Lampaui Tiongkok, Kematian Akibat Corona di AS Tembus 3.807 Orang

Lampaui Tiongkok, Kematian Akibat Corona di AS Tembus 3.807 Orang
Seorang perempuan berusia lanjut diturunkan dari ambulans untuk menjalani perawatan di NYU Langone Health Center, New York. Kota New York menjadi "pusat" penyebaran virus corona di Amerika. (Foto: AFP)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Rabu, 1 April 2020 | 06:09 WIB

New York, Beritasatu.com - Kematian akibat virus corona di Amerika Serikat (AS) mencapai 3.807 orang pada Selasa pukul 22.58 GMT atau Rabu (1/4/2020) pukul 06.00 WIB.

Jumlah ini melebihi total kematian yang dilaporkan di Tiongkok. Kematian di AS tiga besar tertinggi di dunia di belakang Italia 12.428 kematian dan Spanyol 8.464 orang meninggal.

Baca juga: 499 Pasien Corona Tewas dalam Sehari, Prancis Masuk “Klub 3.000”

Para pejabat kesehatan dunia mendesak warga AS mengikuti perintah tinggal di rumah dan langkah-langkah lain untuk menahan penyebaran virus, yang bermula dari Tiongkok pada bulan Desember itu.

Baca juga: Kapal Induk Amerika Terjangkit Wabah Corona dan Menyebar Cepat

Mengacu data worldometers, secara global ada 854.610 yang terinfeksi virus corona dan 42.043 mengaami kematian. Adapun 176.908 dinyatakan sembuh.

Berikut lima besar kasus corona di dunia:

1. Amerika Serikat (AS) 186.046 kasus dengan kematian 3.807 orang dan sembuh 6.347 orang.
2. Italia 105.792 kasus dengan kematian 12.428 orang dan sembuh 15.720 orang.
3. Spanyol 95.923 kasus dengan kematian 8.464 orang dan sembuh 19.259 orang.
4. Tiongkok 81.518 kasus dengan kematian 3.305 orang dan sembuh 76.052 orang.
5. Jerman 71.808 kasus dengan kematian 3.523 orang dan sembuh 16.100 orang.



Sumber: Reuters