Bobby Nasution Mulai Terusik
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Bobby Nasution Mulai Terusik

Rabu, 30 September 2020 | 21:02 WIB
Oleh : Arnold H Sianturi / CAR

Medan, Beritasatu.com - Tensi politik masa kampanye dalam Pilkada Medan, Sumatera Utara (Sumut) semakin meningkat. Calon Wali Kota Medan nomor urut 2, Bobby Nasution yang selama ini berusaha tenang, mulai menyerang balik rivalnya Akhyar Nasution.

Bobby menegaskan potensi tidak netral dalam kontestasi demokrasi justru memungkinkan dilakukan datang pihak incumbent, dan bisa melibatkan oknum aparatur sipil negara (ASN). Hal ini merespons pernyataan Akhyar yang menginginkan pilkada damai dan tidak ada pemain baru.

“Jika ada pihak yang menyampaikan pilkada berpotensi tidak netral, justru itu menjadi pertanyaan, karena petahana bisa saja melibatkan oknum aparatur di masa kampanye untuk memenangkan pilkada,” ujar Bobby Nasution di Medan, Rabu (30/9/2020).

Menantu Presiden Joko Widodo ini menginginkan pesta demokrasi di Medan dapat terlaksana dengan adil dan penuh kedamaian. Bobby tidak menginginkan proses demokrasi itu ternoda karena adanya upaya membenturkan masyarakat di Mesan.

“Pasangan Bobby Nasution-Aulia Rachman menginginkan pilkada ini diwarnai dengan perang program dan gagasan. Kami tidak menginginkan masyarakat dibeda-bedakan dan dibenturkan satu dengan lainnya. Masyarakat harus tetap hidup rukun di tengah kemajemukan,” kata Bobby.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Lawan Radikalisme, Pemuka Agama Diminta Bina Terpidana Terorisme

Romli mengatakan, pembinaan menjadi penting sebagai upaya melawan dan mencegah penyebaran paham radikalisme yang berujung pada aksi terorisme.

NASIONAL | 30 September 2020

Aktivis Perempuan Harap 14 Persen Masyarakat yang Percaya Kebangkitan PKI Tidak Bertambah

Ketua Komisi Nasional (Komnas) Perempuan periode 2010-2014 Yuniyanti Chuzaifah merasa senang dengan hasil survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC).

NASIONAL | 30 September 2020

Kapolri Tidak Ingin Direktur Narkoba Kayak Ayam Sayur

Kapolri Jenderal Idham Azis menegaskan tetap berkomitmen dan tak pernah mencabut perintah untuk menindak tegas para bandar narkoba.

NASIONAL | 30 September 2020

MAKI Minta Nama yang Disebut Dalam Pledoi Terdakwa Jiwasraya untuk Diperiksa

Sudah seharusnya terdakwa lain yakni Syahmirwan juga mengungkapkan fakta yang sebenarnya terjadi di Jiwasraya tanpa melakukan distorsi informasi

NASIONAL | 30 September 2020

Pelaku UMKM Dituntut Mampu Berinovasi di Tengah Pandemi Covid-19

Kitong Bisa Enterprise dan PT Pertamina (Persero) Mor 8 di Ternate menggelar pelatihan UMKM Naik Kelas.

NASIONAL | 30 September 2020

Muspida Medan Gelar Deklarasi Damai

Musyawarah pimpinan daerah (Muspida) Medan menggelar deklarasi damai kampanye pilkada.

NASIONAL | 30 September 2020

MA "Sunat" Hukuman Eks Ketum Demokrat Anas Urbaningrum

Mahkamah Agung (MA) kembali mengurangi hukuman narapidana kasus korupsi melalui putusan peninjauan kembali (PK).

NASIONAL | 30 September 2020

Selama 2020, Polri Selamatkan Uang Negara Rp 3,6 Triliun

Total kerugian negara sebenarnya mencapai Rp 7,3 triliun, namun yang berhasil diselamatkan Polri sebesar Rp 3,6 triliun.

NASIONAL | 30 September 2020

Hasil Uji Efektivitas Vaksin Covid-19 Diproyeksikan Akhir Januari 2021

Harapannya, timnya bakal mendapatkan data awal dari 540 relawan untuk dipastikan pengecekan terkait efektivitas pembentukan antibodi dan imunitas.

NASIONAL | 30 September 2020

Buruh Akan Mogok Nasional, Polri: Jangan Terprovokasi

Rencana mogok masal itu akan dilakukan selama tiga hari dimulai pada tanggal 6 Oktober 2020 dan diakhiri pada saat sidang paripurna 8 Oktober 2020

NASIONAL | 30 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS