Kemkominfo Persiapkan Migrasi Siaran TV Analog ke Digital
Logo BeritaSatu

Kemkominfo Persiapkan Migrasi Siaran TV Analog ke Digital

Minggu, 7 Maret 2021 | 09:32 WIB
Oleh : Jayanty Nada Shofa / JNS

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) sedang mempersiapkan migrasi penyiaran televisi terestrial dari teknologi analog ke teknologi digital atau biasa disebut analog switch off (ASO).

Menurut Menkominfo Johnny G. Plate, pemerintah telah memiliki regulasi dan menyiapkan rencana seleksi penyelenggaraan multiplexing di 22 provinsi untuk implementasi ASO.

Sesuai dengan ketentuan UU Cipta Kerja (Ciptaker) Pasal 72 ayat (8), proses ASO ini harus ini diselesaikan paling lambat dua tahun sejak UU Ciptaker berlaku. Dengan ini, pemerintah menargetkan siaran digital ini dapat selesai sepenuhnya pada 2 November 2022.

"Dengan demikian, kita memiliki waktu kurang lebih 20 bulan untuk meneruskan persiapan penghentian siaran televisi analog dan beralih sepenuhnya ke siaran televisi digital di seluruh Indonesia,” jelas Menkominfo, sebagaimana dikutip dari keterangan tertulisnya, Kamis (4/3/2021).

Johnny menjelaskan, ketentuan mengenai migrasi penyiaran telah ditetapkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 46 Tahun 2021 tentang Pos, Telekomunikasi, dan Penyiaran (Postelsiar).

“PP Postelsiar ini sangat penting bagi proses migrasi televisi digital, karena secara spesifik mengatur mengenai multiplexing. Dalam pengoperasiannya, multipleksing menggunakan spektrum frekuensi radio sebagai sumber daya alam terbatas,” tambahnya.

Menkominfo menjelaskan, PP Postelsiar telah mengatur multiplexing bagi penyelenggara dalam jumlah terbatas. Bagi Lembaga Penyiaran Publik (LPP), TVRI akan menjalankan siaran televisi digital sekaligus berperan menyelenggarakan multiplexing bagi lembaga penyiaran lain.

“Bagi Lembaga Penyiaran Swasta (LPS), Kementerian Kominfo akan melaksanakan evaluasi dan seleksi untuk dapat menetapkan LPS sebagai penyelenggara multiplexing,” ujarnya.

Adapun metode evaluasi nantinya akan diterapkan pada daerah yang telah terselenggara multiplexing oleh LPS. “Sementara itu, untuk daerah-daerah yang belum terselenggara multiplexing oleh LPS, Kementerian Kominfo akan membuka seleksi terutama pada daerah-daerah yang dinilai masih memerlukan tambahan penyelenggaraan multiplexing,” jelasnya.

Hal tersebut diperlukan untuk melengkapi kebutuhan multiplexing yang sudah diselenggarakan oleh LPP TVRI.

“Selain itu, seleksi itu juga diperlukan untuk memenuhi keperluan migrasi ke siaran televisi digital karena jumlah siaran televisi analog di daerah-daerah tersebut lebih banyak dari jumlah slot multiplexing siaran digital yang dapat disediakan oleh multiplexing LPP TVRI,” imbuhnya.

Johnny menilai migrasi ke TV digital ini lebih efisien. Dengan berbagi infrastruktur antara lembaga penyiaran dalam multiplexing, satu kanal frekuensi dalam pengoperasian multipleksing dapat menyiarkan hingga sepuluh program secara bersamaan.

“Hal ini akan berimplikasi pada biaya infrastruktur yang lebih efisien, serta penghematan spektrum frekuensi untuk keperluan seperti pemanfaatan pita lebar jaringan telekomunikasi seluler,” jelas Johnny.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Halalpedia Optimistis Berkembang di Tengah Gelombang Pandemi

Kehadiran Halalpedia diharapkan mampu memenuhi kebutuhan halal lifestyle masyarakat Indonesia.

DIGITAL | 6 Maret 2021

Oppo Reno5 Edisi Marvel Avengers Dijual dengan Sistem Undangan

Oppo Reno5 Marvel Avengers Edition ini merupakan hasil kolaborasi ketiga Oppo dengan Marvel.

DIGITAL | 6 Maret 2021

#MoeldokoSaveDemokrat Trending Topic, Pengamat: Bukti Dukungan Warganet

Posisi trending topic di Twitter dipandang sebagai salah satu bukti dukungan kepada Moeldoko.

DIGITAL | 6 Maret 2021

Serangan Siber dan Fraud Masih Jadi Ancaman Layanan Keuangan

Hanya 57% konsumen di Indonesia percaya perlindungan data layanan keuangan.

DIGITAL | 5 Maret 2021

Studilmu Jadi Lembaga Pelatihan Resmi Mitra Kartu Prakerja

Studilmu mengumumkan sebagai mitra resmi pemerintah dalam menyukseskan program kartu prakerja.

DIGITAL | 5 Maret 2021

Samsung Cari Anak Muda Jadi Galaxy Creator

Samsung Electronics Indonesia mengampanyekan #TetapSemangatIndonesia untuk mendukung generasi muda terus belajar, berkreasi.

DIGITAL | 5 Maret 2021

ABB Dorong Sistem Motors Hemat Energi Antisipasi Perubahan Iklim

ABB mengimbau pemerintah dan industri menerapkan teknologi tersebut dalam mengurangi dampak perubahan iklim.

DIGITAL | 4 Maret 2021

Youtap Prediksi Pembayaran di Indonesia Akan Didominasi QR Payment

Youtap Indonesia terus mendorong dan mengedukasi para mitra merchant di Indonesia untuk menggunakan teknologi QR dalam proses pembayaran.

DIGITAL | 4 Maret 2021

Cade Siap Bersaing di Pasar Aksesoris Gadget Indonesia

Cade menghadirkan beragam produk penunjang gadget generasi milenial di Indonesia.

DIGITAL | 3 Maret 2021

Pandemi Covid-19 Momentum Akselerasi Transformasi Digital Pemerintahan

Cara hidup seluruh lapisan masyarakat kini dituntut untuk beradaptasi dengan memanfaatkan teknologi informasi yang berbasis transformasi digital.

DIGITAL | 3 Maret 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS