah Kecam Terulangnya Penyiksaan kepada TKI di Malaysia

Seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) sektor domestik berinisial MH telah mengalami berbagai penyiksaan dari majikannya di wilayah Kuala Lumpur, Malaysia.

DUNIA | 26 November 2020

Maradona, Sang Legenda Pahlawan Kaum Kiri Amerika Latin

Maradona mempertimbangkan untuk terjun ke dunia politik

DUNIA | 26 November 2020

Dalam 24 Jam, 2.000 Pengidap Covid-19 di AS Meninggal

Kematian harian di Amerika Serikat (AS) akibat Covid-19 melampaui 2.000 orang untuk pertama kalinya sejak Mei.

DUNIA | 26 November 2020

Untuk Politik LN, Joe Biden Tunjuk 3 Penasihat Berpengalaman

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden menunjuk tiga penasihat berpengalaman untuk strategi politik luar negeri AS.

DUNIA | 26 November 2020

Joe Biden Resmi Mulai Transisi Pemerintahan AS

Presiden terpilih Amerika Serikat (AS), Joe Biden, resmi memulai transisi kekuasaan setelah badan pemerintah federal mengumumkannya sebagai pemenang pemilu 2020

DUNIA | 26 November 2020

AS Pertimbangkan Cabut Larangan Perjalanan dari Eropa dan Brasil

Namun rencana itu tidak berlaku pada perjalanan warga non-AS dari Tiongkok atau Iran.

DUNIA | 26 November 2020

Desember 2020, 6,4 Juta Dosis Vaksin Pfizer Siap Dikirim

Produsen vaksin Pfizer menyatakan 6,4 juta dosis vaksin siap dikirim ke wilayah Amerika Serikat (AS) pada pertengahan Desember 2020.

DUNIA | 26 November 2020

Prancis Mulai Longgarkan Lockdown Covid-19

Warga Prancis akan menikmati lebih banyak kebebasan untuk berolahraga di luar ruangan dimulai Sabtu (28/11).

DUNIA | 26 November 2020

2021, Spanyol Siap Vaksinasi Covid-19 Nasional

Menteri Kesehatan Spanyol Salvador Illa, Selasa, menyampaikan rencana untuk melakukan vaksinasi Covid-19 pada 2021.

DUNIA | 26 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS