Skandal 1MDB, Goldman Sachs Setuju Bayar Denda Rp 42,5 Triliun
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Skandal 1MDB, Goldman Sachs Setuju Bayar Denda Rp 42,5 Triliun

Sabtu, 24 Oktober 2020 | 07:38 WIB
Oleh : Natasia Christy Wahyuni / WIR

Hong Kong, Beritasatu.com- Goldman Sachs, pada Kamis (22/10), telah setuju untuk membayar US$ 2,9 miliar (Rp 42,5 triliun) untuk mengakhiri penyelidikan terkait perannya dalam skandal korupsi perusahaan 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

Denda terbesar dalam sejarah AS itu ditetapkan sehubungan dakwaan pelanggaran undang-undang suap asing di Amerika Serikat (AS).

Unit bank tersebut di Malaysia juga mengakui di depan pengadilan AS bahwa telah membayar lebih dari US$ 1 miliar (Rp 14,6 triliun) sebagai suap demi mendapatkan pekerjaan mengumpulkan uang untuk 1MDB. Para pejabat AS menyatakan kesepakatan tersebut mencerminkan peran sentral Goldman dalam skema korupsi masif yang telah menyeret nama mantan perdana menteri (PM) Malaysia Najib Razak.

Goldman mengakui telah gagal dan menyebutnya “kegagalan institusional”. Secara keseluruhan, bank investasi global itu harus membayar denda sekitar US$ 5 miliar (Rp 73,3 triliun), atau sekitar dua per tiga dari keuntungannya tahun 2019, kepada regulator di seluruh dunia termasuk di Inggris untuk menyelesaikan kasus yang sudah terlanjur merusak reputasi perusahaan tersebut.

Dewan Goldman juga mengatakan akan mengganti atau menahan US$ 174 juta (Rp 2,5 triliun) sebagai kompensasi yang diberikan kepada para eksekutif, termasuk bos yang sudah pensiun Lloyd Blankfein, yang menjadi pengawas saat terjadinya skandal.

“Dewan memandang persoalan 1MDB sebagai kegagalan institusional, tidak konsisten dengan tingginya ekspektasi yang diharapkan untuk perusahaan,” sebut pernyataan perusahaan itu.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Saad Hariri Jabat PM Lebanon Keempat Kalinya

Veteran perdana menteri (PM) Lebanon Saad Hariri kembali menjabat sebagai PM keempat kalinya

DUNIA | 24 Oktober 2020

WHO: Sejumlah Negara dalam Bahaya karena Covid-19 Menekan Sistem Kesehatan

Banyak negara yang mengalami peningkatan kasus secara eksponensial.

DUNIA | 24 Oktober 2020

Menkes Spanyol Serukan "Tindakan Drastis" Tekan Covid-19

Pernyataan itu muncul hanya sehari setelah Spanyol menjadi negara pertama di Eropa Barat yang terkena satu juta kasus infeksi virus corona.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Tekan Penyebaran Covid-19, Prancis Perpanjang Jam Malam

Jumlah kasus infeksi di Prancis meningkat 40 persen selama seminggu terakhir.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Kasus Infeksi Harian di Eropa Naik Dua Kali Lipat

Untuk pertama kalinya, benua itu mencatat kasus infeksi harian mencapai 200.000 kasus, yang terjadi pada Kamis.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Positif Covid-19, Menlu Belgia Masuk ICU

Saat ini Wilmes yang berusia 45 tahun itu dalam kondisi sadar dan stabil.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Ginandjar Kartasasmita: Perkuat Kerja Sama RI-Jepang Atasi Covid-19

Ginandjar menekankan pentingnya memperkuat kerja sama di sektor farmasi untuk mencegah penyebaran Covid-19.

DUNIA | 23 Oktober 2020

KBRI Moskwa Selenggarakan "Young Diplomats Gathering"

Pertemuan itu diharapkan dapat menjadi ajang diskusi dan bertukar pandangan terkait isu-isu tertentu serta berbagi pengalaman di antara sesama diplomat muda.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Biden Serang Trump soal Hubungan Bisnisnya dengan Tiongkok

Trump selama bertahun-tahun disebut memburu proyek bisnis di Tiongkok.

DUNIA | 23 Oktober 2020

Selama Pandemi Covid-19, Trump Klaim Selamatkan Jutaan Nyawa

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim telah menyelamatkan jutaan nyawa selama pandemi Covid-19 di AS.

DUNIA | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS