Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Bos Samsung, Lee Kun-hee Wafat

Minggu, 25 Oktober 2020 | 12:32 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Seoul, Beritasatu.com- Lee Kun-hee, bos perusahaan raksasa teknologi Korea Selatan Samsung Electronics, meninggal di Seoul pada Minggu (25/10). Menurut satu pernyataan yang dirilis oleh perusahaan, Lee meninggal pada usia 78 tahun.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Lee mengubah Samsung menjadi inovator terkemuka dunia dan pembangkit tenaga industri dari bisnis lokal.

"Simpati kami yang terdalam adalah dengan keluarga, kerabat, dan orang-orang terdekatnya. Warisannya akan abadi," tambah pernyataan perusahaan.

Lee, putra pendiri Samsung Group Lee Byung-chul, lahir di Kabupaten Uiryeong di Provinsi Gyeongsang Selatan Korea Selatan pada 9 Januari 1942.

Pada tahun 2014, Lee menderita serangan jantung dan sejak itu tetap dirawat di rumah sakit. Semasa hidup, Lee dihukum dan dua kali diampuni atas kejahatan, termasuk menyuap seorang presiden.

Selama masa hidup Lee, Samsung Electronics berkembang dari pembuat TV lapis kedua menjadi perusahaan teknologi terbesar di dunia berdasarkan pendapatan. Samsung mengalahkan merek Jepang Sony, Sharp Corp dan Panasonic Corp dalam chip, TV, dan layar; mengakhiri supremasi handset Nokia Oyj dan mengalahkan Apple Inc di ponsel cerdas.

Samsung membantu ekonomi Korea Selatan, terbesar keempat di Asia. Bisnis Samsung meliputi pembuatan kapal, asuransi jiwa, konstruksi, hotel, pengoperasian taman hiburan, dan banyak lagi. Samsung Electronics sendiri menyumbang 20 persen dari modal pasar di pasar saham utama Korea Selatan.

Lee meninggalkan kekayaan yang sangat besar, dengan Forbes memperkirakan kekayaannya mencapai US$ 16 miliar (Rp234 triliun) per Januari 2017.

Warga Korea Selatan bangga dengan kesuksesan global Samsung dan prihatin bahwa perusahaan dan keluarga Lee berada di atas hukum dan berpengaruh di hampir setiap sudut masyarakat.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

FDA Izinkan AstraZeneca Lanjutkan Uji Klinis Vaksin Covid-19

Akhir tahun ini, AstraZeneca berharap dapat mengetahui apakah vaksin yang dikembangkannya ampuh atau tidak melawan Covid-19.

DUNIA | 25 Oktober 2020

Brasil Izinkan Impor Sinovac dari Tiongkok

Butantan Institute, bekerja sama dengan Sinovac Biotech Ltd, diberikan izin pengecualian untuk mengimpor 6 juta dosis Coronavac.

DUNIA | 25 Oktober 2020

Di Asia, Menlu AS Galang Dukungan untuk Melawan Tiongkok

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Mike Pompeo terbang ke India minggu depan.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Dokter Pelajari Kemungkinan Covid-19 Memicu Diabetes

Penderita diabetes telah diketahui memiliki risiko penyakit yang lebih parah bahkan kematian, jika mereka terinfeksi Covid-19.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Tiongkok Ancam Balas AS karena Jual Senjata ke Taiwan

Tiongkok mengancam akan membalas penjualan senjata terbaru Amerika Serikat (AS) ke Taiwan.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Sinopharm Siap Produksi 1 Miliar Dosis Vaksin Covid-19

Perusahaan farmasi milik negara Tiongkok, Sinopharm Group, sedang menyiapkan jalur produksi untuk memasok satu miliar dosis dua vaksin Covid-19

DUNIA | 24 Oktober 2020

Presiden Tanzania Menyangkal Covid-19

Di tengah pandemi Covid-19, Presiden Tanzania John Magufuli justru meminta rakyatnya pergi ke gereja dan masjid untuk berdoa.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Skandal 1MDB, Goldman Sachs Setuju Bayar Denda Rp 42,5 Triliun

Goldman Sachs, pada Kamis (22/10), telah setuju untuk membayar denda US$ 2,9 miliar (Rp 42,5 triliun) dalam skandal korupsi perusahaan 1MDB

DUNIA | 24 Oktober 2020

Saad Hariri Jabat PM Lebanon Keempat Kalinya

Veteran perdana menteri (PM) Lebanon Saad Hariri kembali menjabat sebagai PM keempat kalinya

DUNIA | 24 Oktober 2020

WHO: Sejumlah Negara dalam Bahaya karena Covid-19 Menekan Sistem Kesehatan

Banyak negara yang mengalami peningkatan kasus secara eksponensial.

DUNIA | 24 Oktober 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS