Afsel Sita Pesawat Maskapai Air Tanzania

Afsel Sita Pesawat Maskapai Air Tanzania
Pesawat maskapai Air Tanzania ( Foto: Kenya Tribune / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Minggu, 25 Agustus 2019 | 16:33 WIB

Johannesburg, Beritasatu.com- Pemerintah Afrika Selatan telah menyita satu pesawat dari pesawat maskapai nasional Tanzania. Seperti dilaporkkan BBC, Sabtu (24/8), pemerintah Tanzania menyatakan pesawat Airbus 220-300 itu dijadwalkan terbang dari Afrika Selatan, pada Jumat (23/8) ke Dar es Salaam di Tanzania.

Sejauh ini, tidak segera jelas mengapa tindakan itu diambil, dan otoritas Afrika Selatan belum berkomentar.

Tetapi seorang pensiunan petani mengatakan pesawat itu disita sebagai kompensasi karena pemerintah Tanzania belum membayar utangnya US$ 33 juta (Rp469,4 miliar).

Pengacara Roger Wakefield mengatakan uang itu diberikan setelah pemerintah Tanzania menyita tanah milik petani Afrika Selatan.

Seorang juru bicara pemerintah Tanzania mengatakan kepada BBC bahwa pengacara negara itu telah tiba di Afrika Selatan untuk menyelidiki.

Dalam pernyataan pada Jumat, Air Tanzania menyatakan bahwa perusahaan diperkirakan membuat penyesuaian jadwal penerbangan "karena keadaan yang tidak terduga”. Tetapi mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Direktur pelaksana Ladislaus Matindi mengatakan pengaturan telah dibuat bagi penumpang untuk melanjutkan perjalanan mereka dengan penerbangan lain.

Langkah ini dilakukan hanya dua bulan setelah Air Tanzania membuka layanannya ke Afrika Selatan.

Presiden Tanzania John Magufuli telah memimpin upaya untuk menghidupkan kembali maskapai penerbangan milik negara. Dia berharap untuk meningkatkan pariwisata dan mengubah negara itu menjadi pusat transportasi utama.



Sumber: Suara Pembaruan