Laga Sarat Bintang di Grand Final Piala Presiden ESports 2020

Laga Sarat Bintang di Grand Final Piala Presiden ESports 2020
Piala Presiden Esports 2020 memasuki fase puncak, yaitu babak Grand Final yang akan diselenggarakan pada 1-2 Februari di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Jumat, 31 Januari 2020 | 21:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Piala Presiden Esports 2020 memasuki babak grand final yang akan diselenggarakan pada 1-2 Februari di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Piala Presiden Esports 2020 menyediakan total hadiah sebesar Rp 1,6 miliar.

Sebanyak 19 atlet esports Indonesia yang menjadi juara di kualifikasi regional Indonesia Timur dan Indonesia Barat, siap bertarung menghadapi 39 atlet esports juara kualifikasi dari negara-negara regional Asia Tenggara yaitu Thailand, Vietnam, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Kamboja.

Ketua Panitia Penyelenggara Piala Presiden Esports 2020, Giring Ganesha, mengatakan, grand final yang diselenggarakan selama dua hari akan menjadi penentu atlet dan tim esports yang berhak mengangkat tropi juara Piala Presiden Esports 2020.

"Di grand final Piala Presiden Esports 2020, seluruh atlet dan tim esports terbaik dari setiap negara dipastikan akan bertarung habis-habisan. Ini akan menjadi sajian menarik untuk disaksikan. Kami optimis bahwa atlet-atlet esports Indonesia mampu meraih gelar juara dan mengharumkan nama bangsa," ujar Giring Ganesha, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Jumat (31/1/2020).

Pada game Free Fire, 12 tim besar siap adu strategi untuk melumpuhkan lawannya. Tim Free Fire Indonesia diwakili oleh Louvre, Dranix, Elvo G.I, Big Akar. Sedangkan tim Free Fire dari Thailand diwakili oleh Illuminate dan Evos-MG1. Lalu, Cloud dan Flash dari Vietnam. Argon My dan High Quality Squad menjadi perwakilan dari Malaysia, serta Pak Royal Army dari Filipina, dan KHKR sebagai perwakilan dari Kamboja.

Penyelenggaraan Piala Presiden Esports 2020 yang memasuki tahun kedua ini merupakan kolaborasi IESPL sebagai mitra Pemerintah Indonesia melalui Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Pemuda dan Olahraga, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Kementerian Komunikasi dan Informatika.

Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan, pemerintah terus menggenjot upaya memajukan industri kreatif, khususnya esports.

"Geliat dan antusiasme generasi milenial terhadap esports perlu diberi ruang dan arahan yang tepat agar berdampak positif," kata Moeldoko.

Menurut Moeldoko, dengan peningkatan level turnamen Piala Presiden Esports 2020 menjadi tingkat Asia Tenggara, diharap dapat menjadikan ekosistem esports Indonesia semakin maju.

"Terselenggaranya Piala Presiden Esports 2020 menjadi upaya serius pemerintah bagi masa depan bangsa yang lebih gemilang di bidang esports. Kita menantikan dan berharap bahwa di grand final Piala Presiden Esports 2020 nanti akan lahir atlet-atlet esports Indonesia yang berprestasi dan mengharumkan nama bangsa," tandas Moeldoko.

 



Sumber: BeritaSatu.com