Arab Saudi Pertimbangkan Kenaikan Kuota Haji Indonesia

Arab Saudi Pertimbangkan Kenaikan Kuota Haji Indonesia
Jemaah haji di Arab Saudi. ( Foto: AFP )
Yudo Dahono / YUD Selasa, 24 Desember 2019 | 14:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Besarnya minat umat muslim Indonesia untuk melaksanakan ibadah haji memicu antrean yang panjang, bahkan kini telah mencapai 20 tahun lamanya.

Terkait hal tersebut, pimpinan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) bertemu dengan Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud di komplek Kerajaan Arab Saudi pada Senin (23/12/2019).

Pertemuan dihadiri oleh Ketua MPR RI, Bambang Soesatyo, Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, Hidayat Nur Wahid, Syarif Hasan, Zulkifli Hasan, Asrul Sani, Jazilul Fawaid, Fadel Muhammad, Nusron Wahid, Darul Siska, Idris Lalena dan Duta Besar RI untuk Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel itu Wakil Ketua MPR RI, Ahmad Muzani menyampaikan pihaknya meminta tambahan kuota haji jemaah Indonesia sebesar satu persen.

Sehingga apabila disetujui, kuota jemaah haji Indonesia akan meningkat, yakni dari semula sebanyak 231.000 orang menjadi 250.000 orang.

"Alhamdulillah permintaan kami diterima dengan baik, pihak kerajaan mempertimbangkan permintaan tersebut," ungkap Ahmad Muzani melalui keterangan tertulis, Selasa (24/12/2019).

Selain itu, Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al-Saud atau akrab dikenal Raja Salman itu diungkapkannya berjanji akan meningkatkan pelayanan haji dan umrah. Peningkatan pelayanan khususnya akan diberikan kepada jemaah haji Indonesia.

"Kerajaan Saudi Arabia berjanji akan meningkatkan pelayanan haji dan umroh kepada warga negara Indonesia yang melaksanakan haji dan umroh. Tentunya ini sangat baik," ungkapnya.

Perhatian Raja Salman terhadap jemaah haji Indonesia diungkapkan Ahmad Muzani karena Indonesia merupakan mitra strategis bagi Arab Saudi.



Sumber: BeritaSatu.com