14 Negara Uni Eropa Setuju Kesepakatan Migran

14 Negara Uni Eropa Setuju Kesepakatan Migran
Sekelompok 47 migran dipindahkan dari perahu karet saat operasi penyelamatan oleh kapal berbendera Belanda, Sea Watch 3 di lepas pantai Libia, Sabtu (19/1/2019). ( Foto: AFP / FEDERICO SCOPPA )
Natasia Christy Wahyuni / WIR Selasa, 23 Juli 2019 | 20:45 WIB

Paris, Beritasatu.com- Presiden Prancis Emmanuel Macron mengatakan 14 negara Uni Eropa (UE) setuju atas “mekanisme solidaritas” terbaru yang diajukan oleh Jerman dan Prancis untuk pengalokasian migran dan pengungsi di blok tersebut.

Pengumuman itu disampaikan setelah pertemuan para menteri luar negeri dan dalam negeri UE di ibu kota Prancis, Paris, Senin (22/7), menyusul pertemuan pertama di Finlandia pekan lalu.

“Kesimpulan pertemuan pagi ini bahwa secara prinsip 14 negara anggota, pada tahap ini, telah menyampaikan persetujuan mereka atas dokumen Prancis-Jerman,” ujar Macron.

Macron tidak memberikan rincian spesifik atas kesepakatan itu, tapi menyebut inisiatif baru tersebut akan cepat dan otomatis. Ketidaksepakatan terkait pembagian migran yang diselamatkan membuat UE mengakhiri patroli mereka di Laut Mediterania awal tahun ini. Italia menolak pengaturan dengan sebagian besar orang-orang yang selamat itu dibawa ke pelabuhan-pelabuhan negaranya.

Menurut Macron, dari 14 negara tersebut, delapan negara telah secara aktif memberikan partisipasi mereka. Sedangkan, enam negara lainnya baru mendukung secara prinsip rencana Prancis-Jerman saat pembicaraan di Paris.

“Dari 14 negara itu, delapan (negara) telah memberlakukan kerja sama dan partisipasi mereka dalam mekanisme stabil yang akan memungkinkan komisioner bertindak berdasarkan permintaan dan tanggapan dari delapan negara anggota dengan semangat solidaritas yang diperlukan,” kata Macron.

Kedelapan negara itu adalah Kroasia, Finlandia, Prancis, Jerman, Irlandia, Lithuania, Luksemburg, dan Portugal. Sementara, enam negara UE yang mendukung secara prinsip tidak disebutkan.



Sumber: Suara Pembaruan