Presiden Brazil Kerahkan Tentara Atasi Kebakaran Hutan Amazon

Presiden Brazil Kerahkan Tentara Atasi Kebakaran Hutan Amazon
Aktivis berdemonstrasi untuk mengecam pemerintah Presiden Brasil Jair Bolsonaro atas kebakaran di hutan hujan Amazon di depan Kedutaan Besar Brasil di Santiago, Jumat (23/8/2019). ( Foto: AFP / Martin BERNETTI )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Sabtu, 24 Agustus 2019 | 20:02 WIB

Porto Velho, Beritasatu.com- Presiden Brazil Jair Bolsonaro mengesahkan perintah untuk mengerahkan angkatan bersenjata negara itu dalam membantu penanganan kebakaran di hutan hujan Amazon. Kemarahan global meningkat termasuk ancaman pembatalan kesepakatan perdagangan besar karena rusaknya paru-paru dunia tersebut.

“Itu rencananya,” kata Bolsonaro, Jumat (23/8), tanpa mengatakan kapan tentara akan terlibat tapi menyebut tindakan akan segera dilakukan.

Setelah pertemuan darurat larut malam dengan anggota kabinetnya, Jumat, Bolsonaro mengeluarkan dekrit yang mengizinkan pengerahan angkatan bersenjata untuk membantu memadamkan api dan memberantas kejahatan di wilayah itu. Langkah itu diambil setelah munculnya aksi demonstrasi di seluruh dunia karena kebakaran hutan hujan Amazon dianggap krisis global yang memperburuk situasi perubahan iklim saat ini. Hutan Amazon menguasai setengah dari hutan hujan yang tersisa di dunia.

Gumpalan asap tebal terlihat naik ke atas langit di atas hutan lebat di negara bagian barat laut Rondonia yang menunjukkan api terang berwarna oranye terlihat sejauh beberapa kilometer.

“Itu normal dan seperti ini karena asap dari kebakaran,” kata seorang pegawai hotel di ibu kota Rodonia, Porto Velho, yang wilayahnya tertutup oleh asap kebakaran.

Kebakaran di hutan hujan terbesar di dunia itu telah memicu protes di jalanan dan perang kata-kata antara Bolsonaro dan Presiden Prancis Emmanuel Macron.

Sejumlah kecil demonstran berkumpul di luar perwakilan diplomatik Brazil di Paris, London, dan Jenewa untuk mendesak Brazil melakukan lebih lagi untuk mengatasi kebakaran.

Angka terbaru memperlihatkan 76.720 kebakaran hutan terjadi di Brazil sebagai jumlah tertinggi sejak 2013. Sekitar 700 kebakaran baru terjadi pada Rabu (21/8) dan Kamis (22/8) berdasarkan Institut Nasional untuk Penelitian Ruang (INPE) telah memicu pencemaran udara di kota-kota termasuk Sao Paulo dimana kabut tebal telah mengubah siang hari seperti malam pada Senin (19/8)



Sumber: Suara Pembaruan