RoomMe Siap Fasilitasi Pemilik dan Penyewa Indekos

RoomMe Siap Fasilitasi Pemilik dan Penyewa Indekos
CEO RoomMe, Glen Ramersan. ( Foto: Beritasatu Photo / Emanuel Kure )
Emanuel Kure / FER Selasa, 8 Oktober 2019 | 18:26 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - RoomMe, startup operator indekos virtual pertama di Indonesia, hadir dalam bentuk aplikasi untuk memfasilitasi pemilik kos dan penyewa indekos di Indonesia.

Baca Juga: Indonesia Jadi Role Model Industri Startup di Asia

Startup ini mengelola ratusan gedung kos di Jabodetabek dan akan terus berekspansi ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. Saat ini, RoomMe telah mengelola ratusan indekos di wilayah Jabodetabek. Tahun depan, targetnya akan mengelola ribuan indekos lainnya di berbagi kota besar di Indonesia.

"Kita ini operator virtual yang menyiapkan solusi penyewaan indekos pertama di Indonesia. Kalau RnB, mereka itu hanya jual listing. Mereka tidak membantu sisi pemilik indekos untuk me-manage rumah indekos tersebut. Ada orang yang punya rumah indekos, bisa kasih ke RoomMe. Nanti RoomMe yang me-manage dan operate," kata CEO RoomMe, Glen Ramersan ketika ditemui dalam acara Tech in Asia di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (8/10/2019).

Menurut Glen, pihaknya tertarik untuk mengadirkan aplikasi pengelolaan virtual indekos ini. Pasalnya, selama ini pihaknya  melihat banyak kekurangan yang terjadi antara pemiliki dan penyewa indekos. Misalnya, setiap complain ataupun feedback dari penyewa indekos, sering tidak sampai ke pemilik.

"Jadi kita akan mengurus semuanya. Mulai dari kelayakan indekos yang kita audit, kemudan kenyamanan dan kemanan penyewa itu kita pastikan. Pemilik indekos tinggal menerima fixed income saja,” jelas Glen.

Baca Juga: AWS Dorong Adopsi Cloud di Indonesia

Menurut Glen, skema penyewaan antara pemilik indekos dan RoomMe, yaitu fixed income. Artinya, pemiliki indekos hanya menerima hasil kesepakatan harga sewa setiap bulan. Sedangkan, RoomMe, akan mengambil keuntungan kelebihan dari fix income tersebut.

"Kita juga menyiapkan segala fasilitas yang dibutuhkan dalam indekos tersebut, misalnya, fasilitas laundry, air panas, dan sebagainya. Itu yang kita sediakan, jika tidak disediakan oleh pemilik indekos. Nah, kelebihan itu yang kita dapat. Misalnya, pemilik indekos fixed income Rp 1 juta per bulan. Kalau lebih dari itu, karena berbagai fasilitas yang kita sediakan, itu akan jadi milik RommMe,” ungkap Glen.

Glen melanjutkan, saat ini, aplikasi RoomMe baru tersedia di website dan aplikasi Android. Dalam waktu dekat akan diluncurkan juga di platform iOS.

"Di aplikasi tersebut, pengguna bisa mencari dan mendapatkan informasi rumah indekos dengan cepat, termasuk melakukan pembayaran dengan metode yang beragam. Selain itu, pengguna juga bisa melakukan interaksi dalam komunitas. Sehingga, tercipta ekosistem rumah tinggal yang modern dan harmoni,” tegas Glen.



Sumber: Investor Daily