1,5 Tahun Terakhir, Produk di Tokopedia Bertambah 150%

1,5 Tahun Terakhir, Produk di Tokopedia Bertambah 150%
Senior Vice President of Engineering Tokopedia, Herman Widjaja saat media gathering di Jakarta, Kamis (30/1/2020). (Foto: Beritasatu Photo / Whisnu Bagus)
Whisnu Bagus Prasetyo / WBP Kamis, 30 Januari 2020 | 18:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Perusahaan teknologi yang bertranformasi menjadi super ecosystem, Tokopedia mencatat kinerja cemerlang dalam 1,5 tahun terakhir. Per Januari 2020, pengguna aktif (konsumen) situs jual beli online ini mencapai 90 juta user atau naik 50 persen dibanding pertengahan 2018 sebanyak 60 juta user aktif.

"Dari sisi produk yang dijual, saat ini mencapai 250 juta item, melonjak signifikan 150 persen dari 1,5 tahun lalu sekitar 100 juta produk," kata Senior Vice President of Engineering Tokopedia, Herman Widjaja, dalam media gathering di Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Sementara dari sisi merchant (penjual) kata dia, per Januari 2020 mencapai 7,2 juta pedagang, naik 80 persen dari 4 juta merchant pada pertengahan 2018. "Dari total merchant itu, sekitar 85 persen adalah new entrepeneur," kata Herman Widjaja.

Menurut Herman, bertumbuhnya kinerja Tokopedia tak lepas dari besarnya peluang industri teknologi berkembang di Indonesia. Hal ini didukung demografi penduduk usia muda yang besar, tumbuhnya masyarakat ekonomi menengah, serta meningkatnya penetrasi internet di Indonesia.

Herman mengatakan, perkembangan industri teknologi yang semakin pesat berbanding lurus dengan kebutuhan talenta digital. Untuk itu, Tokopedia berupaya membangun kemitraan dengan pelaku bisnis, pemerintah, institusi pendidikan, hingga komunitas independen. "Kesiapan talenta digital merupakan salah satu kunci utama terwujudnya ekosistem industri teknologi yang lebih maju dan mampu bersaing secara global. Saya optimistis talenta digital Indonesia kelak dapat bersaing dengan negara lain," kata pria yang pernah bekerja sebagai pemimpin di bidang teknologi Google, Facebook, Amazon dan Microsoft ini.

Upaya Tokopedia membangun talenta digital di Indonesia dengan meluncurkan program Tokopedia Academy yang meliputi kegiatan reguler ‘Tech A Break’ sebagai wadah berbagi ilmu mengenai teknologi, workshop TI, hingga kerja sama strategis.

Tokopedia telah membuat Tokopedia UI Articial Intelegent (AI) Center of Excellence Tokopedia UI AI Center of Excellence merupakan pusat pengembangan AI pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi super-komputer deep learning dari NVlDIA. Pusat pengembangan ini dirancang untuk mendorong para pelaku akademi dan juga peneliti dalam memanfaatkan teknologi, serta mendorong pengembangan AI demi pemberdayaan dan kemajuan teknologi di Indonesia.

"Pertumbuhan bisnis Tokopedia yang semakin pesat harus diimbangi dengan jumlah talenta digital yang berkualitas. Saat ini ada ribuan talenta digital terbaik di Tokopedia. Saya selalu berusaha menanamkan DNA Tokopedia yakni Focus on Consumer, Growth Mindset, Make It Happen-Make it Better dalam tim sebesar dan sedinamis itu," kata Herman Widjaja yang memiliki 14 hak paten dan masuk jajaran 50 Chief Information Officer paling inovatif di ASEAN.



Sumber: BeritaSatu.com