KTT ASEAN-India, Jokowi Ajak Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan dan Digital
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 502.788 (4.65)   |   COMPOSITE 6122.88 (45.91)   |   DBX 1370.08 (6.4)   |   I-GRADE 175.932 (2.01)   |   IDX30 492.65 (5.36)   |   IDX80 132.743 (1.46)   |   IDXBUMN20 383.43 (5.77)   |   IDXESGL 136.189 (1.17)   |   IDXG30 136.661 (1.31)   |   IDXHIDIV20 439.142 (4.16)   |   IDXQ30 142.658 (1.28)   |   IDXSMC-COM 284.07 (1.29)   |   IDXSMC-LIQ 340.315 (4.03)   |   IDXV30 130.843 (1.67)   |   INFOBANK15 1002.8 (10.83)   |   Investor33 425.077 (4.4)   |   ISSI 180.015 (1.37)   |   JII 610.57 (6.12)   |   JII70 214.597 (2.04)   |   KOMPAS100 1179.92 (12.31)   |   LQ45 924.668 (10.2)   |   MBX 1646.91 (13.21)   |   MNC36 314.484 (3.35)   |   PEFINDO25 314.75 (0.73)   |   SMInfra18 301.265 (1.98)   |   SRI-KEHATI 359.316 (3.43)   |  

KTT ASEAN-India, Jokowi Ajak Tingkatkan Kerja Sama Kesehatan dan Digital

Kamis, 12 November 2020 | 22:15 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) optimistis ASEAN dan India dapat memperkuat kerja sama dalam berbagai bidang untuk menghadapi berbagai tantangan yang akan menghadang di masa mendatang. Terutama di bidang kesehatan dan digital.

Menurut Jokowi, berbagai perubahan penting telah terjadi di kawasan Indo-Pasifik dan dunia. Hal tersebut memberi kesempatan bagi negara-negara ASEAN untuk semakin memperkokoh kemitraan dengan negara-negara lain di kawasan sekitar, termasuk dengan India.

Karena itu, Jokowi berpandangan India dapat menjadi mitra strategis ASEAN dalam penguatan kapasitas medis di kawasan. Utamanya untuk mengelola atau menangani pandemi di masa ini, seperti peningkatan kapasitas pembuatan obat dan vaksin, bahan baku obat, hingga penelitian dan pengembangan di bidang kesehatan.

"Kita harus mendorong akses kesehatan dengan harga terjangkau bagi semua, affordable health care for all," kata Jokowi saat menyampaikan pidato secara virtual dalam KTT ke-17 ASEAN-India dari Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Kamis (12/11/2020).

Selain di bidang kesehatan, kata Jokowi, kemitraan ASEAN dan India dapat diarahkan bagi pemulihan ekonomi akibat dampak pandemi Covid-19. Dewasa ini, platform digital yang tengah dan terus berkembang mampu mendorong pergerakan ekonomi.

India, sebagai salah satu negara dengan ekosistem ekonomi digital yang besar dan bertumbuh cepat, menurut presiden dapat memperluas kerja samanya dengan negara-negara ASEAN yang juga tengah mengembangkan potensi ekonomi digital.

Kolaborasi terhadap peningkatan keamanan siber dan ranah digital juga sangat dibutuhkan. Oleh karena itu, Kepala Negara menyambut baik program beasiswa India bagi 1.000 ilmuwan ASEAN.

"Saya sangat menyambut baik program beasiswa doktoral di Indian Institutes of Technology bagi 1.000 ilmuwan ASEAN, prakarsa Yang Mulia (Perdana Menteri Modi) cetuskan di tahun 2018. Kolaborasi ini dapat terus memperkuat dasar bagi kerja sama digital ASEAN-India," ujar Jokowi.

Selain itu, Kepala Negara mengungkapkan pemulihan ekonomi mengharuskan kita untuk memperluas perdagangan. Kepala Negara percaya bahwa di saat yang tepat India dapat bergabung dengan perjanjian kemitraan ekonomi komprehensif regional (RCEP) untuk bersama meningkatkan daya saing dan rantai pasok di Indo-Pasifik.

"Perluasan konektivitas India dengan ASEAN adalah kunci penguatan kerja sama di berbagai bidang," terang Jokowi.

Mengakhiri sambutannya, Jokowi percaya bahwa ASEAN Outlook on the Indo-Pacific dapat berperan menjadikan Indo-Pasifik kawasan yang stabil, aman, dan damai. Sinergi antara ASEAN Outlook dengan Indian-Pacific Ocean Initiative akan memperkuat kerja sama ASEAN-India.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Korea Semakin Erat dan Kuat

Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan pada hari Kamis (12/11/2020) menyepakati untuk menjaga serta meningkatkan kerja sama ekonomi dan bisnis.

DUNIA | 12 November 2020

Jokowi Optimistis ASEAN-Korea Selatan Mampu Tanggulangi Pandemi Covid-19

Jokowi optimistis kemitraan strategis ASEAN-Korea Selatan dapat berkontribusi bagi upaya melawan pandemi dan pemulihan ekonomi di kawasan.

DUNIA | 12 November 2020

KTT ASEAN-Jepang, Presiden Jokowi Ajak Fokus Pemulihan Ekonomi Kawasan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak ASEAN dan Jepang untuk fokus pada pemulihan ekonomi kawasan yang terdampak pandemi Covid-19.

DUNIA | 12 November 2020

Jokowi Sampaikan Tiga Hal Ini agar ASEAN Keluar dari Pandemi

Jokowi berpandangan transformasi dari cara-cara konvensional menuju ekonomi berbasis digital merupakan hal krusial yang saat ini harus dilakukan.

DUNIA | 12 November 2020

Jokowi Sambut Kerangka Kerja Sama ASEAN Travel Corridor Agreement

Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyambut baik rencana dikeluarkannya ASEAN Declaration on an ASEAN Travel Corridor Arrangement (TCA) Framework.

DUNIA | 12 November 2020

Jokowi Sambut Baik Rencana Kerja Sama ASEAN Travel Corridor Agreement

Pengaturan ASEAN Travel Corridor tersebut sebelumnya telah diusulkan Presiden Jokowi pada KTT ke-36 ASEAN pada 26 Juni 2020 lalu.

DUNIA | 12 November 2020

Jokowi Hadiri KTT ke-37 ASEAN Secara Virtual

Pada KTT kali ini, Vietnam bertindak selaku tuan rumah.

DUNIA | 12 November 2020

Lampaui 1 Juta, Italia Gabung 10 Besar Dunia Kasus Terbanyak Covid-19

Hingga kini Italia melaporkan 42.953 kematian, jumlah tertinggi kedua di Eropa setelah Inggris.

DUNIA | 12 November 2020

Penasihat Biden Urusan Covid-19: Penutupan AS 6 Minggu Kendalikan Pandemi

Cuaca dingin juga mendorong orang masuk ke dalam ruangan sehingga virus dapat menyebar lebih mudah.

DUNIA | 12 November 2020

Satu dari Lima Penyintas Covid-19 Alami Penyakit Mental

Banyak penyintas (orang yang telah sembuh) Covid-19 kemungkinan berisiko lebih besar mengalami penyakit mental berdasarkan hasil studi para psikiatri, Senin (9/11).

DUNIA | 11 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS