Review Paket Unlimited

Paket Internet Unlimited, Ajang Pertarungan Operator Seluler

Paket Internet Unlimited, Ajang Pertarungan Operator Seluler
Ilustrasi sim card. ( Foto: Ist / Ist )
Emanuel Kure / FER Rabu, 29 Januari 2020 | 22:48 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tren penggunaan jaringan 4G semakin berkembang pesat seiring dengan semakin banyaknya operator yang membuat program paket internet tanpa batas atau unlimited. Namun, jangan dulu terkesima dengan kata unlimited.

Pasalnya, saat digunakan, tak semua operator itu ternyata rela memberikan kuota internet ‘tanpa batas’. Seperti namanya, unlimited, seharusnya apa yang ditawarkan para operator harus benar-benar tidak terbatas di aplikasi apapun, apalagi ada embel-embel jumlah kuota.

Saat ini, ada tiga operator telekomunikasi di Indonesia yang menawarkan produk internet unlimited, yaitu Smartfren, Indosat, dan juga Tri.

Yuk, kita coba kupas satu per satu mana di antara ketiga operator telekomunikasi ini yang benar-benar memberikan pelayanan yang jujur dan menguntungkan bagi para pelanggannya.

Smartfren, merupakan operator yang setia memberikan keuntungan kuota unlimited bagi para pelanggannya. Lihat saja dari banyaknya pilihan paket unlimited yang ditawarkan, mulai dari tahunan, bulanan, mingguan, hingga harian. Harga yang ditawarkan pun beragam, mulai dari Rp 9.000 hingga Rp 100.000, tergantung dari masa berlakunya.

Menariknya, pelanggan paket unlimited Smartfren diberikan akses menelepon gratis tanpa batas ke sesama pengguna dan menelepon gratis ke nomor pelanggan operator lain untuk beberapa menit.

Paket unlimited Smartfren juga menghadirkan beragam pilihan yang bisa dipilih sesuai kebutuhan, mulai dari batas pemakaian wajar 500 MB seharga Rp 50.000 perbulan, 1GB seharga Rp 75.000 perbulan, hingga 1,5 GB per hari seharga Rp 100.000 perbulannya.

Namun, berapapun batas pemakaian yang dipilih, pengguna tidak perlu khawatir karena batas ini akan refresh setiap harinya, jadi pengguna gak perlu khawatir internet tidak bisa dipakai di tengah bulan.

Smartfren juga tidak membagi-bagi penggunaan paket unlimited-nya untuk aplikasi tertentu. Artinya, semua kuota yang diberikan bisa digunakan baik untuk mengakses aplikasi Youtube, Grab, Gojek, Spotify, Joox, WhatsApp, Facebook, atau Instagram sekalipun, termasuk mengecek email, browsing web, dan streaming.

Saat mencoba layanan Indosat, paket dengan nama Unlimited 3GB dibanderol dengan harga Rp 62.000 jika dibeli di toko retail dekat rumah. Namun, untuk pembelian melalui e-commerce atau online shop ternama, harganya lebih murah Rp 1.000 sampai Rp 2.000, belum termasuk ongkos kirim.

Data internet yang bisa digunakan utamanya adalah 3GB, mereka memang menambahkan bonus data sebanyak 15GB namun hanya bisa digunakan untuk mengakses aplikasi tertentu, beberapa di antaranya WhatsApp, Facebook, Twitter, FB Messenger.

Ada juga aplikasi streaming seperti Youtube, Spotify dan Joox. Sayangnya, semua itu memiliki batas pemakaian wajar sebulan hanya 15GB. Tambah disayangkan, jika pengguna melebihi batas pemakaian wajar kecepatan yang diperoleh pengguna akan turun ke 128Kbps.

Sebagai gambaran, pengguna akan menghabiskan kuota sebesar 1,2GB hingga 1,4GB untuk menonton satu video berkualitas high definition selama 1 jam. Hal ini berarti, pengguna hanya bisa menonton video di Youtube sebanyak 10 jam selama sebulan, jika melewati itu maka kuota utama sebesar 3GB akan terpakai.

Berbicara kecepatan, Indosat juga menerapkan syarat untuk bisa menikmati Youtube dengan paket Unlimited Indosat 3GB itu. Indosat menekan kecepatan akses internet untuk aplikasi 'gratis' itu hanya sampai 128Kbps.

Bayangkan, menonton video dengan kemampuan putar hanya 128 kilobyte per detik. Padahal, kecepatan yang paling asik untuk menonton video di Youtube adalah 1 megabyte per detik atau hampir 10 kali lipat dari 128Kbps.

Lalu bagaimana dengan operator Tri? Operator ini punya Unlimited 6GB dengan harga Rp 50.000, namun hanya dapat digunakan mulai pukul 01.00 sampai dengan 17.00.

Walaupun Tri tak memiliki gimmick akses gratis ke aplikasi-aplikasi tertentu, dengan kata lain kuota utamanya benar-benar 6GB per bulan, pengguna tetap saja tidak bisa mengakses aplikasi sembarangan.

Pasalnya, penggunaan kuota utama itu dibatasi setiap harinya, hanya sampai 1GB per hari. Jadi, kalau pengguna sudah mengakses sampai 1GB di hari itu maka kecepatan akses internetnya akan dikurangi atau sedikit melambat.

Hal ini jelas akan berpengaruh saat pengguna menonton Youtube atau melakukan video call di aplikasi WhatsApp, maupun Live Instagram.

Satu lagi yang harus menjadi catatan adalah, pengguna yang membeli dan mengaktivasi nomor Tri di Jakarta, maka paket unlimited yang dimiliki hanya bisa dipakai di Jakarta. Jadi, untuk pengguna yang sering ke luar kota, dapat dipastikan tidak akan bisa menikmati paket unlimited.

Jadi kira-kira mana operator seluler yang paling jujur? Tentunya, kita kembalikan lagi bahwa fitrah unlimited tidak membuat pengguna khawatir kehabisan kuota di tengah bulan atau fakir kuota saat sedang menikmati serunya main online game.



Sumber: Investor Daily