Mahasiswa UI Ciptakan Aplikasi Asesmen Risiko Covid-19

Mahasiswa UI Ciptakan Aplikasi Asesmen Risiko Covid-19
Tampilan aplikasi EndCorona yang diluncurkan oleh Mahasiswa UI. (Foto: Beritasatu Photo / Istimewa)
Bhakti Hariani / FER Rabu, 1 April 2020 | 19:10 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Sejumlah mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang berasal dari Fakultas Kedokteran UI (FKUI) dan Fakultas Ilmu Komputer UI (Fasilkom UI) berkolaborasi menciptakan sebuah platform penyedia asesmen risiko Covid-19 bernama EndCorona.

Baca Juga: BNPB Gandeng UI Kembangkan Portal Bencana Covid-19

Kehadiran aplikasi bertujuan sebagai upaya untuk mendeteksi risiko secara mandiri serta mencegah berkembangnya berita hoax terkait virus corona atau Covid-19. Aplikasi EndCorona, dapat diakses di endcorona.fk.ui.ac.id dan atau endcorona.id melalui komputer ataupun perangkat ponsel.

Inisiator EndCorona, Arya Lukmana, mengatakan, aplikasi EndCorona dilengkapi dengan berbagai fitur yang membantu masyarakat dalam menghadapi wabah Covid-19 di Indonesia. Salah satunya, fitur asesmen untuk mengetahui kondisi diri sendiri mengenai risiko mengalami Covid-19.

"Asesmen ini dapat digunakan untuk mengelompokkan pengguna sesuai kerentanannya mengidap Covid-19 dengan kategori risiko rendah, hati-hati, rentan, sangat rentan," kata Arya Lukmana saat soft launching EndCorona secara livestreaming, Rabu (1/4/2020).

Baca Juga: Ombudsman Dukung Penerapan PSBB

Arya menuturkan, fitur yang ada di dalam EndCorona terdiri atas asesmen kerentanan Covid-19, hotline lengkap rumah sakit di Indonesia dan Dinas Kesehatan daerah se-Indonesia, Helpline FKUI, konten edukasi dan berita terpercaya, statistik harian, dan data tracking untuk penelitian. Keunggulan platform ini adalah menggunakan teknologi komputasi awan atau cloud sehingga akan cepat dengan downtime hampir tidak ada.

"Kami berharap melalui aplikasi ini, masyarakat dapat menyadari akan risiko mereka terkena Covid-19 dan bertindak sesuai dengan kerentanan masing-masing," kata Arya.

Dekan FKUI, Ari Fahrial Syam menambahkan, pada situasi dan kondisi saat ini masyarakat membutuhkan informasi mengenai penyakit Covid-19.

Baca Juga: Khofifah Optimistis Muncul Herd Immunity di Jatim

"Mudah-mudahan aplikasi ini bisa menjadi salah satu solusi dan upaya bagi masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19," ujar Ari.



Sumber: BeritaSatu.com