Untuk Korban Topan Lekima, Tiongkok Alokasikan Bantuan Bencana Rp 773 Miliar

Untuk Korban Topan Lekima, Tiongkok Alokasikan Bantuan Bencana Rp 773 Miliar
Penyelamat bekerja setelah topan Lekima di Linan, provinsi Zhejiang timur, Tiongkok, Senin (12/8/2019). Korban tewas akibat Topan Lekima bertambah 49 orang pada 13 Agustus dan 21 orang masih hilang. ( Foto: AFP / Dokumentasi )
Unggul Wirawan / WIR Rabu, 14 Agustus 2019 | 20:34 WIB

Beijing, Beritasatu.com- Tiongkok telah mengalokasikan 378 juta yuan (sekitar Rp773 miliar) ke lima wilayah tingkat provinsi yang dilanda bencana alam Topan Lekima.

Pada Selasa (13/8), Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok menyatakan uang itu akan digunakan untuk pencarian dan penyelamatan para korban, inspeksi dan pemantauan untuk mencegah bencana sekunder, serta evakuasi darurat.

Saat kehancuran, kata kementerian, 115 juta yuan (sekitar Rp 235,2 miliar) disalurkan ke provinsi Hunan di Tiongkok tengah, dan 102 juta yuan (sekitar Rp 208,6 miliar) dialokasikan ke provinsi Yunnan di barat daya, sementara sisanya akan ke provinsi Jiangxi dan Guizhou serta Kota Chongqing.

Kementerian telah mengirimkan beberapa tim kerja ke wilayah ini untuk memandu pekerjaan bantuan bencana lokal.

Kementerian Manajemen Darurat Tiongkok menyatakan sekitar 12,88 juta orang di sembilan wilayah tingkat provinsi di Tiongkok telah terkena dampak Topan Lekima pada Selasa.

Sekitar 2 juta orang di provinsi Zhejiang, Jiangsu, Shandong, Anhui, Fujian, Hebei, Liaoning, dan Jilin serta kota Shanghai telah dipindahkan.

Hampir 13.000 rumah runtuh dan sekitar 119.000 rumah rusak, sementara 996.000 hektar tanaman terkena dampak topan.

Lekima mendarat sekitar pukul 1.45 Sabtu dini hari di kota Wenling di Provinsi Zhejiang, Tiongkok timur. Topan itu melakukan pendaratan kedua pada Minggu pukul 20.50 di pantai Qingdao, Provinsi Shandong.



Sumber: Suara Pembaruan