Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Mantan Kabais Kecam Konten YouTube Sudutkan TNI-AL

Sabtu, 16 Oktober 2021 | 10:32 WIB
Oleh : Yudo Dahono / YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais), Soleman B Pontoh mengecam beredarnya konten video menyesatkan yang diunggah dalam tayangan media sosial YouTube. Dalam video yang tersebar di kanal YouTube dan diunggah pada 12 Oktober 2021 lalu tersebut terdapat narasi yang merendahkan serta meremehkan peran TNI AL di Laut Natuna Utara.

Video yang diunggah oleh akun S3militer official tersebut diduga diunggah guna mendapatkan like dan subscribe di mana hingga berita ini ditayangkan, konten tersebut telah ditonton sebanyak 173.000 kali serta telah mendapatkan 16.000 like.

"Ini nggak benar, ini siapa yang bilang bahwa kapal riset Tiongkok buyar?" tegas Soleman B Pontoh menanggapi video tersebut kepada sejumlah media pada Sabtu (16/10/2021).

Pengamat intelijen dan militer itu juga mempertanyakan sumber beritanya dari mana dan oleh karena itu Soleman memastikan narasi yang mengiringi tayangan dalam video tersebut adalah hoax alias berita palsu. Masyarakat diminta tidak mempercayai hoaks sehingga tidak terpengaruh atas berita tersebut.

"Ini adalah hoax, karena tidak ada sumbernya," tegas Soleman lagi.

Soleman menegaskan bahwa di Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) adalah wilayah bebas berlayar oleh karenanya kapal Tiongkok mempunyai hak untuk berlayar yang disebutkan dalam video itu di laut Natuna utara oleh karena itu jika Tiongkok benar melakukan riset maka dipastikan sudah mengantongi izin, sehingga patut dipertanyakan kenapa Tiongkok harus lari dari ZEE.

"Lalu mengapa mereka (Tiongkok) harus lari? Jadi tidak masuk akal kalau mereka sedang riset lalu buyar karena ada kapal Prancis dan lainnya yang datang. Itu nggak benar," papar Soleman menambahkan.

Soleman menilai, video itu diunggah untuk menyerang TNI khususnya TNI AL yang sedang bertugas di kawasan itu. "Itu mendeskriditkan TNI AL di mana seakan-akan TNI AL tidak kerja," sesalnya.

Secara terpisah, pengamat maritim dari National Maritime Institute (Namarin) Siswanto Rusdi mengatakan, video tersebut sangat provokatif sekali karena pengunggah video tersebut tidak memahami mengenai kondisi kelautan namun bicara terkait kelautan. Padahal kondisi laut itu sangat berbeda dengan darat. Karena kompromi sangat dijunjung tinggi ketika di laut.

"Di laut internasional siapa saja boleh berlayar karena laut internasional merupakan wilayah yang bebas. Kecuali di laut teritorial," paparnya.

Siswanto menegaskan, di laut internasional maka tidak boleh siapapun melarang untuk melintas atau berlayar. Sehingga tidak ada negara manapun untuk mengusir. Apalagi dalam narasi video tersebut disebutkan Tiongkok dikeroyok oleh Inggris, Prancis, Amerika Serikat dan Australia.

Siswanto juga mempertanyakan bagaimana Amerika bisa mengusir kapal Tiongkok karena Amerika tidak ikut menandatangani UNCLOS 1982. Atas dasar itu Amerika tidak bisa seenaknya mengusir kapal Tiongkok di kawasan internasional kecuali jika Amerika ikut menandatangani UNCLOS 1982.

"Saya nilai video itu penggiringan opini bahwa Tiongkok digiring salah karena pada dasarnya siapa saja boleh masuk berlayar di kawasan laut internasional," jelasnya.

Siswanto pun menilai, penyebaran video tersebut untuk memantik pihak-pihak terkait bereaksi. Oleh karena itu Siswanto meminta agar Kominfo untuk menindak penyebaran video tersebut agar tidak semakin meluas.

"Itu video pelintiran, pemahaman yang terbatas tapi mau bicara terkait laut. Itu video agar kita melabrak Tiongkok. Kita kan negara yang bebas aktif. Sekarang ini memang sedang perang dingin baru, AS dan Tiongkok. Video itu sedang mengupayakan agar kita untuk terlibat," tandasnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Kualitas Konten dan Layanan Medsos Perlu Ditingkatkan

Pemerintah menyatakan perlunya meningkatkan kualitas konten dan layanan media sosial (medsos) pada instansi pemerintah.

DIGITAL | 28 November 2021

British Council Indonesia Gratiskan Perpustakaan Digital

British Council dengan bangga meluncurkan secara resmi perpustakaan digital di Indonesia yang bisa diakses gratis.

DIGITAL | 27 November 2021

FAB Ajak Gen Z Ciptakan Ekosistem Industri Kreatif

Program Y merupakan program solusi yang tersedia dalam platform FAB untuk Gen-Z dan milenial, yang ingin menjadi young creativepreneur.

DIGITAL | 27 November 2021

G-20, Pemerintah Gandeng Komunitas Media dan Internasional

Pemerintah mendorong keterlibatan komunitas media baik di dalam maupun luar negeri.

DIGITAL | 27 November 2021

Layanan Kesehatan MILVIK Dokter untuk Seluruh Keluarga

Rasio dokter di Indonesia adalah 4:10.000, atau dengan kata lain, setiap satu dokter bertanggung jawab untuk melayani hingga 2.500 orang.

DIGITAL | 25 November 2021

Kemitraan GBG dan IST Cegah Penipuan Perbankan Digital

Kemitraan GBG-IST akan membantu memperkuat kemampuan go-to-market, integrasi sistem dan pengiriman, dengan rangkaian solusi penipuan komprehensif.

DIGITAL | 27 November 2021

Presidensi G-20, Kominfo Siapkan Infrastruktur TIK

Kemkominfo menyiapkan dukungan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi berupa konektivitas 5G, perangkat pendukung pertemuan virtual.

DIGITAL | 26 November 2021

Floki Inu Bakal Samai Ketenaran Shiba Inu?

Walau masih tergolong koin micin, tetapi harga Floki Inu sempat naik 200%.

DIGITAL | 26 November 2021

Tampil Beda, Litedex Protocol Siap Bersaing di Kancah Global

Litedex Protocol fokus pada investasi pengembangan multi chain dan bridge melalui beberapa blockchain serta kemitraan dengan proyek token metaverse populer.

DIGITAL | 26 November 2021

Pacu Loyalitas Konsumen, Tada Partner Network Diluncurkan

Guna memacu loyalitas konsumen, Tada Platform Omnichannel Loyalty & Rewards terkemuka di Asia Tenggara menggelar program Tada Partner Network.

DIGITAL | 26 November 2021


TAG POPULER

# UFO


# Ezra Walian


# Varian Covid-19


# Ralf Rangnick


# Aliran Dana Teroris



TERKINI
Ini Target Indonesia dalam Sidang ITTO ke-57

Ini Target Indonesia dalam Sidang ITTO ke-57

NASIONAL | 1 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings