Presiden Tanzania Menyangkal Covid-19
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 513.144 (-1.14)   |   COMPOSITE 6258.75 (-10.28)   |   DBX 1361.34 (-0.65)   |   I-GRADE 179.18 (-0.62)   |   IDX30 502.509 (-1.33)   |   IDX80 134.874 (0.02)   |   IDXBUMN20 393.542 (-2.05)   |   IDXESGL 138.721 (0.08)   |   IDXG30 140.869 (-0.28)   |   IDXHIDIV20 444.908 (-0.07)   |   IDXQ30 144.657 (-0.05)   |   IDXSMC-COM 296.3 (0.74)   |   IDXSMC-LIQ 351.212 (3.56)   |   IDXV30 132.413 (1.76)   |   INFOBANK15 1051.36 (-9.47)   |   Investor33 433.839 (-1.51)   |   ISSI 179.41 (0.06)   |   JII 608.801 (0.64)   |   JII70 214.954 (0.38)   |   KOMPAS100 1205.85 (-1.58)   |   LQ45 941.363 (-1.13)   |   MBX 1692.14 (-3.13)   |   MNC36 321.868 (-1.1)   |   PEFINDO25 321.871 (0)   |   SMInfra18 304.318 (3.57)   |   SRI-KEHATI 368.746 (-1.3)   |  

Presiden Tanzania Menyangkal Covid-19

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 08:08 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Dodoma, Beritasatu.com- Penanganan istimewa Presiden Tanzania John Magufuli untuk mengatasi pandemi virus corona telah menjadi sorotan global. Ketika Covid-19 merebak di Tanzania, Magufuli tidak membiarkan orang-orang tetap di rumah, sebaliknya rakyat malah diminta pergi ke gereja dan masjid untuk berdoa.

“Virus corona, yang merupakan setan, tidak bisa bertahan hidup dalam tubuh Kristus. Itu akan terbakar seketika,” kata Magufuli, seorang Kristen taat, menyerukan di atas altar pada 22 Maret di gereja ibu kota Tanzania, Dodoma, seperti dikutip dari BBC, Rabu (21/10).

Magufuli selanjutnya berbicara menentang jarak sosial dan pemakaian masker, serta mempertanyakan kemanjuran pengujian setelah mengirimkan berbagai hewan dan buah untuk dilakukan pengecekan virus. Magufuli juga mengumumkan pepaya, burung puyuh, dan kambing, positif terjangkit virus corona.

Presiden juga menolak untuk menutup ekonomi dan mengecam negara-negara tetangga yang melakukan hal itu. Meskipun banyak pihak menganggap Magufuli melakukan pendekatan eksentrik, semua itu bagian dari gaya bertarungnya untuk jabatan periode kedua.

Setelah kasus pertama pada 16 Maret, satu-satunya penutupan di Tanzania adalah sekolah dan institusi pembelajaran. Tanzania butuh sekitar satu bulan untuk melakukan pembatasan lainnya seperti penundaan aktivitas olah raga dan penutupan perbatasan.

Bus dan transportasi publik membawa lebih sedikit penumpang diikuti pembatasan pub dan restoran. Tapi Direktur Afrika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Matshidiso Moeti menyebut Tanzania bertindak lambat untuk menahan penularan virus.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Skandal 1MDB, Goldman Sachs Setuju Bayar Denda Rp 42,5 Triliun

Goldman Sachs, pada Kamis (22/10), telah setuju untuk membayar denda US$ 2,9 miliar (Rp 42,5 triliun) dalam skandal korupsi perusahaan 1MDB

DUNIA | 24 Oktober 2020

Saad Hariri Jabat PM Lebanon Keempat Kalinya

Veteran perdana menteri (PM) Lebanon Saad Hariri kembali menjabat sebagai PM keempat kalinya

DUNIA | 24 Oktober 2020

WHO: Sejumlah Negara dalam Bahaya karena Covid-19 Menekan Sistem Kesehatan

Banyak negara yang mengalami peningkatan kasus secara eksponensial.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Menkes Spanyol Serukan "Tindakan Drastis" Tekan Covid-19

Pernyataan itu muncul hanya sehari setelah Spanyol menjadi negara pertama di Eropa Barat yang terkena satu juta kasus infeksi virus corona.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Tekan Penyebaran Covid-19, Prancis Perpanjang Jam Malam

Jumlah kasus infeksi di Prancis meningkat 40 persen selama seminggu terakhir.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Kasus Infeksi Harian di Eropa Naik Dua Kali Lipat

Untuk pertama kalinya, benua itu mencatat kasus infeksi harian mencapai 200.000 kasus, yang terjadi pada Kamis.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Positif Covid-19, Menlu Belgia Masuk ICU

Saat ini Wilmes yang berusia 45 tahun itu dalam kondisi sadar dan stabil.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Ginandjar Kartasasmita: Perkuat Kerja Sama RI-Jepang Atasi Covid-19

Ginandjar menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di sektor farmasi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

DUNIA | 23 Oktober 2020

KBRI Moskwa Selenggarakan "Young Diplomats Gathering"

Pertemuan itu diharapkan dapat menjadi ajang diskusi dan bertukar pandangan terkait isu-isu tertentu serta berbagi pengalaman di antara sesama diplomat muda.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Biden Serang Trump soal Hubungan Bisnisnya dengan Tiongkok

Trump selama bertahun-tahun disebut memburu proyek bisnis di Tiongkok.

DUNIA | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS