Oposisi Thailand Desak PM Prayut Mundur
INDEX

BISNIS-27 540.837 (-8.19)   |   COMPOSITE 6428.31 (-54.9)   |   DBX 1183.86 (16.52)   |   I-GRADE 188.148 (-2.58)   |   IDX30 539.476 (-8.89)   |   IDX80 144.979 (-1.68)   |   IDXBUMN20 440.639 (-3.89)   |   IDXESGL 147.926 (-1.09)   |   IDXG30 146.726 (-1.41)   |   IDXHIDIV20 473.385 (-7.91)   |   IDXQ30 152.644 (-1.92)   |   IDXSMC-COM 299.578 (-0.96)   |   IDXSMC-LIQ 376.282 (-1.41)   |   IDXV30 152.705 (-1.81)   |   INFOBANK15 1086.82 (-23.03)   |   Investor33 459.04 (-6.31)   |   ISSI 190.39 (-0.94)   |   JII 671.594 (-3.85)   |   JII70 236.079 (-1.46)   |   KOMPAS100 1294.89 (-15.54)   |   LQ45 1002.38 (-13.63)   |   MBX 1785.38 (-21.17)   |   MNC36 340.467 (-4.76)   |   PEFINDO25 342.936 (-2.7)   |   SMInfra18 325.457 (-0.02)   |   SRI-KEHATI 391.973 (-5.4)   |  

Oposisi Thailand Desak PM Prayut Mundur

Selasa, 27 Oktober 2020 | 08:16 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Bangkok, Beritasatu.com- Oposisi meminta Perdana Menteri (PM) Thailand Prayut Chan-ocha untuk berhenti memanfaatkan monarki dan membenarkan kekuasaannya. Oposisi juga mendesak PM agar mengundurkan diri.

Pernyataan itu disampaikan dalam sesi khusus parlemen untuk membahas aksi protes di Thailand yang telah berlangsung berbulan-bulan.

“PM adalah penghalang dan beban utama negara. Tolong mengundurkan diri dan semuanya akan berakhir baik,” kata pemimpin oposisi Partai Pheu Thai, Sompong Amornvivat, sebagai partai tunggal terbesar dalam parlemen, Senin (26/10).

Sompong mengatakan Prayut harus mundur sebagai tanggung jawab dalam kesalahan penanganan protes karena memakai meriam air ke arah demonstran pada 16 Oktober dan mengeluarkan dekrit khusus dalam rangka mengakhiri unjuk rasa di luar Gedung Pemerintah pada 14 Oktober.

Sompong juga menyerukan pembebasan para demonstran yang ditahan sebagai isyarat niat baik untuk mengakhiri kebuntuan. Dia mendesak Prayut bersikap terbuka atas tuntutan demonstran pemuda dan berhenti menunda proses penyusunan konstitusi baru.

Sementara itu, anggota oposisi Partai Move Forward menuding Prayut berusaha menggunakan monarki untuk tetap berkuasa, terutama terkait insiden saat iring-iringan mobil kerajaan yang dipakai untuk membenarkan langkah darurat keras pada 15 Oktober.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kabar Baik! Vaksin Covid-19 AstraZeneca Hasilkan Respons Kekebalan di Lansia

Pengumuman tersebut kemungkinan akan meningkatkan harapan pengembangan vaksin Covid sebelum akhir tahun.

DUNIA | 27 Oktober 2020

Sekjen PBB: Ratifikasi Jadi Komitmen Besar Menuju Penghapusan Total Senjata Nuklir

“Ini mewakili komitmen yang sangat berarti terhadap penghapusan total senjata nuklir, yang tetap menjadi prioritas utama dan tertinggi bagi PBB."

DUNIA | 26 Oktober 2020

PM Bulgaria Positif Covid-19

“Setelah dua tes PCR hari ini, saya positif mengidap Covid-19,” tulis Boyko Borissov.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Dubes Desra Dorong Penelitian dan Produksi Vaksin Bersama Inggris

Desra Percaya, mengatakan hubungan bilateral Indonesia dengan Inggris dan Irlandia terbilang kokoh, namun masih banyak peluang yang bisa digali

DUNIA | 26 Oktober 2020

Bangladesh Terapkan Aturan: Tanpa Masker Tidak Dilayani

Tidak ada kantor publik dan swasta yang akan melayani siapa pun yang tidak mengenakan masker.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Italia Perintahkan Bar dan Restoran Tutup Lebih Cepat

“Kami pikir kami akan sedikit menderita bulan ini, tetapi dengan penerapan pembatasan ini, kami akan dapat bernapas lagi pada bulan Desember.”

DUNIA | 26 Oktober 2020

Infeksi Covid-19 Tinggi, Spanyol Umumkan Keadaan Darurat

Keadaan darurat akan berlangsung selama 15 hari dan dapat diperpanjang hingga 9 Mei, jika perpanjangan itu disetujui parlemen Spanyol.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Dubes Desra Harapkan Kemitraan Win-win dengan Inggris

Dubes RI untuk Inggris Desra Percaya menyatakan siap mengemban amanah dan kepercayaan yang diberikan Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

DUNIA | 26 Oktober 2020

Ini Negara Bagian yang Harus Dimenangi Trump untuk Terpilih Lagi

Biden punya lebih banyak jalan menuju 270 suara elektoral untuk terpilih presiden dibandingkan Trump.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Desra Percaya Dilantik Jadi Duta Besar Inggris

Presiden Jokowi melantik 12 duta besar.

DUNIA | 26 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS