Putin, Xi Jinping, Bolsonaro, Erdogan Belum Ucapkan Selamat ke Biden
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 525.662 (-0.19)   |   COMPOSITE 6338.51 (20.69)   |   DBX 1329.17 (13.03)   |   I-GRADE 184.48 (-0.19)   |   IDX30 515.715 (0.41)   |   IDX80 138.838 (-0.03)   |   IDXBUMN20 409.612 (-1.08)   |   IDXESGL 142.422 (-0.38)   |   IDXG30 145.816 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 454.583 (0.64)   |   IDXQ30 147.765 (0.09)   |   IDXSMC-COM 298.595 (-0.51)   |   IDXSMC-LIQ 365.651 (-2.93)   |   IDXV30 136.758 (-0.11)   |   INFOBANK15 1078.32 (-6.36)   |   Investor33 444.53 (0.07)   |   ISSI 183.756 (1.09)   |   JII 631.17 (2.63)   |   JII70 223.177 (0.26)   |   KOMPAS100 1240.03 (1.04)   |   LQ45 967.718 (-0.06)   |   MBX 1724.61 (3.72)   |   MNC36 328.799 (0.24)   |   PEFINDO25 328.487 (-1.79)   |   SMInfra18 313.342 (1.77)   |   SRI-KEHATI 378.358 (-0.22)   |  

Putin, Xi Jinping, Bolsonaro, Erdogan Belum Ucapkan Selamat ke Biden

Rabu, 11 November 2020 | 10:39 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / FMB

Washington, Beritasatu.com - Mantan wakil presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden telah diumumkan sebagai presiden terpilih oleh berbagai media utama AS lewat perhitungan suara sah negara bagian. Banyak pemimpin dunia telah menyampaikan ucapan selamat atas kemenangan Biden, tapi sebagian masih memilih diam atau menunda pernyataannya.

Salah satu yang menonjol adalah Presiden Rusia Vladimir Putin, selain itu Presiden Tiongkok Xi Jinping, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Brasil Jair Bolsonaro, yang keempatnya belum memberi selamat kepada Biden dan dianggap memiliki dinamika tersendiri dalam hubungan dengan Trump.

Kremlin, Senin (9/11/2020) mengatakan prematur untuk mengakui Biden pada titik ini, meskipun organisasi media AS telah menyatakan keunggulannya pada Sabtu (7/11/2020).

“Kami yakin benar adanya untuk menunggu hasil resmi pemilu diumumkan,” kata juru bicara pemerintah Rusia (Kremlin), Dmitry Peskov, dikutip dari kantor berita TASS.

“Kami berharap kita akan mampu menjalin dialog dengan presiden AS selanjutnya dan sepakat bersama-sama menormalkan hubungan bilateral kita,” lanjut Peskov.

Selama kampanye presiden tahun 2016, Trump berbicara tentang hubungan pribadinya dengan Putin, tapi kemudian membantah pernah bertemu pemimpin Rusia itu. Hubungan keduanya pernah tegang, terutama karena adanya bukti terkait upaya Rusia untuk mengintervensi hasil pemilu AS yang memenangkan Trump.

BBC menyebut belum adanya ucapan selamat dari Moskwa mencerminkan fakta bahwa negara itu tidak senang dengan hasil pemilu AS. Biden adalah pengkritik Moskwa yang vokal dan baru-baru ini mengindentifikasi Rusia sebagai ancaman terbesar untuk Amerika, sedangkan Trump jarang mengkritik Rusia atau Putin.

Presiden Tiongkok Xi Jinping mengirimkan ucapan selamat kepada Trump pada 2016 saat hari pengumuman hasil suara. Tapi, Tiongkok kali ini tampak tidak bergeming atas hasil pemilu AS.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Wang Wenbin menyebut pengumuman kemenangan Biden pada Senin (9/11/2020), tapi mengatakan Beijing akan mengamati dan mengikuti prosedur dan hukum AS.

Biden diperkirakan akan lebih terukur dan bernuansa dalam pendekatannya kepada Tiongkok, tapi tetap mempertahankan sikap keras. Sebaliknya, Trump selama ini selalu mengkritik tajam Tiongkok atas virus corona dan terlibat perang dagang.

Sementara itu, Presiden Turki, Erdogan, juga belum berkomentar atas hasil pemilu AS. Trump sempat memuji Erdogan atas penanganan atas upaya kudeta yang gagal, meskipun terjadi tindakan keras besar-besaran kepada oposisi.

Di pihak lain, Presiden Brasil Jair Bolsonaro sering kali dianggap sekutu Trump, bahkan kerap digambarkan sebagai “Trump dari negara tropis”. Belum adanya ucapan selamat dari Bolsonaro sejauh ini tidak mengejutkan. Dia telah berselisih paham dengan Biden di masa lalu, menggambarkan seruan selama debat pemilihan agar AS mendorong Brasil untuk melindungi hutan hujan Amazon sebagai bencana dan tidak perlu.

Media Brasil melaporkan bahwa Bolsonaro akan menunggu sampai gugatan hukum Trump selesai sebelum membahas isu tersebut.

Negara tetangga AS, Meksiko, juga belum terdengar menyampaikan ucapan selamat untuk Biden. Presiden Meksiko Andres Manuel Lopez Obrador dan Trump disebut berusaha mempertahankan hubungan baik, sekalipun ada ketegangan terkait kebijakan keras presiden terhadap migran dan khususnya pembangunan tembok di perbatasan kedua negara.



Sumber: BBC, NPR, CNN


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Trump Hambat Transisi Pemerintahan Biden

Jaksa Agung William Barr memberi otoritas kepada Departemen Kehakiman untuk membuktikan tuduhan kecurangan suara.

DUNIA | 11 November 2020

Kabar Gembira, Vaksin Pfizer-BioNTech 90% Efektif

Vaksin Pfizer-BioNTech kemungkinan akan tersedia terbatas akhir Desember dan tersedia luas akhir triwulan ketiga 2021.

DUNIA | 10 November 2020

Biden Akan “Normalkan” Tatanan Dunia yang Dirusak Trump

Trump selalu menerapkan pola hubungan transaksional ketika menjalin hubungan dengan negara lain, termasuk sekutu utama Amerika di Eropa Barat.

DUNIA | 9 November 2020

Melania dan Jared Kushner Minta Trump Terima Kekalahan dari Biden

Jared Kushner dan ibu negara Melania Trump meminta Donald Trump untuk menerima kekalahan dari Presiden Terpilih Joe Biden.

DUNIA | 9 November 2020

Partai Suu Kyi Klaim Menangi Pemilu Myanmar

Partai berkuasa pimpinan Aung San Suu Kyi di Myanmar mengklaim telah memenangi kursi yang cukup di parlemen guna membentuk pemerintahan.

DUNIA | 9 November 2020

Menlu Retno Resmikan Platform Digital Forum Bisnis INA-LAC

Forum bisnis INA-LAC kedua ini berlangsung secara hibrid (tatap muka dan virtual) selama tiga hari pada 9-11 November 2020.

DUNIA | 9 November 2020

Kapan Hasil Resmi Pilpres Amerika Diumumkan? Berikut Kronologinya

Butuh waktu sekitar dua bulan bagi Amerika untuk memutuskan presiden terpilih setelah hari pemilihan.

DUNIA | 9 November 2020

AS Negara Pertama Tembus 10 Juta Kasus Covid-19

AS menyumbang seperlima kasus Covid-19 di seluruh dunia yang menembus 50 juta kasus di hari yang sama.

DUNIA | 9 November 2020

Setelah Lonjkan 30 Hari, Kasus Covid-19 Global Tembus 50 Juta

nfeksi virus corona atau Covid-19 global melebihi 50 juta pada Minggu (8/11).

DUNIA | 9 November 2020

Pendukung Biden Berpesta, Fans Trump Serukan Protes

Ribuan pendukung Joe Biden tumpah ruah di jalan-jalan di luar Gedung Putih, Sabtu (7/11).

DUNIA | 9 November 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS