Sebut Demonstran BLM di Washington Sedikit, Trump Dikecam Warganet
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 515.321 (-2.12)   |   COMPOSITE 6289.65 (-47.85)   |   DBX 1346.19 (-12.68)   |   I-GRADE 181.205 (-1.35)   |   IDX30 507.3 (-3.78)   |   IDX80 137.13 (-1.34)   |   IDXBUMN20 404.453 (-5.99)   |   IDXESGL 139.923 (-0.37)   |   IDXG30 143.928 (-0.43)   |   IDXHIDIV20 446.912 (-3.18)   |   IDXQ30 145.336 (-0.95)   |   IDXSMC-COM 297.691 (-2.23)   |   IDXSMC-LIQ 363.216 (-3.08)   |   IDXV30 137.088 (-3.12)   |   INFOBANK15 1041.31 (-5.34)   |   Investor33 435.377 (-2.34)   |   ISSI 184.679 (-1.32)   |   JII 634.506 (-3.05)   |   JII70 224.071 (-1.43)   |   KOMPAS100 1224.8 (-8.57)   |   LQ45 952.541 (-7.79)   |   MBX 1705.32 (-12.44)   |   MNC36 322.487 (-1.62)   |   PEFINDO25 325.966 (4.31)   |   SMInfra18 310.375 (-3.1)   |   SRI-KEHATI 370.053 (-2.69)   |  

Sebut Demonstran BLM di Washington Sedikit, Trump Dikecam Warganet

Senin, 8 Juni 2020 | 12:36 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

Washington, Beritasatu.com - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, dikecam warganet karena cuitannya di Twitter yang menyebut jumlah demonstran Black Lives Matter (BLM) di Washington DC sedikit atau tak sebanyak yang diperkirakan.

Dalam cuitan tersebut, Donald Trump juga memuji aparat karena melakukan pengamanan hingga demonstran tidak bisa mendekati Gedung Putih.

“Kerumunan yang jauh lebih kecil di DC. daripada yang diantisipasi. Garda Nasional, Dinas Rahasia, dan Polisi DC telah melakukan pekerjaan yang fantastis. Terima kasih!” kata Donald Trump dalam cuitan di akun Twitter-nya, Sabtu (6/6/2020).

Cuitan Donald Trump langsung mendapat respon kecaman dari warganet, yang antara lain menggunggah foto kerumunan ribuan demonstran gerakan BLM di Washington DC.

Seorang warganet bernama Nick Jack Pappas dengan akun Twitter @Pappiness, bahkan menyindir Trump bahwa tak melihat banyaknya demonstran karena bersembunyi di bunker Gedung Putih.

“Anda mungkin tidak bisa melihat kerumunan besar dari bunker Anda,” ujar Nick Jack Pappas dalam komentarnnya atas cuitan Donald Trump.

Aksi unjuk rasa BLM yang menuntut kedilan atas kematian George Floyd akibat penganiayaan yang dilakukan polisi kulit putih, berlanjut memasuki hari ke-12 di setidaknya 700 kota di 50 negara bagian di AS, Sabtu (6/6/2020).

Di Washington DC, puluhan ribu orang berbaris meneriakkan “black lives matter” dan “George Floyd”. Demonstran dilaporkan menggelar aksi secara damai di beberapa tempat penting kota itu seperti Gedung Capitol, monumen Lincoln Memorial, dan dekat Gedung Putih.

Kendaraan militer dan aparat menutup lalu lintas sebagian besar pusat kota Washington DC saat demonstran memenuhi jalan sambil berteriak dan membawa poster bertuliskan “Singkirkan lututmu dari leherku”, merujuk aksi polisi kepada Floyd sehingga menyebabkan kematiannya pada 25 Mei 2020. Aparat juga membentengi Gedung Putih dengan pagar baru dan pengamanan tambahan.

Dalam aksi yang menandai 12 hari kematian George Floyd, para demonstran menuntut Trump melakukan reformasi dengan membuat kebijakan untuk megatasi rasisme institusional di kepolisian AS.



Sumber: Suara Pembaruan, Washington Post


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Jepang dan Prancis Dukung Kebijakan Tiongkok atas Hong Kong

Jepang dan Prancis mendukung prinsip “satu negara, dua sistem”, termasuk Rancangan Undang-Undang Keamanan Nasional, yang diterapkan Tiongkok terhadap Hong Kong.

DUNIA | 8 Juni 2020

Pangeran William Diam-diam Jadi Relawan Covid-19

Pangeran William dari Inggris diam-diam telah menjadi relawan pandemi virus corona (Covid-19) dengan menjadi konselor saluran bantuan krisis.

DUNIA | 8 Juni 2020

12 Hari Demonstrasi, Kasus Covid-19 di AS Bertambah 250.000 Orang

Selama 12 hari aksi demonstrasi Black Lives Matter (BLM) berlangsung, jumlah kasus positif Covid-19 di Amerika Serikat bertambah sekitar 250.000 orang.

DUNIA | 8 Juni 2020

Tiongkok Bantah Tutupi Informasi Awal Virus Covid-19

Otoritas Tiongkok membantah telah menutupi informasi awal terkait virus corona (Covid-19) dan mengklaim telah menyediakan informasi secara tepat waktu.

DUNIA | 8 Juni 2020

Ribuan Warga Dunia Tuntut Diakhirinya Diskriminasi Rasial

Ribuan warga dunia, Sabtu (6/6), bergabung dalam aksi demonstrasi “Black Lives Matter” (BLM) dan menuntut diakhiriya diskriminasi rasial.

DUNIA | 8 Juni 2020

Jepang Masuk Periode Resesi

Perekonomian Jepang menyusut dua kuartal berturut-turut. Jepang mengumumkan pertumbuhan ekonomi kuartal pertama 2020 menyusut 2,2 persen.

DUNIA | 8 Juni 2020

Covid-19 Tembus 7 Juta Kasus di Seluruh Dunia, Selandia Baru Sudah Bersih

Kabar baik datang dari Selandia Baru yang mengatakan untuk pertama kalinya sejak 28 Februari, tidak ada kasus aktif Covid-19 di negaranya per hari ini.

DUNIA | 8 Juni 2020

Kisah Pekerja Ilegal Indonesia di Inggris, Ada Yang Sekamar Berenam

Ada pula majikan dari para pekerja justru yang kehilangan pekerjaan.

DUNIA | 8 Juni 2020

Tertinggi di Dunia, Kasus Covid-19 di Amerika Tembus 2 Juta

Kasus positif Covid-19 di dunia telah melewati angka 7 juta orang.

DUNIA | 8 Juni 2020

Paus Fransiskus soal Covid-19: Jangan Rayakan Kemenangan Dini

“Berhati-hatilah. Jangan merayakan kemenangan terlalu awal,” kata Paus Fransiskus dalam pidatonya di hadapan ratusan orang di Lapangan Santo Petrus.

DUNIA | 8 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS