Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Sekjen PBB: Ratifikasi Jadi Komitmen Besar Menuju Penghapusan Total Senjata Nuklir

Senin, 26 Oktober 2020 | 16:33 WIB
Oleh : Yuliantino Situmorang / YS

New York, Beritasatu.com - Sekjen Persirakat Bangsa-bangsa (PBB) Antonio Guterres menyatakan, perjanjian internasional yang melarang penggunaan senjata nuklir merupakan komitmen besar negara-negara untuk menuju penghapusan total senjata nuklir.

“Ini mewakili komitmen yang sangat berarti terhadap penghapusan total senjata nuklir, yang tetap menjadi prioritas utama dan tertinggi bagi PBB untuk pelucutan senjata nuklir,” ujar Guterres dalam pernyataannya, Minggu (25/10/2020) waktu New York, AS.

Perjanjian internasional soal larangan senjata nuklir itu genap diratifikasi oleh 50 negara, Sabtu (24/10). Honduras menjadi negara ke-50. Dengan demikian, perjanjian itu akan mulai berlaku setelah 90 hari, tepatnya 22 Januari 2021.

Perjanjian Pelarangan Senjata Nuklir, yang melarang penggunaan, pengembangan, produksi, pengujian, penempatan, penimbunan, dan ancaman penggunaan senjata semacam itu, diadopsi oleh Sidang Umum PBB di New York, AS, pada 7 Juli 2017 dengan persetujuan 122 negara.

Guterres menjelaskan, pemberlakuan perjanjian itu merupakan penghormatan kepada orang-orang yang selamat dari ledakan dan uji coba nuklir. “Banyak di antara mereka mendukung perjanjian ini,” kata dia.

Guterres menggambarkan pemberlakuan perjanjian tersebut sebagai “puncak dari gerakan sedunia untuk menarik perhatian pada dampak bencana kemanusiaan dari setiap penggunaan senjata nuklir.”

Ia berharap dapat melakukan bagiannya dalam memfasilitasi kemajuan perjanjian menuju penghapusan total.

Sejauh ini, kekuatan nuklir utama di dunia yakni Amerika Serikat, Inggris Raya, Rusia, Tiongkok, dan Prancis, belum menandatangani perjanjian tersebut.

Perjanjian tersebut menyatakan bahwa negara-negara yang meratifikasinya tidak boleh “dalam keadaan apa pun, mengembangkan, menguji, memproduksi, membuat atau memperoleh, memiliki atau menimbun senjata nuklir atau alat peledak nuklir lainnya.”

“Hari ini adalah kemenangan bagi umat manusia, dan sebuah janji akan masa depan yang lebih aman,” kata Peter Maurer, Presiden Komite Palang Merah Internasional (ICAN) dalam sebuah pernyataan.

Organisasi nonpemerintah lainnya juga menyambut baik kabar tersebut. Termasuk Kampanye Internasional untuk Menghapus Senjata Nuklir, sebuah koalisi yang memenangkan Hadiah Nobel Perdamaian 2017 untuk peran besarnya dalam mewujudkan perjanjian tersebut.

“Honduras baru saja meratifikasi perjanjian itu sebagai negara ke-50, menandakan berlakunya perjanjian dan menjadi sebuah sejarah,” kata ICAN dalam pernyataannya di Twitter.

Salah satu korban yang selamat dari bom atom di Hiroshima, Setsuko Thurlowkepada ICAN mengatakan bahwa dia telah berkomitmen seumur hidupnya untuk penghapusan senjata nuklir.

“Saya tidak punya apa-apa selain rasa terima kasih kepada semua yang telah bekerja untuk kesuksesan perjanjian ini,” katanya.

Sementara itu, Amerika Serikat mendesak negara-negara yang telah meratifikasi perjanjian PBB untuk larangan senjata nuklir agar menarik dukungan mereka. Desakan itu muncul beberapa saat menjelang pakta itu diratifikasi oleh negara ke-50.

Surat AS kepada para penanda tangan perjanjian itu, yang diperoleh kantor berita The Associated Press mengatakan, lima kekuatan nuklir asli, AS, Rusia, Tiongkok, Inggris, dan Prancis, serta sekutu NATO Amerika, “Berdiri bersatu dalam penentangan terhadap potensi adanya dampak” dari perjanjian tersebut.



Sumber: Guardian/UN


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PM Bulgaria Positif Covid-19

“Setelah dua tes PCR hari ini, saya positif mengidap Covid-19,” tulis Boyko Borissov.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Dubes Desra Dorong Penelitian dan Produksi Vaksin Bersama Inggris

Desra Percaya, mengatakan hubungan bilateral Indonesia dengan Inggris dan Irlandia terbilang kokoh, namun masih banyak peluang yang bisa digali

DUNIA | 26 Oktober 2020

Bangladesh Terapkan Aturan: Tanpa Masker Tidak Dilayani

Tidak ada kantor publik dan swasta yang akan melayani siapa pun yang tidak mengenakan masker.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Italia Perintahkan Bar dan Restoran Tutup Lebih Cepat

“Kami pikir kami akan sedikit menderita bulan ini, tetapi dengan penerapan pembatasan ini, kami akan dapat bernapas lagi pada bulan Desember.”

DUNIA | 26 Oktober 2020

Infeksi Covid-19 Tinggi, Spanyol Umumkan Keadaan Darurat

Keadaan darurat akan berlangsung selama 15 hari dan dapat diperpanjang hingga 9 Mei, jika perpanjangan itu disetujui parlemen Spanyol.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Dubes Desra Harapkan Kemitraan Win-win dengan Inggris

Dubes RI untuk Inggris Desra Percaya menyatakan siap mengemban amanah dan kepercayaan yang diberikan Presiden Joko Widodo dan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi

DUNIA | 26 Oktober 2020

Ini Negara Bagian yang Harus Dimenangi Trump untuk Terpilih Lagi

Biden punya lebih banyak jalan menuju 270 suara elektoral untuk terpilih presiden dibandingkan Trump.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Desra Percaya Dilantik Jadi Duta Besar Inggris

Presiden Jokowi melantik 12 duta besar.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Kemkes Singapura Hentikan Sementara Pemakaian 2 Vaksin Influenza

Dua dari tujuh merek vaksin flu yang diduga membuat sejumlah orang meninggal di Korea Selatan beredar Singapura.

DUNIA | 26 Oktober 2020

Semakin Gawat, Kasus Covid-19 di AS Tembus Rekor

Pada hari Jumat, AS mencatat 83.757 kasus baru, menembus rekor sebelumnya 77.300 kasus pada 16 Juli. Pada hari Sabtu, AS kembali mencatat 83.718 kasus baru.

DUNIA | 26 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS