NTT Startup Challenge 2019

NTT Berdayakan Ekosistem Usaha Rintisan di Indonesia

NTT Berdayakan Ekosistem Usaha Rintisan di Indonesia
NTT Ltd secara resmi mengumumkan NTT Startup Challenge 2019, di Jakarta, Rabu (9/10/2019). NTT Startup Chellenge 2019 dibentuk untuk memperlihatkan komitmen NTT dalam pemberdayaan pengembangan usaha rintisan di Indonesia. ( Foto: Beritasatu Photo / Istimewa )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 9 Oktober 2019 | 19:41 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - NTT Ltd  secara resmi mengumumkan NTT Startup Challenge 2019, sebagai bentuk komitmen NTT dalam pemberdayaan pengembangan usaha rintisan di Indonesia dan negara-negara di Asia Tenggara. Kompetisi ini juga ditujukan untuk memberikan dukungan kepada perusahaan rintisan yang memiliki kreatifitas dan teknologi inovatif untuk menciptakan ekosistem persaingan yang sehat.

Baca Juga: Hendra Lesmana Ditunjuk sebagai CEO NTT Indonesia

CEO NTT Ltd Indonesia, Hendra Lesmana, mengatakan, NTT Startup Challenge pertama dilakukan pada tahun 2017, bermitra dengan sejumlah perusahaan-perusahaan global. Melalui kompetisi ini, akan ada 10 finalis yang akan terpilih untuk memberikan presentasi mengenai bagaimana mereka dapat mengakselerasi usaha mereka dan menjadi mitra NTT.

"Ajang ini diselenggarakan untuk mendukung pengembangan komunitas ekosistem usaha rintisan di Indonesia, dengan peluang-peluang untuk memberikan dana, akses ke para investor NTT dan infrastruktur teknologi berkualitas," ujar Hendra Lesmana dalam keterangan persnya yang diterima Beritasatu.com, Rabu (9/10/2019).

Hendra menambahkan, tahun ini pihaknya berharap terdapat banyak kandidat yang akan mempresentasikan ide-ide segar yang akan memungkinan untuk menjadi unik dan berbeda, sehingga dapat memenuhi permintaan pasar, sekaligus selaras dengan pengembangan industri 4.0 di Indonesia.

Baca Juga: Bangun Data Center di Cikarang, NTT Investasi Rp 7,05 Triliun

"Di sisi lain, kami berharap para pemenang dapat berkolaborasi dengan NTT Group dan para mitra teknologinya. Keduanya, memiliki jejak bisnis di seluruh dunia untuk merealisasikan mimpi mereka, mencapai tujuan bisnis mereka dan menjadi sukses di lingkungan persaingan yang semakin ketat dan sengit,” kata Hendra Lesmana.

Pencetus program NTT Startup Challenge, Yasunori Kinebuchi, menambahkan, NTT Startup Challenge 2019 menciptakan kesempatan yang besar untuk perusahaan rintisan mengembangkan usaha sambil melihat setiap peluang dari transformasi digital yang saat ini sedang berlangsung.

"Presentasi ide adalah langkah penting mendapatkan peluang untuk menjalin kemitraaan apapun atau peluang untuk mendapatkan investasi bagi perusaahaan-perusahaan ini. Oleh karenanya, perusahaan-perusahaan rintisan yang berasal dari ide segar sebuah inovasi memiliki kesempatan yang lebih baik untuk dikenal sebagai mitra potensi serta menuju final,” kata Yasunori Kinebuchi.

Baca Juga: NTT Bangun Jaringan Bervisibilitas Tinggi di Indonesia

Periode registrasi NTT Startup Challenge 2019 sudah dimulai sejak 8 Agustus 2019 dan akan berakhir pada 23 Oktober 2019. Terdapat 500 perusahaan rintisan yang berpartisipasi dalam mempromosikan solusi-solusi kreatif dan model bisnis inovatif mereka dengan berfokus pada bidang Big Data, Fintech, Artificial Intelligence (AI), dan Sharing Economy.

Puncak dari ajang NTT Startup Challenge akan berlangsung pada 20 hingga 21 November 2019. Pada 20 November 2019, di ajang pembukaan ini, 10 finalis yang terpilih akan memberikan presentasi mengenai ide-ide dan model bisnis mereka di depan para juri yang berasal dari perusahaan-perusahaan pendanaan top, korporasi-korporasi besar dan mitra-mitra strategis NTT.

Tiga pemenang teratas usaha rintisan akan memenangkan total hadiah sebesar US$ 10.000. Selain itu, finalis terpilih juga akan menerima penghargaan dari para mitra strategis NTT, Panasonic dan Orange Japan.



Sumber: BeritaSatu.com