Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Semakin Gawat, Kasus Covid-19 di AS Tembus Rekor

Senin, 26 Oktober 2020 | 07:02 WIB
Oleh : Faisal Maliki Baskoro / FMB

Washington, Beritasatu.com - Kasus baru Covid-19 di Amerika Serikat menembus rekor baru pada dua hari terakhir waktu setempat, Jumat (24/10/2020) dan Sabtu (25/10/2020). Kondisi ini bakal semakin berbahaya memasuki musim dingin.

Pada hari Jumat, AS mencatat 83.757 kasus baru, menembus rekor sebelumnya 77.300 kasus pada 16 Juli lalu. Pada hari Sabtu, AS kembali mencatat 83.718 kasus baru.

"Saya kira kita bakal memasuki masa-masa sulit. Musim dingin akan sangat berat," kata Dr Scott Gotlieb, mantan komisioner Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (FDA) AS, kepada CNBC, Jumat malam waktu setempat.

Kasus baru Covid-19 naik sebesar 5% atau lebih di 37 negara-negara bagian dalam sepekan terakhir per Jumat, menurut analisa CNBC menggunakan data Johns Hopkins University.

Secara rerata mingguan, kasus baru Covid-19 ada di 63.200 minggu lalu, naik lebih dari 14 persen dibandingkan minggu sebelumnya. Jumlah pengetesan yang naik 13% sejak 1 Oktober disinyalir menjadi salah satu penyebab naiknya kasus baru Covid-19.

Memasuki musim dingin, kasus Covid-19 diperkirakan meningkat seiring berkumpulnya keluarga dan kerabat dalam rumah untuk menghindari cuaca dingin.

Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows, Minggu, mengatakan Pemerintah AS tidak bisa mengendalikan pandemi, tetapi yang bisa dikendalikan adalah pengobatannya.

"Kami tidak akan mengendalikan pandemi. Kami akan mengendalikan fakta bahwa kita bisa mendapatkan vaksin, terapi dan pencegahan lain," kata Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows, Minggu.

Dia mengatakan bahwa pandemi ini tidak bisa dikendalikan karena virus ini menyebar seperti flu. Pemerintah AS menekankan fokus pada mencari vaksin atau obat supaya orang-orang tidak mati karena virus ini.



Sumber: CNBC.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Bos Samsung, Lee Kun-hee Wafat

Lee Kun-hee, bos perusahaan raksasa teknologi Korea Selatan Samsung Electronics, meninggal di Seoul pada Minggu (25/10).

DUNIA | 25 Oktober 2020

FDA Izinkan AstraZeneca Lanjutkan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Akhir tahun ini, AstraZeneca berharap dapat mengetahui apakah vaksin yang dikembangkannya ampuh atau tidak melawan Covid-19.

DUNIA | 25 Oktober 2020

Brasil Izinkan Impor Sinovac dari Tiongkok

Butantan Institute, bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd, diberikan izin pengecualian untuk mengimpor 6 juta dosis Coronavac.

DUNIA | 25 Oktober 2020

Di Asia, Menlu AS Galang Dukungan untuk Melawan Tiongkok

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terbang ke India minggu depan.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Dokter Pelajari Kemungkinan Covid-19 Memicu Diabetes

Penderita diabetes telah diketahui memiliki risiko penyakit yang lebih parah bahkan kematian, jika mereka terinfeksi Covid-19.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Tiongkok Ancam Balas AS karena Jual Senjata ke Taiwan

Tiongkok mengancam akan membalas penjualan senjata terbaru Amerika Serikat (AS) ke Taiwan.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Sinopharm Siap Produksi 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

Perusahaan farmasi milik negara Tiongkok, Sinopharm Group, sedang menyiapkan jalur produksi untuk memasok satu miliar dosis dua vaksin Covid-19

DUNIA | 24 Oktober 2020

Presiden Tanzania Menyangkal Covid-19

Di tengah pandemi Covid-19, Presiden Tanzania John Magufuli justru meminta rakyatnya pergi ke gereja dan masjid untuk berdoa.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Skandal 1MDB, Goldman Sachs Setuju Bayar Denda Rp 42,5 Triliun

Goldman Sachs, pada Kamis (22/10), telah setuju untuk membayar denda US$ 2,9 miliar (Rp 42,5 triliun) dalam skandal korupsi perusahaan 1MDB

DUNIA | 24 Oktober 2020

Saad Hariri Jabat PM Lebanon Keempat Kalinya

Veteran perdana menteri (PM) Lebanon Saad Hariri kembali menjabat sebagai PM keempat kalinya

DUNIA | 24 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS