Virus Korona

82 Korban Meninggal, 3.000 Orang di Tiongkok Terinfeksi

82 Korban Meninggal, 3.000 Orang di Tiongkok Terinfeksi
Pramugari China Eastern Airways mengenakan masker saat tiba di Sydney setelah terbang dari Shanghai agar tidak tertular virus korona. (Foto: AFP)
Anselmus Bata / AB Selasa, 28 Januari 2020 | 08:45 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Jumlah korban yang meninggal akibat virus korona (novel coronavirus) di Tiongkok kini mencapai 82 orang dan hampir 3.000 orang dinyatakan terinfeksi virus tersebut. Korban meninggal terbanyak terjadi di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei, yakni 76 orang, dan enam korban lain berada di wilayah lain di Tiongkok. Virus korona pertama kali diketahui menyerang warga Wuhan. 

Selain itu, 44 orang di sejumlah negara, termasuk Jerman, Amerika Serikat, dan Australia, diketahui tertular virus korona. Namun, sampai saat ini belum ada laporan tentang korban meninggal di luar Tiongkok. 

Pihak berwenang di Beijing, Senin (27/1), mengonfirmasi seorang pria berusia 50 tahun meninggal akibat tertular virus korona. Korban tersebut tercatat sebagai orang pertama yang meninggal di ibu kota Tiongkok akibat virus tersebut. 

Di Shanghai, untuk mengantisipasi penyebaran virus korona, pemerintah setempat menetapkan libur kerja hingga 10 Februari 2020, kecuali untuk petugas yang melayani fasilitas publik, kesehatan, dan toko serba ada. 



Sumber: BBC