Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mantan Gubernur Inggris untuk Hong Kong Kecam Tiongkok

Jumat, 22 November 2019 | 16:32 WIB
Oleh : Jeany Aipassa / JAI

London, Beritasatu.com - Mantan Gubernur Inggris untuk Hong Kong, Chris Patten, mengecam Tiongkok terkait ancaman terhadap demonstran pro-demokrasi di negara otonomi tersebut.

Chris Patten, yang merupakan gubernur Inggris terakhir di Hong Kong, telah memperingatkan bahwa ancaman Tiongkok untuk mengesampingkan peradilan Hong Kong dan mengambil tindakan tegas terhadap demonstran merupakan pelanggaran Hak Asasi Manusia.

Hal itu, lanjut Chris Patten, juga menjadi ancaman dramatis terhadap otonomi daerah dan dapat merusak peluangnya untuk tetap menjadi pusat keuangan yang berkembang.

Chris Patten meminta pemerintah Inggris berbicara sesegera mungkin untuk menyatakan keprihatinannya pada ancaman Tiongkok terhadap demonstran Hong Kong.

Pernyataan itu, disampaikan Chris Patten menyusul pembatalan pengadilan Hong Kong tentang larangan pengunjuk rasa yang mengenakan masker, sebuah tindakan yang membuat marah Beijing.

Tiongkok mengklaim bahwa kepatuhan hukum Hong Kong dengan Hukum Dasar yang mengatur hubungan antara Hong Kong dan Tiongkok, hanya dapat dinilai dan diputuskan oleh Kongres Tiongkok.

“Pernyataan Tiongkok itu sepenuhnya melanggar deklarasi bersama Tiongkok-Inggris, yang menyatakan bahwa, wilayah administrasi khusus Hong Kong akan dipegang oleh eksekutif, legislatif dan peradilan independen kekuatan, termasuk ajudikasi akhir,” kata Patten, dalam surat kepada Menteri Luar Negeri Inggris, Dominic Raab, di London, Inggris, Kamis (21/11/2019).

Tiongkok kini menghadapi tekanan dari Barat terkait gerakan pro-demokrasi di Hong Kong. Selain Amerika Serikat, Inggris juga mengecam tindakan otoritas Hong Kong dan Tiongkok terhadap demonstran pro-demokrasi, yang dianggap melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) warga Hong Kong.

Sebelumnya, AS menyatakan dukungan terhadap aksi unjuk rasa yang dilakukan demonstran Hong Kong dan telah berlangsung selama hampir enam bulan.

Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo, menyerukan Tiongkok harus menghormati aspirasi rakyat Tiongkok dan tidak melakukan intervensi terhadap otoritas Hong Kong untuk melakukan tindakan kekerasan terhadap demonstran.

Tak hanya itu, DPR AS bahkan menyetujui dua Rancangan Undang-Undang (RUU) Hak Asasi Manusia dan Demokrasi Hong Kong, setelah Senat AS dengan suara bulat mengadopsi langkah yang mendukung gerakan demonstrasi pro-demokrasi Hong Kong yang telah berlangsung hampir enam bulan.

RUU itu mewajibkan Departemen Luar Negeri AS untuk setiap tahun meninjau apakah wilayah semi-otonomi Tiongkok memiliki cukup kebebasan untuk memenuhi syarat untuk status perdagangan khusus yang membantu mendukung status kota sebagai pusat keuangan.

RUU tersebut, juga mengancam sanksi terhadap pejabat yang bertanggung jawab atas pelanggaran HAM di Hong Kong. DPR AS juga dengan suara bulat mengeluarkan RUU yang melarang penjualan perangkat kontrol massa seperti gas air mata, semprotan merica, peluru karet dan pistol setrum.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: Suara Pembaruan

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Dipicu Liburan, Kasus Harian Covid-19 di Korsel Melonjak

Korban infeksi terus bermunculan yang dipicu oleh liburan tiga hari di pekan ini.

DUNIA | 25 September 2021

60 Juta Warga AS Penuhi Syarat Vaksin Booster, Biden: Gratis dan Mudah Didapat

Vaksin dosis penguat (booster) untuk Covid-19 akan disediakan secara gratis, kata Presien Amerika Serikat Joe Biden.

DUNIA | 25 September 2021

Bom Rakitan di Pot Bunga Meledak di Jalalabad, Afghanistan

Menurut laporan media lokal, bom rakitan disembunyikan di pot bunga di salah satu jalan dan meledak di jam-jam sibuk di pagi hari.

DUNIA | 25 September 2021

Bebas dari Penjara, Eksekutif Huawei Tinggalkan Kanada Naik Pesawat Carter

Berkat kerja keras pemerintah Tiongkok, Meng meninggalkan Kanada dengan menggunakan pesawat yang disewa pemerintah.

DUNIA | 25 September 2021

Belum Diberi Akses, Utusan Khusus ASEAN untuk Myanmar Tak Dapat Jalankan Tugasnya

Utusan Khusus ASEAN belum dapat menjalankan tugasnya karena beliau memerlukan akses untuk bertemu dengan semua pihak.

DUNIA | 25 September 2021

Taliban Serukan Tumpas ISIS di Afghanistan

Seorang pejabat senior Taliban berjanji akan menumpas kelompok milisi Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS) Khorasan yang beroperasi di Afghanistan.

DUNIA | 25 September 2021

Redam Pemberontak Sipil, Militer Myanmar Rekrut Milisi Brutal

Militer Myanmar merekrut milisi terkenal kejam untuk memerangi perlawanan sipil.

DUNIA | 25 September 2021

AS Bubarkan Ribuan Pengungsi di Kolong Jembatan Texas

Aparat keamanan Amerika Serikat (AS) membubarkan kamp pengungsi darurat di kolong jembatan Texas, Amerika Serikat (AS) yang berbatasan dengan Meksiko.

DUNIA | 25 September 2021

Negara Ini Klaim Bebas Covid-19, Tapi Bohong

Dalam hampir dua tahun sejak pandemi Covid-19 dimulai, Turkmenistan belum melaporkan satu pun kasus infeksi. Aktivis setempat mengatakan klaim itu bohong.

DUNIA | 25 September 2021

Indonesia Beberkan Strategi Mewujudkan Transformasi Sistem Pangan

Indonesia membagikan strategi untuk mewujudkan transformasi sistem pangan di markas Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), New York, Amerika Serikat (AS),

DUNIA | 25 September 2021


TAG POPULER

# Kasus Aktif Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Timnas Brasil


# Kripto


# Pembakaran Mimbar Masjid



TERKINI
Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

Dua Film Indonesia Ramaikan Beijing International Film Festival 2021

HIBURAN | 5 jam yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings