Diduga Terinfeksi Covid-19, 300 Pengunjung Klub Malam di Swiss Dikarantina

Diduga Terinfeksi Covid-19, 300 Pengunjung Klub Malam di Swiss Dikarantina
Orang-orang mengantre untuk menerima barang-barang bantuan di satu stadion di Jenewa, Swiss, Sabtu (9/5). Beberapa organisasi nirlaba juga menyediakan tes Covid-19 gratis, konsultasi hukum, dan layanan lainnya di lokasi itu. (Foto: Xinhua / Nie Xiaoyang)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Minggu, 28 Juni 2020 | 09:42 WIB

Zurich, Beritasatu.com - Otoritas kesehatan Zurich di Swiss pada Sabtu (27/6/2020) mengatakan menkarantina hampir 300 tamu dan staf sebuah klub malam selama 10 hari setelah seorang dinyatakan positif terkena virus corona (Covid-19) dan terbukti menginfeksi orang lain selama perjalanannya.

"Pria itu berada di Flamingo Club pada 21 Juni dan dinyatakan positif Covid-19 pada 25 Juni," demikian pernyataan Otoritas kesehatan Zurich.

Lima orang lainnya yang berada di klub bersama pria itu juga telah dinyatakan positif.

Baca juga: Pertemuan Global Penggalangan Dana Covid-19 Hasilkan Rp 99 Triliun

Seperti negara-negara Eropa lainnya yang telah melonggarkan pembatasan, Swiss juga mengalami peningkatan infeksi virus corona.

Pada pekan ini ini, jumlah infeksi telah meningkat setiap hari dari 18 pada Senin (21/6/2020) menjadi 69 pada Sabtu (27/6/2020), menurut Departemen Kesehatan.

Klub malam Swiss diizinkan untuk dibuka kembali bulan ini, tetapi wajib mendaftarkan tamunya.

"Guna menekan penyebaran lebih lanjut, penutupan klub harus dipertimbangkan," kata otoritas kesehatan Zurich.

Swiss mencatat 31.555 infeksi Covid-19 dengan 1.682 kematian.

Sementara pihak klub malam tidak tersedia untuk mengomentari kejadain itu.



Sumber: CNA