Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mengapa Covid-19 Menyerang New York Begitu Hebat?

Sabtu, 4 April 2020 | 10:58 WIB
Oleh : Aditya L Djono / ALD

New York, Beritasatu.com – New York kini menjadi salah satu titik penyebaran virus corona (Covid-19) terbanyak di dunia. Jumlah kasus positif Covid-19 di New York, mengutip data Worldometer hingga Sabtu (4/4/2020) pagi, mencapai lebih 103.000 pasien atau 9% dari total kasus di dunia yang hampir 1,1 juta orang.

Jumlah kasus positif corona di New York lebih banyak dari total kasus di Tiongkok yang sebanyak 81.000. Bahkan jumlah kematian akibat Covid-19 di New York kini mencapai lebih dari 3.200 orang, hampir melampaui total kasus kematian di daratan Tiongkok yang sebanyak 3.300 orang.

Mengapa New York dalam waktu singkat menjadi episentrum pandemi global Covid-19? Jawaban atas pertanyaan itu masih diselidiki para pakar.

Dilansir dari metro.co.uk, ada sejumlah faktor yang diperkirakan menjadi pemicu mengapa hal tersebut terjadi. Sebagai salah satu kota terpadat di dunia, dengan populasi lebih dari 18,8 juta orang, New York sangat bergantung pada transportasi umum.

Sebagai salah satu kota utama di dunia, New York juga dikunjungi banyak turis. Tahun 2018, kota ini dikunjungi 65 juta pelancong mancanegara.

Kondisi itu diperkirakan menjadi salah satu faktor yang memicu kerentanan New York menghadapi penyebaran Covid-19. Warga yang berjejal di transportasi umum serta pelancong yang berbaur dengan warga kota di jalanan New York, mengakibatkan upaya physical distancing mustahil terjadi.

Selain itu, kepadatan penduduk hingga 27.000 orang per mil persegi, berkontribusi pada percepatan penyebaran virus ini. Namun, hal ini tidak terjadi di kota dengan kepadatan yang sama, seperti Tokyo dan Seoul.

Sikap pemerintah federal AS yang pada awalnya seolah meremehkan ancaman pandemi corona, juga diyakini menjadi penyebab mengapa kini New York dan negara itu kewalahan dengan korban yang terus bertambah dari hari ke hari.

Pada Rabu (1/4/2020) lalu, Gubernur Negara Bagian New York Andrew Cuomo memperkirakan, puncak penyebaran corona akan terjadi pada akhir April. Untuk itu, pemerintah setempat menginstruksikan seluruh warga untuk menggunakan masker wajah saat beraktivitas di luar rumah. Di sisi lain, tenaga medis meminta lebih banyak ventilator, alat pelindung diri, dan perlengkapan kesehatan lain yang dibutuhkan untuk menangani pasien Covid-19.

Wali Kota New York Bill de Blasio juga meminta pemerintah federal untuk segera mengirim lebih banyak peralatan kesehatan. Jika tidak ada tambahan, Blasio menyatakan, tenaga medis terpaksa harus memilih pasien yang harus diselamatkan.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Singapura Minta Banyak Bantuan untuk Atasi Pemanasan Global

Negara-negara pulau kecil, termasuk Singapura meminta lebih banyak bantuan untuk memerangi pemanasan global.

DUNIA | 25 September 2021

BPK Paparkan Laporan Penyusunan Pedoman Audit Sustainable Transport di Pertemuan WGEA

BPK yang diwakili oleh Anggota IV BPK Isma Yatun memaparkan kemajuan terkait penyusunan Guidance for Sustainable Transport.

DUNIA | 25 September 2021

Bank Sentral Tiongkok: Semua Transaksi Kripto Ilegal

Bank sentral Tiongkok (PBoC) pada Jumat (24/9/2021) mengatakan semua transaksi keuangan yang melibatkan cryptocurrency adalah ilegal.

DUNIA | 24 September 2021

Bank Dunia Apresiasi Kemajuan Sektor Pertanian Indonesia

Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia dan Timor Leste Satu Kahkonen mengapresiasi sektor pertanian Indonesia yang selalu fokus pada digitalisasi.

DUNIA | 24 September 2021

Situasi Kasus Covid-19 Membaik, Jepang Segera Cabut Status Darurat

Situasi kasus Covid-19 di Jepang membaik sehingga status darurat dapat segera dicabut di sebagian besar wilayah di negara itu.

DUNIA | 24 September 2021

Rekomendasi CDC AS Akhirnya Sertakan Nakes dan Guru untuk Vaksin Booster

Sebelumnya, panel penasihat CDC pada Kamis hanya merekomendasikan booster bagi penduduk berusia 65 tahun ke atas dan mereka dengan penyakit bawaan.

DUNIA | 24 September 2021

Korut Sebut Terlalu Dini Seruan untuk Mengakhiri Perang Korea

Seruan berakhirnya perang Korea terlalu dini karena tidak ada jaminan hal itu akan mengarah pada penarikan kebijakan bermusuhan AS terhadap Pyongyang.

DUNIA | 24 September 2021

Perlawanan pada Junta Militer Meluas, PBB: Kondisi Myanmar Mengkhawatirkan

Myanmar menghadapi kondisi yang mengkhawatirkan akibat perang saudara yang meningkat, setelah aksi perlawanan terhadap junta militer meluas.

DUNIA | 24 September 2021

Makalah Peneliti Tiongkok Sebut Covid-19 Menyebar di AS sejak September 2019

Virus penyebab Covid-19 itu diperkirakan menyebar secara diam-diam di AS pada awal September 2019, demikian makalah yang dikembangkan CAS.

DUNIA | 24 September 2021

DPR AS Setujui Anggaran Bantuan US$ 1 Miliar untuk “Iron Dome” Israel

DPR AS pada Kamis (23/9/2021) menyetujui anggaran bantuan US$ 1 miliar (sekitar Rp14,2 triliun) untuk sistem pertahanan rudal Israel Iron Dome.

DUNIA | 24 September 2021


TAG POPULER

# PON Papua


# Tukul Arwana


# Toko Obat Ilegal


# Piala Sudirman


# Suap Pejabat Pajak



TERKINI
Kecil-kecil Cabai Rawit, Brentford Ingin Kejutkan Liverpool

Kecil-kecil Cabai Rawit, Brentford Ingin Kejutkan Liverpool

BOLA | 19 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings