Afsel Sita Pesawat Maskapai Air Tanzania
Logo BeritaSatu
INDEX

BISNIS-27 524.475 (0)   |   COMPOSITE 6109.17 (0)   |   DBX 1194.89 (0)   |   I-GRADE 181.466 (0)   |   IDX30 517.087 (0)   |   IDX80 138.626 (0)   |   IDXBUMN20 407.246 (0)   |   IDXESGL 143.85 (-0.25)   |   IDXG30 142.274 (0)   |   IDXHIDIV20 456.023 (0)   |   IDXQ30 148.355 (0)   |   IDXSMC-COM 276.257 (0)   |   IDXSMC-LIQ 347.018 (0)   |   IDXV30 137.723 (0)   |   INFOBANK15 1047.79 (0)   |   Investor33 444.391 (0)   |   ISSI 179.418 (0)   |   JII 631.935 (0)   |   JII70 220.815 (0)   |   KOMPAS100 1231.17 (0)   |   LQ45 966.883 (-3.74)   |   MBX 1681.26 (0)   |   MNC36 329.297 (-2.07)   |   PEFINDO25 325.051 (0)   |   SMInfra18 313.073 (0)   |   SRI-KEHATI 379.382 (0)   |  

Afsel Sita Pesawat Maskapai Air Tanzania

Minggu, 25 Agustus 2019 | 16:33 WIB
Oleh : Unggul Wirawan / WIR

Johannesburg, Beritasatu.com- Pemerintah Afrika Selatan telah menyita satu pesawat dari pesawat maskapai nasional Tanzania. Seperti dilaporkkan BBC, Sabtu (24/8), pemerintah Tanzania menyatakan pesawat Airbus 220-300 itu dijadwalkan terbang dari Afrika Selatan, pada Jumat (23/8) ke Dar es Salaam di Tanzania.

Sejauh ini, tidak segera jelas mengapa tindakan itu diambil, dan otoritas Afrika Selatan belum berkomentar.

Tetapi seorang pensiunan petani mengatakan pesawat itu disita sebagai kompensasi karena pemerintah Tanzania belum membayar utangnya US$ 33 juta (Rp469,4 miliar).

Pengacara Roger Wakefield mengatakan uang itu diberikan setelah pemerintah Tanzania menyita tanah milik petani Afrika Selatan.

Seorang juru bicara pemerintah Tanzania mengatakan kepada BBC bahwa pengacara negara itu telah tiba di Afrika Selatan untuk menyelidiki.

Dalam pernyataan pada Jumat, Air Tanzania menyatakan bahwa perusahaan diperkirakan membuat penyesuaian jadwal penerbangan "karena keadaan yang tidak terduga”. Tetapi mereka tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Direktur pelaksana Ladislaus Matindi mengatakan pengaturan telah dibuat bagi penumpang untuk melanjutkan perjalanan mereka dengan penerbangan lain.

Langkah ini dilakukan hanya dua bulan setelah Air Tanzania membuka layanannya ke Afrika Selatan.

Presiden Tanzania John Magufuli telah memimpin upaya untuk menghidupkan kembali maskapai penerbangan milik negara. Dia berharap untuk meningkatkan pariwisata dan mengubah negara itu menjadi pusat transportasi utama.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Trump Bertemu Pemimpin G7 di Tengah Tensi Dagang AS-Tiongkok

Pertemuan puncak itu juga terjadi di tengah kekhawatiran perlambatan ekonomi global, serta ketegangan AS dengan Iran dan Rusia.

DUNIA | 25 Agustus 2019

Hadiri G-7 di Prancis, Trump Seperti Terisolasi

Untuk pertama kalinya KTT G7 tidak akan mengeluarkan pernyataan bersama usai pertemuan.

DUNIA | 25 Agustus 2019

PBB: Tingkat Kemiskinan di Malaysia Jauh Lebih Tinggi

Pelapor khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) untuk kemiskinan ekstrim dan hak asasi manusia (HAM), Philip Alston, membantah pernyataan Malaysia bahwa negara itu hampir berhasil menghapuskan kemiskinan

DUNIA | 24 Agustus 2019

Gagal Repatriasi Rohingya, Myanmar Salahkan Bangladesh

Myanmar menyalahkan Bangladesh atas kegagalan kedua kalinya untuk melakukan repatriasi warga Rohingya.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Presiden Brazil Kerahkan Tentara Atasi Kebakaran Hutan Amazon

Presiden Brazil Jair Bolsonaro mengesahkan perintah untuk mengerahkan angkatan bersenjata negara itu dalam membantu penanganan kebakaran di hutan hujan Amazon.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Longsor di Sichuan, Tiongkok, 9 Tewas dan 35 Hilang

Sembilan orang telah tewas dan 35 orang dinyatakan masih hilang setelah serangkaian tanah longsor di wilayah otonom di provinsi Sichuan, Tiongkok barat daya.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Presiden Erdogan Pastikan Kunjungi Indonesia di Awal Tahun 2020

Presiden Erdogan terakhir kali melakukan kunjungan ke Jakarta pada 2015.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Trump Juga Umumkan Tarif Baru untuk Tiongkok

Tak hanya memerintahkan perusahaan Amerika Serikat (AS) meninggalkan Tiongkok, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump juga mengumumkan tarif tambahan.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Ribuan Jemaah Haji Indonesia Berangsur Tinggalkan Makkah

Ribuan anggota jemaah haji Indonesia mulai berangsur meninggalkan Kota Mekkah setelah puncak musim haji rampung.

DUNIA | 24 Agustus 2019

Telan 68 Paket Kokain, WN Kenya Ditangkap

Pada Rabu (21/8), pihak berwenang Thailand memergoki pria Kenya yang mencoba menyelundupkan lebih dari 60 paket kokain dalam perutnya

DUNIA | 23 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS