Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Korban Jiwa Corona Tembus 300.000 Seluruh Dunia

Jumat, 15 Mei 2020 | 03:47 WIB
Oleh : Heru Andriyanto / HA

Baltimore, Beritasatu.com - Pandemik virus corona kembali melewati tonggak kelabu setelah korban jiwa melewati angka 300.000 pada Kamis (14/5/2020), menurut data Johns Hopkins University.

Selain itu, lebih dari 4,4 juta penduduk dunia juga positif terinfeksi virus ini. Karena hampir setiap negara punya cara berbeda dalam menghitung kasus positif dan korban jiwa, hampir bisa dipastikan angka yang sebenarnya jauh lebih tinggi lagi.

Dunia seperti berhenti akibat wabah Covid-19, dan banyak negara baru akan mulai melonggarkan pembatasan sosial yang telah melumpuhkan perekonomian. Negara-negara besar seperti Amerika Serikat dan Inggris masih sangat kewalahan menghadapi wabah ini.

Bahkan negara-negara yang dinilai sudah lolos dari masa terburuk, seperti Korea Selatan dan Tiongkok, menyadari bahwa masih jauh jalan yang harus ditempuh sebelum kembali ke situasi normal seperti sedia kala.

Lebih dari seperempat jumlah korban jiwa global terjadi di Amerika Serikat, di mana wabah ini telah menewaskan sedikitnya 85.000 orang. Angka kematian di AS melesat sejak April dan setelah itu setiap hari terdapat sekitar 1.500 korban jiwa.

Namun demikian, banyak negara bagian di AS justru berencana untuk membuka kembali perekonomian dan melonggarkan pembatasan. Diperkirakan sampai Agustus nanti, korban jiwa di AS akan mencapai 147.000 orang.

Sejumlah negara di Amerika Latin juga melaporkan lonjakan kasus dan kematian beberapa hari belakangan ini.

Brasil, di mana Presiden Jair Bolsonaro berulangkali membuat pernyataan meremehkan wabah ini, sekarang mencatat lebih dari 13.000 korban jiwa. Di Meksiko, sudah lebih dari 4.000 orang meninggal karena penyakit ini.

Eropa yang menjadi benua terdampak paling parah sudah mulai melaporkan perkembangan positif. Angka kematian harian di Spanyol dan Italia sudah turun ke angka ratusan, jauh di bawah tingkat kematian pada Maret dan awal April.

Namun prospek suram masih dihadapi Inggris, yang sekarang menjadi episentrum wabah di Eropa. Inggris menempati peringkat kedua jumlah kematian global.

Tiongkok mengisolasi kota Shulan di dekat perbatasan dengan Rusia, sementara Korsel melaporkan klaster penularan baru di Seoul. Dikhawatirkan wabah gelombang kedua akan tiba di Korsel, sehingga Presiden Moon Jae-in mengeluarkan peringatan yang harus didengar seluruh dunia: "Ini belum berlalu, sampai benar-benar berlalu."

Lima besar kematian akibat Covid-19 s/d 14 Mei 2020:

Amerika Serikat -- lebih dari 85.000
Inggris -- 33.614
Italia -- 31.368
Prancis -- 27.425
Spanyol -- lebih dari 27.300



Sumber: CNN


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Agustus 2020, Kematian Akibat Covid-19 di AS Diprediksi Capai 147.000 Jiwa

Para ahli dari John Hopkins University memperkirakan pembukaan kembali negara bagian yang terlalu cepat akan membuat 147.000 warga AS meninggal akibat Covid-19

DUNIA | 14 Mei 2020

AS Diam-Diam Investasi Penelitian Vaksin Covid-19 di Eropa

Amerika Serikat diam-diam menginvestasikan dana penelitian vaksin virus corona (Covid-19) di lembaga penelitian dan perusahaan farmasi terkemuka di Eropa

DUNIA | 14 Mei 2020

PM Inggris: Vaksin Covid-19 Mungkin Tak Akan Ditemukan

Perdanan Menteri Inggris, Boris Johnson, mengatakan vaksin virus corona (Covid-19) mungkin 'tidak akan pernah ditemukan'.

DUNIA | 14 Mei 2020

Uji Vaksin Covid-19, Tiongkok Kerja Sama dengan Kanada

Pemerintah Tiongkok menyatakan telah melakukan kerja sama internasional dengan Kanada secara aktif dalam uji coba dan pengembangan vaksin untuk melawan Covid-19

DUNIA | 14 Mei 2020

Bioskop di Jepang Kembali Dibuka pada Akhir Pekan

Tokyo tidak termasuk dalam bioskop Toho yang dibuka kembali pada akhir minggu ini.

DUNIA | 14 Mei 2020

WHO: Corona Mungkin Tidak Akan Pernah Hilang

Lebih 100 vaksin potensial sedang dikembangkan, termasuk beberapa dalam uji klinis.

DUNIA | 14 Mei 2020

Dubes RI: Tiongkok Akan Tindak Lanjuti Kasus Eksploitasi ABK WNI

Pemerintah Tiongkok menyatakan komitmen untuk menindaklanjuti kasus dugaan eksploitasi ABK WNI di kapal berbendera Tiongkok.

DUNIA | 13 Mei 2020

Pandemi Covid-19, Jepang Tingkatkan Peringatan Perjalanan untuk 13 Negara

Jepang meningkatkan peringatan perjalanan untuk 13 negara, sebagian besar di Amerika Selatan dan Tengah, menyusul peningkatan kasus pandemi corona (Covid-19).

DUNIA | 13 Mei 2020

Update Covid-19 di Dunia: 4,3 Juta Warga Terinfeksi, 1,6 Juta Sembuh

Di Asia Tenggara, kasus Covid-19 terbanyak masih Singapura dengan 24.671 kasus.

DUNIA | 13 Mei 2020

Jadi Pandemi Baru, Kasus Covid-19 di Brasil Lampaui Jerman

Brasil juga kemungkinan besar dalam waktu dekat akan melewati kasus di Prancis sebanyak 178.225.

DUNIA | 13 Mei 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS