Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Korea Semakin Erat dan Kuat
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.204 (-2.06)   |   COMPOSITE 6290.8 (-32.05)   |   DBX 1362.34 (-1)   |   I-GRADE 180.342 (-1.16)   |   IDX30 506.102 (-3.59)   |   IDX80 136.192 (-1.32)   |   IDXBUMN20 397.025 (-3.48)   |   IDXESGL 139.555 (-0.83)   |   IDXG30 142.425 (-1.56)   |   IDXHIDIV20 448.193 (-3.29)   |   IDXQ30 145.469 (-0.81)   |   IDXSMC-COM 298.549 (-2.25)   |   IDXSMC-LIQ 357.569 (-6.36)   |   IDXV30 134.488 (-2.08)   |   INFOBANK15 1048.13 (3.23)   |   Investor33 435.467 (-1.63)   |   ISSI 181.572 (-2.16)   |   JII 618.362 (-9.56)   |   JII70 218.204 (-3.25)   |   KOMPAS100 1215.76 (-9.91)   |   LQ45 948.468 (-7.11)   |   MBX 1702.13 (-9.99)   |   MNC36 323.237 (-1.37)   |   PEFINDO25 323.55 (-1.68)   |   SMInfra18 308.555 (-4.24)   |   SRI-KEHATI 369.754 (-1.01)   |  

Kerja Sama Ekonomi Indonesia-Korea Semakin Erat dan Kuat

Kamis, 12 November 2020 | 21:35 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Seoul, Beritasatu.com - Pemerintah Indonesia dan Korea Selatan pada hari Kamis (12/11/2020) menyepakati untuk menjaga serta meningkatkan kerja sama ekonomi dan bisnis. Hal ini dilakukan karena kedua negara menyadari bahwa kolaborasi adalah strategi kunci untuk bersama-sama mengatasi dampak ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Delegasi Indonesia yang dipimpin oleh Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia bertemu dengan Menteri Perindustrian Korea Selatan Sung Yun-mo di Seoul, Korea Selatan. Keduanya berbagi ide tentang perluasan investasi antara kedua negara. Pertemuan ini juga merupakan tindak lanjut kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Korea Selatan pada bulan November 2019 lalu.

Bahlil menyampaikan bahwa di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, upaya percepatan dalam menjaga dan menarik investor justru semakin diperlukan. Pemerintah Indonesia juga terus mendorong investasi strategis dan berkualitas masuk ke Indonesia. BKPM berkomitmen memfasilitasi investor Korea Selatan yang masuk ke Indonesia. Investor hanya perlu datang membawa modal dan teknologi, sedangkan masalah lahan dan perizinan akan didukung penuh oleh Pemerintah Indonesia.

"Sesuai arahan Bapak Presiden, Indonesia harus bergerak cepat menuju transformasi ekonomi. Inilah momentum untuk membangun industri-industri yang menciptakan nilai tambah. Dan Korea Selatan menjadi salah satu mitra strategis Indonesia dalam mewujudkan hal tersebut," jelas Bahlil.

Keduanya juga membahas perbaikan iklim usaha untuk perusahaan-perusahaan Korea yang berinvestasi di Indonesia, seperti di industri baja, kimia, mobil, dan tekstil.

"Kami menilai Indonesia semakin baik dalam membangun iklim usaha yang menguntungkan kedua belah pihak," ujar Sun Yung-mo.

Jika merujuk pada peringkat kemudahan berusaha atau Ease of Doing Business (EoDB) yang dikeluarkan oleh Bank Dunia, saat ini Indonesia berada di peringkat 73. Dari 11 indikator yang menjadi kajian dalam EoDB, ada beberapa hal yang masih harus Indonesia perbaiki, di antaranya memulai berusaha. Kepala BKPM meyakini Undang-undang No.11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja atau yang dikenal dengan UU Cipta Kerja yang baru disahkan akan menjamin kemudahan, kecepatan, efisiensi, dan kepastian dalam memulai berusaha. Juga dalam berbagai aspek yang berkaitan dengan iklim investasi.

"Seperti yang selalu saya sampaikan, UU Cipta Kerja adalah reformasi regulasi yang kita butuhkan. Pelaku usaha, baik dalam maupun luar negeri, membutuhkan jaminan kemudahan berusaha dan iklim investasi yang sehat. Jika ini terjadi, pada akhirnya akan menciptakan lapangan kerja yang negara harus hadirkan," tegas salah satu anggota kabinet termuda ini.

Indonesia dan Korea Selatan telah membuat Perjanjian Kemitraan Ekonomi Komprehensif (CEPA) pada November tahun lalu dan saat ini sedang menunggu tindak lanjut implementasinya. CEPA setara dengan perjanjian perdagangan bebas, tetapi berfokus pada lingkup kerja sama ekonomi yang lebih luas. Melalui CEPA ini, diharapkan hubungan Indonesia dan Korea Selatan dapat terus terjalin dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi kedua negara.

Sepanjang periode Januari-September 2020, BKPM mencatat realisasi investasi asal Korea Selatan berada pada peringkat ke-7 dengan total investasi sebesar USD683 juta. Sebanyak 70% realisasi investasi Korea Selatan tersebut terpusat di Pulau Jawa, dengan sektor investasi yang mendominasi antara lain Listrik, Gas Air (USD228,4 juta); Industri Kimia dan Farmasi (USD148,4 juta); Industri Tekstil (USD60,8 juta); Industri Barang Kulit dan Alas Kaki (USD50,9 juta); dan Industri makanan (USD14,8 juta). Saat ini ada sekitar 2.000 perusahaan Korea Selatan dari berbagai sektor yang telah berinvestasi dan beroperasi di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jokowi Optimistis ASEAN-Korea Selatan Mampu Tanggulangi Pandemi Covid-19

Jokowi optimistis kemitraan strategis ASEAN-Korea Selatan dapat berkontribusi bagi upaya melawan pandemi dan pemulihan ekonomi di kawasan.

DUNIA | 12 November 2020

KTT ASEAN-Jepang, Presiden Jokowi Ajak Fokus Pemulihan Ekonomi Kawasan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak ASEAN dan Jepang untuk fokus pada pemulihan ekonomi kawasan yang terdampak pandemi Covid-19.

DUNIA | 12 November 2020

Jokowi Sampaikan Tiga Hal Ini agar ASEAN Keluar dari Pandemi

Jokowi berpandangan transformasi dari cara-cara konvensional menuju ekonomi berbasis digital merupakan hal krusial yang saat ini harus dilakukan.

DUNIA | 12 November 2020

Jokowi Sambut Kerangka Kerja Sama ASEAN Travel Corridor Agreement

Presiden Joko Widodo (Jokowi), menyambut baik rencana dikeluarkannya ASEAN Declaration on an ASEAN Travel Corridor Arrangement (TCA) Framework.

DUNIA | 12 November 2020

Jokowi Sambut Baik Rencana Kerja Sama ASEAN Travel Corridor Agreement

Pengaturan ASEAN Travel Corridor tersebut sebelumnya telah diusulkan Presiden Jokowi pada KTT ke-36 ASEAN pada 26 Juni 2020 lalu.

DUNIA | 12 November 2020

Jokowi Hadiri KTT ke-37 ASEAN Secara Virtual

Pada KTT kali ini, Vietnam bertindak selaku tuan rumah.

DUNIA | 12 November 2020

Lampaui 1 Juta, Italia Gabung 10 Besar Dunia Kasus Terbanyak Covid-19

Hingga kini Italia melaporkan 42.953 kematian, jumlah tertinggi kedua di Eropa setelah Inggris.

DUNIA | 12 November 2020

Penasihat Biden Urusan Covid-19: Penutupan AS 6 Minggu Kendalikan Pandemi

Cuaca dingin juga mendorong orang masuk ke dalam ruangan sehingga virus dapat menyebar lebih mudah.

DUNIA | 12 November 2020

Satu dari Lima Penyintas Covid-19 Alami Penyakit Mental

Banyak penyintas (orang yang telah sembuh) Covid-19 kemungkinan berisiko lebih besar mengalami penyakit mental berdasarkan hasil studi para psikiatri, Senin (9/11).

DUNIA | 11 November 2020

Presiden Ukraina Terinfeksi Covid-19

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengumumkan pada Senin bahwa ia dinyatakan positif mengidap virus corona baru atau Covid-19.

DUNIA | 11 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS