Kasus Corona di Spanyol Geser Italia, Prancis Lima Besar Dunia

Kasus Corona di Spanyol Geser Italia, Prancis Lima Besar Dunia
Petugas medis menggotong keluar seorang pasien perempuan dari sebuah ambulan di rumah sakit di Burgos, wilayah utara Spanyol, 2 April 2020. (Foto: AFP)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Minggu, 5 April 2020 | 15:56 WIB

Madrid, Beritasatu.com – Infeksi virus corona (covid-19) di Spanyol melampaui Italia mencapai 126.168 kasus berdasarkan worldometers pada Minggu (5/4/2020) pukul 15.40 WIB. Jumlah ini menempati Spanyol berada di peringkat dua dunia setelah Amerika Serikat, yang tercatat sebanyak 311.637 kasus. Adapun Italia tercatat 124.632 kasus.

"Namun angka kematian di Spanyol pada Jumat turun dari 950 menjadi 932 orang,” demikian dilansir Reuters Sabtu (4/4/2020).

Jumlah korban tewas akibat infeksi virus corona di Spanyol tercatat 11.947 orang dan Italia sebanyak 15.362 orang. Sementara korban meninggal di AS mencapai 8.454 orang.

Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez telah menerapkan pengetatan pelarangan berpergian bagi warga kecuali pekerja di sektor tertentu seperti kesehatan. Pemerintah mewajibkan restoran, bar, hingga toko tutup.

Baca juga: Australia Peringatkan Alat Tes Corona Tiongkok Berbahaya

Sementara Italia pada Sabtu atau Minggu WIB (5/4/2020) melaporkan kematian akibat corona harian terendah dalam dua minggu terakhir, menurut laporan Reuters. Selain itu, jumlah pasien dalam perawatan intensif (ICU) juga turun untuk pertama kalinya. Namun kasus baru naik hampir 4.805 pada Sabtu, sedikit lebih tinggi dari hari-hari sebelumnya.

Para pejabat mendesak warga untuk tidak mengurangi langkah pembatasan dan lockdown yang mulai menunjukkan hasil, menurut laporan itu.

Baca juga: Corona Infeksi 1,2 Juta di Dunia, Setengah Penduduk Bumi Aktivitas di Rumah

Sementara Prancis masuk lima besar jumlah kasus corona di dunia menggeser Tiongkok. Prancis mencatat 89.953 kasus dengan 7.560 kematian.

Lima Penularan Lokal di Tiongkok
Sementara Otoritas Kesehatan Tiongkok melaporkan ada 30 kasus baru corona pada Minggu (5/4/2020), termasuk 25 orang yang datang dari luar negeri. Lima kasus lainnya berada di Provinsi Guangdong, Tiongkok Selatan, yang berbatasan dengan Hong Kong.

Tiongkok telah menekan kedatangan internasional, dan melarang sebagian besar orang asing memasuki negara itu. Selain itu, penerbangan asing dibatasi hanya satu kali per minggu. Saat ini Tiongkok khawatir orang yang terinfeksi dari luar negeri dapat memicu wabah baru.

Komisi Kesehatan Nasional mengatakan tiga orang meninggal, sehingga jumlah korban tewas di negara itu menjadi 3.329. Sementara jumlah kasus yang dikonfirmasi mencapai 81.669.

Daftar enam besar kasus corona di dunia:

1. Amerika Serikat (311.637 kasus).
2. Spanyol (126.637 kasus).
3. Italia (124.632 kasus).
4. Jerman (96.92 kasus).
5. Prancis (89.953 kasus).
6. Tiongkok (81.669 kasus).



Sumber: Reuters, CNBC